
Pasangan Chain Blood tidak lagi memperlihatkan sosoknya tetapi ramalan Valentine selalu diucapkan sebagai balas budi atas bantuannya. Setelah 10 hari memulihkan kondisi desa selatan lama-kelamaan ramalan Valentine membuat penduduk selatan bahkan Leon Vallen mempercayai hal tersebut.
Akibat dari perbuatan Leon mendatangkan Pemburu Hutan Neurune yaitu Eden Hista untuk meminta penjelasan mengenai ramalan Valentine yang menyimpang dengan jalan pikir Raja Vampir ke-4.
"Segera hentikan pendudukmu untuk tidak menyimpang!" ancam Eden sambil menatap tajam dihadapan Leon
"Maafkan tapi saya tidak akan melakukannya." balas Leon dengan nada tegas
Berbicara berani dihadapan pelayan Raja Vampir ke-4 membuat beberapa pelayan yang sedari awal menonton mulai keringat dingin karena berpikir nyawa mereka akan diambil oleh Pemburu Hutan Neurune.
"Leon Vallen untuk sekarang kau memiliki tiga pilihan. Pertama kuhancurkan desa selatan menyisakan penduduk, kedua kubunuh seluruh penduduk menyisakan desa dan ketiga...."
"Grey Vallen akan memantau desa selatan jika berbuat menyimpang atau mengkhianati Raja maka kedua pilihan sebelumnya silahkan dilakukan!" jawab Grey memotong ucapan Eden
Tatapan dingin melawan tatapan tajam membuat suasana ruangan menjadi hening sampai pelayan tidak bisa bernapas. Eden menurunkan wajah kemudian meninggalkan desa selatan tanpa sepatah kata pun hingga Grey sendiri kebingungan akan sikap pria dingin yang merupakan ayahnya Lenora.
"Terima kasih sudah membantu, Kak Grey!" ucap Leon dengan tulus sambil tersenyum
"Untuk sekarang peringatkan seluruh penduduk agar tidak berseru ramalan Valentine kalau Sela Rosewein mendatangi desa ini maka aku sama sekali tidak akan berkutik menghadapinya." ucap Grey memikirkan bahayanya sosok Sela
"Baik akan saya lakukan." balas Leon sambil memberikan hormat sopan untuk kakaknya
10 hari pencarian untuk menemukan jejak markas Sekte Pembangkit Baphomet kini Lenora dan Sasaki telah menemukan barang pusaka peninggalan Raja Sora yaitu sebuah buku berisikan mengenainya yang selamat dari serangan Edgar dengan tujuan membunuh ayahnya.
Mereka berdua melanjutkan bacaannya.
Di mulai dengan Sora berhasil terlepas dari janji karena Baphomet salah mengira Edgar adalah dirinya. Tubuh abadi seketika menyembuhkan lukanya yang mana tidak diketahui Edgar sehingga rencana pembunuhan itu adalah sebuah kegagalan.
Sora memanfaatkan kondisi tersebut dengan meninggalkan tengah Hutan Neurune untuk memeriksa anak-anaknya tapi apa yang dilihatnya setelah sampai desa adalah sebuah kekacauan akibat berperang. Berbagai Vampir dikacaukan pikirannya hanya berisi ingin membunuh yang disebabkan oleh keturunan Edgar hingga sampai saat itu, Sora terus menutupi identitasnya sembari memantau peperangan.
Hasilnya banyak mayat Vampir tergeletak layaknya sampah menunggu untuk terurai secara alami tanpa memakai peti mawar. Bukan hanya tergeletak ternyata ada mayat yang sudah lama mati dengan sisa tubuhnya terkubur dalam tanah walaupun masih memperlihatkan tulang.
Mengetahui keadaan Hutan Neurune bagaikan hutan kematian memaksa Sora untuk berpikir mengatasi permasalahan tersebut. Keluar dari Hutan Neurune menuju Tokyo dengan menembus asap tebal yang menjadi perbatasan.
Awalnya Sora tidak mempercayai perempuan tersebut karena menganggapnya sebagai candaan tapi perempuan itu terus datang hingga dia memperkenalkan diri bernama Cloe. Tidak mempunyai pilihan lain kecuali mempercayainya ketika dukungan terus diberikan sampai Sora sendiri mulai tumbuh benih cinta.
