
Lenora bergegas mencari Sasaki. Namun, salah satu penduduk melihatnya pergi lalu mengabari rekan ternyata pemberontak bukan berjumlah tiga orang saja melainkan ada banyak bahkan di antaranya sudah memberikan pesan ke desa utara yang merupakan tempat Kastil berada.
Kekacauan kini terjadi!
Suara lolongan dan warna merah menampak ke permukaan tanah membuat suasana sunyi hingga hembusan angin terasa kencang. Bella sangat mengerti keberadaan dari bulan merah yang jelas tampak di atas desa timur tiba-tiba muncul aroma mawar mirip sepertinya seketika sadar bahwa mereka telah datang.
Bella bergegas menuju gerbang desa timur untuk menutupnya tapi sudah terlambat karena di depan ada sosok Vampir yang sangat merepotkan.
"Sudah lama sekali kita tidak bertemu, kakak!" ucap Sela dengan senyum datarnya
"Ini tidak sesuai harinya. Kenapa, kenapa kalian sudah datang ke sini!" teriak Bella dengan nada marah
Itu semua di jawab oleh pemberontak penduduk desa timur mulai dari pesan yang ditujukan untuk Grey Vallen serta informasi lainnya. Bella sekali lagi mendapatkan pengkhianatan mirip di saat kematian Jelma sehingga rasa benci mulai terkumpul kembali akan tetapi masih ada penduduk yang harus dilindunginya.
Anak-anak dan orang tuanya yang sudah di evakuasi terlebih dahulu berada di bawah tanah sedang bersembunyi karena informasi sudah bocor memaksa Bella mempertaruhkan nyawa untuk melindungi mereka yang mempercayai janjinya. Pasukan Grey Vallen dengan jumlah serigala yang sangat banyak sedang berjejer memasuki desa timur dengan memperlihatkan taringnya ditambah daya tempur Sela maka Bella sama sekali tidak mempunyai kesempatan untuk menang tapi masih bisa mempertahankan sampai mereka berdua kembali.
"Bella adalah kakak yang sangat aku cintai. Jadi, kalian para serigala bantai penduduk desa timur dan hancurkan setiap rumahnya!" ucap Sela tersenyum manis dihadapan kakaknya
Serigala langsung berlarian tapi saat melewati Bella tiba-tiba terbunuh secara instan dengan tubuhnya terurai menjadi debu. Sela tepuk tangan melihat kemampuan spesial dari pelayan Raja Vampir ke-3 dengan senyuman puas membuat Bella muak menyaksikan ekspresi wajah yang mengendalikan adiknya.
"Jelma, Sela dan lainnya masih belum puas? Kali ini kamu memakai tubuh adikku. Aku akan membunuhmu, Pandora!!!" teriak Bella dengan ekspresi marah besar
Pertarungan besar antara Bella melawan Sela sedang terjadi di gerbang masuk desa timur sedangkan para serigala yang lolos membantai penduduk bahkan membunuh pemberontak hingga mereka lari ketakutan. Desa timur diwarnai darah Vampir hingga serigala menghancurkan setiap rumah sampai membakarnya seketika menjadi kobaran api.
Lenora berhenti di pijakan ranting pohon karena terkejut melihat kobaran api yang amat besar.
"Apa yang sedang terjadi?" tanya Lenora dalam hati melihat desa timur termakan oleh api
Tiba-tiba sosok putih menampakkan diri di sisi lain ranting pohon dengan elegan memberikan jawabannya.
"Desa timur akan diperbarui itulah yang sedang terjadi di sana!" jawab Grey dengan senyuman lebar
Mengetahui ada penduduk yang masih belum evakuasi membuat Lenora marah besar karena perbuatan kejam tersebut sedangkan Grey tersenyum puas melihat kemarahan yang Lenora tujukan kepadanya. Detak jantung terus berdegup kencang kini Lenora berada dalam kondisi tidak bisa menyelamatkan Sasaki bahkan lawannya adalah salah satu pelayan Raja Vampir ke-4 yang mana tidak ada kesempatan untuk menang.
Namun, Lenora masih menunjukkan taringnya dan akan berusaha melawan sampai titik darah penghabisan membuat Grey menatapnya dengan sangat jijik.
