Curse: Chain Blood

Curse: Chain Blood
Bab 12: Kehancuran Sekte Pembangkit Baphomet



Pertarungan sengit terjadi di udara betapa mengerikannya keturunan Edgar karena bisa menghadapi dua orang sekaligus dari keturunan Kasel dan Himel. Grey tidak lagi menganggap remeh lawannya sehingga memakai kekuatan penuh sampai membalik keadaan disertai Lenora yang semakin lama semakin meningkat daya tempurnya membuat Eiko menyeringai setiap kali menerima serangan dari mereka berdua.


Tiba-tiba Lenora berhenti menyerang karena melihat Sasaki sudah tidak bisa menahan anggota penyembah sendirian yang terus berdatangan dari segala sisi.


"Kenapa berhenti menyerang?" tanya Grey dengan nada tinggi


Lenora memerintahkan Grey untuk melindungi Sasaki dari kepungan anggota penyembah walaupun kesal diperintah tapi masih tetap dilakukannya.


Eiko mendadak memberikan serangan kejutan seketika duel menjadi satu lawan satu antara dia dengan Lenora. Di bawah sana Grey datang membantu dengan memukul keras setiap lawannya sampai terpental ke rumah penduduk bahkan kediaman adiknya ikut mendapatkan dampak tersebut.


"Terima kasih Grey." ucap Sasaki sambil bernapas lelah


"Aku tidak melakukannya untukmu!" balas Grey sambil kembali ke posisinya


Grey memiliki kekuatan besar yang mana Sasaki iri dengannya karena mempunyai kekuatan bisa membuatnya melindungi atau bertarung bersama Lenora tetapi dia masih belum sepenuhnya mengendalikan setengah Vampir pada tubuhnya.


Sasaki memilih cara lain untuk menampilkan kekuatannya seketika menyadari keanehan yaitu anggota penyembah mulai bergerak secara berkelompok dengan tujuan yang berbeda. Sasaki bergegas mengikutinya dari belakang sampai menemukan simbol aneh terukir di permukaan jalanan desa selatan.


Ucapan kalimat yang tidak jelas dilontarkan oleh anggota penyembah bahkan bergerak seperti melakukan ritual sontak Sasaki memahami tujuan mereka sehingga memulai rencana untuk menggagalkannya.


Pada pertarungan itu, Eiko mulai kewalahan menghadapi mereka berdua seketika muncul pikiran untuk menghancurkan desa selatan dengan membangkitkan Baphomet secara paksa walaupun tumbalnya hanya sedikit. Ritual kuno diperlihatkannya seketika simbol aneh bermunculan di tiga tempat berbeda dengan tawa licik disertai senyuman ingin melihat wajah takut para penduduk desa selatan.


"Bangkitlah Baphomet!" teriak Eiko dengan sangat lantang


Tiba-tiba tiga simbol langsung menghilang membuat Eiko memasang ekspresi terkejut ternyata Sasaki sudah mengganti pola simbolnya sehingga ritual kuno berhasil digagalkannya sontak Eiko marah besar sampai ingin membunuh Sasaki.


Eiko tidak mengetahui bahwa ritual kuno yang dilakukannya bukanlah ritual memanggil Baphomet melainkan iblis lain sehingga memanggilnya dengan paksa hanya akan mengakibatkan jiwa dijadikan imbalan kebangkitan iblis tersebut.


Tubuh Eiko seketika berubah menjadi iblis bertanduk api dengan tubuh tinggi berwarna merah darah mengeluarkan api setiap kali menginjak permukaan tanah. Desa selatan seketika menjadi jalurnya api tetapi Grey tidak tinggal diam melihat penduduk yang sudah histeris.


Kemampuan spesial Keluarga Vallen langsung digunakan seketika mengeluarkan sayap putih dipunggungnya dengan sangat indah membuat tangisan histeris menghilang. Sasaki tidak menyangka Grey berpenampilan seperti malaikat yang mana sangat jauh dari kriteria Vampir.


"Sialan! Aku gagal lagi melindungi desa." ucap Grey dengan nada kesal pada dirinya sendiri


"Tidak perlu berpikir seperti itu Grey. Coba lihat setiap penduduk yang kamu selamatkan!" ucap Lenora


Penduduk di bawah berteriak memanggil Penjaga Hutan Neurune bahkan menangis sambil berterima kasih kepadanya membuatnya merasa lega. Iblis masih berjalan menyebarkan apinya karena Grey tidak bisa menyerang kini giliran Lenora menunjukkan kemampuan Chain Blood.


Sasaki melompat ke atas seketika Lenora menggenggam tangannya.


"Valentine berseru untuk seluruh Vampir agar mengikuti kami sehingga perang penuh darah ini akan segera dihentikan!" teriak Lenora sambil menghisap darahnya Sasaki


Rantai darah langsung melilit iblis kemudian terbakar melebihi api yang dimilikinya seketika menjerit sakit menjadi lantunan musik mengerikan. Terbakar sampai menjadi abu membuat api yang disebarkan iblis itu menghilang tiba-tiba anggota penyembah menangis sambil menyentuh abu iblis.


Penduduk desa selatan murka dengan perbuatan mereka sehingga memutuskan untuk melawan sampai menghabisi sisa-sisa dari Sekte Pembangkit Baphomet. Anak-anak yang diculik berhasil diselamatkan oleh Grey melalui pengaruh sayap pelindungnya sedangkan pasangan Chain Blood menghilang setelah membunuh iblis tanduk merah.


3 hari setelah perbaikan desa.


Ruangan tersembunyi yang berada di bawah kediaman Leon dijadikan tempat untuk membahas Chain Blood. Lenora memulai topik mengenai kebenaran akan ramalan Valentine dengan terus terang mengatakan bahwa Chain Blood bukan sebuah kutukan melainkan warisan yang dibuat Raja Sora bersama Valentine untuk mengalahkan keturunan Edgar.


Grey dapat membedakan kebohongan dan kejujuran sehingga menganggap apa yang dikatakan Lenora sepenuhnya adalah kenyataan. Dia telah melakukan kesalahan besar karena sudah menganggap Chain Blood sebuah kutukan mematikan sesuai perkataan Raja Vampir ke-4.


"Grey, aku tahu ini akan berdampak buruk untuk keluargamu tapi yakinlah kedamaian akan datang! Tidak akan ada lagi perang." ucap Lenora


"Aku sangat menginginkan hal tersebut tapi perintah Raja Vampir ke-4 adalah mutlak dan aku tidak ingin melibatkan keluargaku. Jadi, kau tidak akan menjadi musuhku tetapi masih dianggap sebagai buronan yang harus dimusnahkan agar tidak ada kecurigaan!" balas Grey


"Selama ada Sasaki bersamaku maka itu semua tidak menjadi masalah sebab kami berdua adalah pasangan Chain blood sesuai ramalan Ratu Vampir ke-1!" ungkap Lenora dengan senyuman sambil memegang tangan Sasaki


Leon sangat berterima kasih atas bantuan mereka berdua seketika Lenora dan Sasaki meniggalkan ruangan itu untuk melihat kondisi desa selatan yang sudah sedikit mempercayai ramalan Valentine.


Bersambung....