
Sesampainya di rumah ayu,Ega,dan Sinta langsung menuju ruang tamu, dan di sambut hangat oleh mama ras,dan papa ledi.
" hallo mam pa, apa kabar." sapa Sinta sambil menyalami ke duanya.
" Alhamdulillah, mama sama papa baik, sini duduk kalian semua." ucap mama ras mempersilakan semuanya untuk duduk.
" oh ya apa kabar mama sama papa kamu sin.? tanya papa ledi.
" mama sama papa udah meninggal ma, karna kecelakaan." jawab Sinta sendu.
" maaf Fin papa sayang papa gak tau," ujar papa ledi merasah bersalah.
" gak papa kok pa." jawab Sinta dengan menunjukan senyum palsunya.
" oh ya kamu sekarang tinggal di mana.?" tanya papa ledi lagi.
" aku tinggal di apartemen ma." jawab Sinta.
" kamu mau tinggal di sini gak, tinggal sama mama, papa, dan ayu di sini." tawar mama ras.
" ak tinggal di apartemen aku aja ma, soalnya banyak kenangan mama dan papa Sinta di sana." bohong sinta.
" ya kalik aja aku tinggal di sini, bisa di marahin aku sama si kulkas Randa gila itu." batin Sinta.
" ya udah kalok kamu mau tinggal di apartemen, kamu hati- hati aja di sana jaga diri, tapi malam ini kamu nginep di sini kan.? ujar mama ras.
" ya ma aku nginep di sini kok, bareng Ega juga." ujar Sinta.
" yok kita makan malam dulu kalian pasti dibelum makan kan."? tebak mama ras.
" hehehe mama tau aja kalok aku belum makan." ujar Ega sambil tertawa
" ya sudah kita makan dulu." ucap mama ras.
Setelah selesai makan malam, mereka semua langsung menuju ke kamar mereka masing masing, begitu juga dengan ayu,Sinta dan Ega.mereka sedang asik menonton K-Pop BTS.
" huuwaa, Jungkook ganteng banget mau gak jadi suami aku," pekik Ega ketika melihat Jungkook yang ada di tablet mereka.
" ya Jungkook emang ganteng, tapi lebih ganteng yonggi. yonggi mery me," pekik Sinta tak kalah hebohnya.
" ya gantengan Cowok aku JIMIN, Jimin lebih ganteng, lebih seksi, lebih hot, cowok kalian itu kalah sama mochi aku." pekik ayu gak kalah heboh dan ayu sampai melempari Ega, dan Sinta dengan bantal.
dan tanpa mereka sadari sedari tadi ada delapan cowok yang mendengarkan dan melihat tingka konyol mereka.
" mereka sampai segitunya liatin itu om om." guman Randi dan diangguki oleh semuanya termasuk pandu dan Randa yang terkenal dingin.
" huuwaa liat tu perut mereka kotak kotak, iman aku gak kuat." pekik Ayu,Ega dan Sinta berbarengan,
bahkan mereka sampai loncat- loncat di kasur, sampai Sinta berhenti melompat dan langsung duduk dengan kaku di atas kasur.
Ayu dan Ega yang melihat sinta langsung duduk pun langsung berhenti melompat.
" kamu kenapa.?" tanya ayu masih dengan posisi yang berdiri.
" liat di pintu." ujar Sinta pelan.
lalu mereka ber dua menoleh ke arang pintu. dan alangka kagetnya mereka saat menyadari di depan kamar mereka ada delapan cowok ganteng dan dua diantaranya menyandarkan tubuhnya di dinding pintu.
sedangkan ayu dan Ega mereka hanya menunjukan wajah cengo nya,
" bagai mana mereka bisa sampai di sini." pikir ayu.
ya pasalnya saat mereka masuk ke kamar tadi tidak ada siapa pun di rumahnya.
" kenapa kalian berhenti loncat-loncat nya." tanya pandu.
" dari mana kalian masuk." ayu balik bertanya.
" kita masuk dari pintu depan lah, kan di buka in oleh Tante ras," jawab Bagas.
" sejak kapan kalian ada di sana.?" tanya ayu lagi.
" sejak ayu bilang kalok Jimin itu ganteng, seksi,dan hot." kali ini bukan Bagas yang menjawab melainkan Pandu si beruang kutub.
ayu yang mendengar itu pun pipinya langsung terasa panas mungkin sekarang sudah memerah seperti kepiting rebus.
" kayaknya kita bakal di lupain de sama mereka bertiga." ujar Rian dengan suara pelan, tapi masih bisa di dengar oleh mereka semua.
" MEMANG KALIAN SEMUA INGIN KITA LUPAIN KOK." jawab mereka semua dengan berteriak, sehingga para cowok-cowok itu menutup telinganya.
**maaf ya ak lama up nya, soalnya aku lagi banyak banget urusan, selain itu aku juga ngerjain tugas sekolah yang numpuk,
tapi kedepannya aku usahain buat up setiap hari ya,
l love you 🖤🖤🖤 buat kalian semua
salam dari aku ayu Puspita sari**