"Masih berusaha? Aduh, aku sebenarnya tidak mau meladeni mangsa yang tidak tahu perbedaan kekuatan tapi Vampir terkutuk sepertimu itu memang harus dipermainkan. Benar? Iya, iya aku sama sekali tidak salah. Jadi, Lenora Hista tolong ramaikan suasana panggung ini!" ucap Grey dengan senyuman licik
"Sasaki bertahanlah!" ucap Lenora dalam hatinya
"Darah dalam tubuhmu itu istimewa sedangkan darah dalam tubuh pasanganmu itu spesial. Dua kalimat itu memiliki perbedaan tapi memiliki arti yang sama. Jadi, gunakan darahmu jangan terus berdiam diri tanpa melakukan apa pun! Sasaki, pasanganmu akan mati jika kamu tidak bertambah kuat!" ucap Raja Sora
Sasaki mengarahkan darah racun agar mengalir ke bagian tubuh kirinya seketika tiga penyiksa tadi langsung keracunan sampai tidak bisa bergerak. Melepaskan ikatan dengan mudah disertai warna mata berbeda kini Sasaki sudah bisa memanfaatkan setengah Vampir dalam dirinya.
"Apa yang kamu lakukan?" tanyanya dengan nada tinggi
"Berisik! Diam dan matilah secara perlahan dasar sampah!" jawab Sasaki dengan tatapan tajam
[Deg-Deg]
Jantungnya berdegup sangat kencang yang berarti Lenora dalam bahaya seketika rantai darah muncul mengarah ke pasangannya dan itu sama terjadi ketika Lenora hampir saja terbunuh oleh serangan Grey.
Aroma mengerikan menutupi desa timur membuat para serigala menciut kini pasangan Chain Blood sudah menunjukkan dirinya. Jika mereka bersatu maka kutukan akan semakin kuat membuat Grey tidak lagi bermain-main bahkan Sela menghajar habis lawannya tapi Bella bersikeras menahan karena sudah menunggu mereka berdua. Namun, sudah terlambat kebangkitan Sasaki yang sudah memahami struktur tubuhnya kini bisa bergerak cepat sehingga sudah sampai di tempat Lenora.
Rantai darah berjarak 5 meter. Melihat pasangan Lenora sudah menampakkan diri membuat Grey semakin terburu-buru hingga salah langkah dan itu dimanfaatkan Sasaki untuk menggenggam tangan Lenora agar Kutukan Chain Blood semakin kuat.
"Lenora!" teriak Sasaki sambil memeluknya
Lenora menangis dan lega melihat Sasaki baik-baik saja walaupun tubuh penuh luka ketika mereka berpegangan tangan menimbulkan aroma kuat yang langsung melemahkan tubuh Grey sampai sulit bergerak. Kehilangan banyak darah membuat Sasaki sulit mempertahankan kantuk dan rasa lelah seketika Lenora berganti posisi dengan menggendong Sasaki kini mereka akan memukul mundur pasukan Grey Vallen.
"Sasaki terima kasih sudah datang. Istirahatlah dan serahkan sisanya kepadaku!" ucap Lenora sambil menghisap darah Sasaki melalui lehernya
Di saat yang bersamaan Sela berhasil sampai walaupun harus menerima luka parah agar bisa lolos tapi Bella mengikutinya dari belakang sedangkan Grey berteriak meminta Sela untuk mempertahankan diri sebab Lenora menghempaskan mereka berdua hingga terdorong jauh dan menghantam pohon. Darah racun menyebar melalui udara langsung membunuh puluhan serigala hingga menghapus bulan merah tapi Bella yang jaraknya dekat dengan pasangan Chain Blood ternyata tidak keracunan membuatnya semakin percaya akan ramalan Valentine.
"Bella ada penduduk yang masih harus diselamatkan tolong bergegaslah!" ucap Lenora dengan aura kuat menggelilinginya
"Baiklah, kuserahkan di sini!" balas Bella langsung menuju bawah tanah
Grey pingsan karena menghantam banyak pohon sedangkan Sela masih dapat bertahan karena Lenora sudah menghisap darah Chain Blood maka tidak ada guna menghadapinya.
"Ini adalah kemenanganmu, Lenora Hista. Selanjutnya jangan harap kamu bisa menikmati darah Chain Blood lain kali akan aku pisahkan kalian terlebih dahulu!" ancam Sela sambil membawa Grey menjauhi desa timur
Lenora terjatuh lemas di permukaan tanah lalu menyembuhkan luka Sasaki melalui ciuman dengan memberikan darah Vampirnya. Desa timur berhasil dipertahankan walaupun api sudah melahap sebagian desanya tapi penduduk yang berhasil diselamatkan merasa lega karena janji telah dilakukan.
Bersambung....