
Sepulang sekolah ayu tidak langsung pergi pulang ke rumahnya melainkan pergi ke pantai,
" ah akhirnya aku sampai, udah lama banget aku gak ke sini mungkin hampir tiga bulan kalik ya." batin ayu
ayu berjalan di tepi pantai sambil melamun tatapan matanya kosong, mengisyaratkan rasa kesedihan,
" udah tiga bulan kamu ninggalin aku di sini Cakra, tapi kenapa aku gak bisa lupain kamu,
mana janji kamu bu
at selalu ada di sisi aku, mana janji kamu buat menghapuskan luka yang membuat aku takut untuk jatuh cinta lagi,
kamu pembohong kamu bilang kamu mau menjadi obat buat aku, tapi apa kamu Mala menambakan luka lagi di hati aku." ujar ayu dengan suara yang bergetar, kini air matanya mengalir deras,
tak terasa waktu sudah berlalu dengan begitu cepat dan kini hari sudah menjelang malam tapi ayu masih setia duduk di pantai mengamati matahari terbenam yang begitu indah.
hingga ayu tidak menyadari jika ada seseorang yang menuju ke arah nya, dan menepuk bahunya.
'' sampai kapan kamu mau di sini.?" tanyanya.
" astaga," ujar ayu kaget
" sampai kapan kamu mau di sini." tanya orang itu lagi.
ayu pun mendongak untuk melihat siapa yang berbicara dengannya,
" Regan " guman ayu tapi masih bisa di dengar oleh Regan.
" ya ak Regan, sedang apa kamu di sini.?" tanya Regan.
" ah ya itu aku hanya duduk di sini sambil menikmati angin pantai." jawab ayu
" oh gitu, mau aku antar pulang gak." tawar Regan
" gak kok aku Bawak mobil, kalok gitu aku pulang duluan ya, kamu masih mau di sini atau pulang juga." ujar ayu
" aku masih mau di sini dulu ada janji sama teman." jawab Regan
" oh, aku duluan ya." ujar ayu
Ayu pun pergi meninggalkan pantai,
" kamu gadis yang sangat menarik ay, kamu harus menjadi milik ku." guman Regan sambil tersenyum yang sulit di artikan.
keesokan hari nya ayu pergi ke taman, ya karena hari ini hari libur maka harus di gunakan dengan baik bukan.
" pagi sayang, " jawab ke duanya
" kamu udah rapi aja mau ke mana.?" tanya mama ras.
" ayu mau joging sekalian ke taman."
" ya udah hati-hati."
" Oky ma, pa ayu berangkat sekarang ya assalammualaikum," pamit ayu
" waalaikum'salam."
kini hari semakin panas ayu pun duduk di sebua bangku taman, namun tiba-tiba ada yang menyodorkan sebotol air mineral ke padanya. ayu pun mendongak untuk melihat siapa yang memberinya air, dan ternyata itu Regan.
" eh Regan, kamu di sini juga." tanya ayu
" menurut Lo." tanya regan
hehehe ayu hanya menyengir seperti orang bodoh.
" ni minum haus kan." ujar Regan sambil menyodorkan sebotol air mineral.
" makasi re." ujar Ayu sambil mengambil air mineral yang di sodorkan oleh Regan.
" kamu sekolah di mana.?" tanya Regan basa basi.
" di SMK YPIP, kamu.?" ayu balik bertanya
" aku di SMK Garuda." balas Regan
setelahnya tidak ada lagi percakapan di antara ke duanya,
" re aku pulang dulu ya, udah gerah banget ni pengen mandi." ujar ayu
" mau di anter gak." tawar Regan
" gak usah makasi rumah aku Deket kok dari sini." tolak ayu dengan halus.
" ya udah de kamu hati-hati." ujar Regan.
" kamu benar-benar gadis yang menarik ay, di saat semua orang menatap kagum ke aku, kamu Mala biasa aja," batin Regan
ya wajar saja banyak kaum hawa yang menatap kagum Regan sebab Regan itu cowok yang, tak kalah tampan dari pandu ya walau pun pandu lebih tampan