Mereka berdua melanjutkan ke jenjang pernikahan bahkan menghasilkan keturunan diberikan nama Angelica. Dia adalah perempuan cerdas, memiliki tubuh kuat lebih dari anak normal dan wajah cantiknya memikat para pria. Di umur 8 tahun, Angelica mendapatkan pelatihan sontak orang tuanya sangat terkejut melihat kemampuan luar biasa dalam beraksi yaitu sebuah pertarungan.
Sora terus melatih putrinya sampai memahami tujuannya bertarung sedangkan Cloe berhasil menciptakan peralatan pembasmi Vampir hingga suatu hari saat Angelica memasuki umur 12 tahun tiba-tiba ayahnya memutuskan untuk melakukan perjalanan jauh.
3 tahun Sora tidak kembali membuat Cloe sangat kesepian tapi dirinya masih melanjutkan membuat peralatan pembasmi Vampir. Suatu malam ketika Cloe memeriahkan ulang tahun Angelica yang ke-15 muncul berita mengenai sosok Vampir memberikan teror di Tokyo dengan membunuh dan menghisap darah manusia bahkan dilakukannya secara membabi-buta tanpa pandang bulu.
Angelica akhirnya sadar kenapa ayahnya memberikan pelatihan bahkan keberadaan peralatan pembasmi Vampir yang ibunya buat. Untuk pertama kalinya, Angelica turun menangani Vampir tersebut hingga terjadi pertarungan satu lawan satu.
Senjata api tidak bisa membunuh Vampir membuat tentara dan polisi kewalahan menghadapinya tapi Angelica yang memakai alat pembasmi Vampir telah berhasil mengalahkan teror Tokto setelah melalui pertarungan sengit kini dia adalah satu-satunya manusia yang bisa membunuh Vampir.
Insiden tersebut menyebar sampai mereka mempercayai keberadaan Vampir yang sudah berkeliaran sepanjang malam di Tokyo. Peralatan semakin diminta membuat Cloe kewalahan tapi merasa bahagia karena usahanya selama ini tidak sia-sia. Angelica memberikan pelatihan kepada pemula sesuai ajaran yang didapatkannya oleh sosok ayah.
Umur 20 tahun, Angelica menjadi ketua dari sebuah organisasi yang dibangun untuk membasmi Vampir. Peperangan Vampir yang terjadi di dalam Hutan Neurune malah keluar batas dengan dilakukannya di pinggir Tokyo membuat manusia ikut campur.
Sora menampakkan diri setelah menyelesaikan rencana pembangkit tekad untuk manusia agar bisa menghadapi Vampir. Keturunannya dengan Cloe menjadikan Angelica adalah sosok yang hebat melebihi manusia pada umumnya sehingga peperangan Vampir akan semakin rumit karena ditambah manusia.
Perang terus terjadi ternyata hal yang sangat Sora inginkan menimbulkan kebencian untuk kedua belah pihak sontak sangat menyesal dan sedih telah menyebarkan kebencian tersebut. Buku pertama ditujukan untuk pembaca agar mengetahui peperangan yang terus memakan korban walaupun sudah mengatur berbagai rencana.
Sora masih tidak mau menyerah dengan membuat simbol pemanggilan yang dibuatnya sembarangan tapi bermaksud untuk memanggil Baphomet. Persembahan dibutuhkan sehingga Sora memilih empat jenis anak hewan yang mana hal tersebut disalah artikan oleh Sekte Pembangkit Baphomet yaitu menggunakan anak-anak.
Baphomet menangis saat bertemu Sora yang asli dengan sangat menyesal telah melahirkan sosok iblis sepertinya sehingga perang membuat tanah Hutan Neurune menjadi mengerikan. Sora yang telah berhasil memanggil Baphomet seketika mereka berdua berniat menyelesaikan perang tapi bukan mereka yang akan melakukannya.
Buku pertama selesai.
Di belakang buku tertulis lokasi buku kedua yang berada di desa barat.
Bersambung....