Curse: Chain Blood

Curse: Chain Blood
Bab 10: Sekte Pembangkit Baphomet



Cemas dan khawatir, dua perasaan yang saat ini dialami oleh pemimpin desa selatan bernama Leon Vallen. Istrinya bernama Eiko Vallen sedang menghadapi proses lahiran hingga suara tangis bayi pecah ke seluruh ruangan sontak Leon merasa bahagia. Bayi mereka berdua menjadikan waktu malam sebagai hari kelahiran anak pemimpin desa selatan sehingga memberitahu kabar tersebut kepada penjaga lonceng untuk memberitahu penduduk bahwa pesta akan diadakan.


Lonceng dibunyikan dengan sangat nyaring sampai seluruh desa selatan langsung memahami bahwa Eiko Vallen telah berhasil melahirkan anaknya. Penduduk keluar rumah untuk mempersiapkan pesta bahkan mengantar Eiko menuju tempat pesta dengan membawa anaknya di saat yang bersamaan Lenora melihat Eiko tersenyum bahagia seketika ada rasa ingin memiliki keluarga.


"Sasaki jika tujuanku terwujudkan bisakah kita seperti mereka?" tanya Lenora terus melihat Eiko


"Tentu. Suatu saat setelah mewujudkan tujuanmu nanti kita adakan pernikahan yang sangat besar. Aku ingin meresmikan hubungan kita dihadapan semua orang, aku ingin anak perempuan, aku ingin anak kita mendengarkan kisah percintaan orang tuanya dan aku ingin membahagiakan dirimu bersama anak kita." ucap Sasaki sambil tersenyum dengan memegang erat tangan Lenora


Mendengarnya saja membuat Lenora langsung malu menatap wajahnya Sasaki tapi dalam hati, dia sangat senang tiba-tiba penduduk melemparkan berbagai topeng untuk memulai pesta dengan berdansa. Semua penduduk memakai topeng kemudian berdansa waltz mengikuti lantunan musik yang ditujukan untuk Leon Vallen dan Eiko Vallen bersama anknya. Sasaki tidak terlalu pandai melakukannya sehingga Lenora menuntun dansa sampai mereka berdua bergerak melebihi lantunan musik tapi menikmati setiap gerakan dansa seketika menjadi pusat perhatian semua orang bahkan mengubah dansa waltz menjadi dansa bebas dengan penuh tawa.


Namun, sebuah insiden penculikan terjadi saat dansa bebas tanpa sadar Eiko tidak lagi menggendong anaknya yang ternyata diculik oleh anggota penyembah dari Sekte Pembangkit Baphomet hingga satu desa menjadi ribut dengan melawan balik tapi tidak bisa karena anak pemimpin dijadikan sandera. Suasana desa selatan yang tadinya meriah berubah sedih hingga para penduduk masih berusaha mencari keberadaan anak pemimpin tapi hasilnya nihil membuat Leon menangis karena tidak bisa melakukan apa pun untuk menyelamatkan anaknya.


Penduduk mulai bergosip mengenai tujuan sebenarnya Sekte Pembangkit Baphomet yaitu memakai anak-anak untuk membangkitkan sosoknya seketika semua saling memperingati agar tidak membiarkan anak keluar rumah dan ternyata Lenora baru sadar di setiap perjalanan keliling desa selatan sama sekali tidak ada anak kecil berkeliaran.


"Ada yang aneh dengan desa selatan." ucap Sasaki berpikiran sama dengan Lenora


Lenora terdiam memikirkan sesuatu membuat Sasaki memahami tingkah laku pasangannya itu.


"Penculikan dengan dalih persembahan. Jadi, apa kita akan menyelamatkan anak hilang dan menghancurkan Sekte Pembangkit Baphomet?" tanya Sasaki


"Tentu kita akan melakukannya!" jawab Lenora sambil tersenyum karena Sasaki peka terhadapnya


Mereka berdua langsung menghilang dari keributan tempat pesta dengan mencari sisa-sisa anggota penyembah tapi sepanjang malam ternyata pencarian gagal karena memakan banyak waktu seketika Lenora ingin berpisah untuk sementara dan hal tersebut langsung Sasaki pahami maksudnya Lenora.


Genggaman tangan yang terlepas langsung mengeluarkan aroma mengerikan seketika menyebar ke seluruh desa selatan membuat penduduk ketakutan karena mengira serangan dari anggota penyembah tapi sama sekali tidak ada dampak untuk mereka. Lenora dapat mengontrol dampak aroma mengerikan dan sebenarnya hal tersebut dilakukan untuk menahan aksi anggota penyembah sehingga Sasaki mendapatkan waktu agar bertemu Leon Vallen.


"Kau adalah pasangan Chain Blood. Ini semua pasti perbuatanmu!" teriak Leon dengan sangat marah


Mendengar keributan di ruangan pemimpinnya seketika para penjaga langsung masuk sambil menodongkan ujung tombak tepat mengarah ke lehernya Sasaki.


"Salah. Saat ini aroma mengerikan yang kalian hirup adalah darah racun Chain Blood sehingga desa selatan untuk beberapa hari ke depan akan aman dari Sekte Pembangkit Baphomet karena mereka tidak akan berani menghadapi aroma ini!" balas Sasaki tanpa takut dihadapan ujung tombak


"Memangnya kita bisa mempercayai ucapanmu?" tanya Leon


"Leon Vallen, dengar! Kau adalah pemimpin, benar dan salah itu belakangan kalau nyawa anakmu jadi taruhan memangnya siapa lagi yang bisa menyelamatkannya dasar bodoh! Butuh waktu untuk saling percaya tapi aku di sini bersungguh-sungguh untuk membantumu karena pasanganku ingin menyelamatkan anak hilang serta menghancurkan Sekte Pembangkit Baphomet. Aku dan Lenora mengulurkan bantuan jika kamu menolaknya akan tetap kami lakukan tapi adanya bantuan darimu bisa memudahkan operasinya. Jadi, bagaimana Leon?" tanya Sasaki sekaligus menjawab pertanyaan Leon


Menerima bantuan dari pasangan Chain Blood akan membuat desa selatan terancam diperbarui tapi anaknya menjadi taruhan kini pemimpin desa selatan terdiam memikirkan pilihan terbaik. Tingkah laku itu membuat Sasaki dapat melihat titik negosiasi yang akan dimenangkannya.


"Kuberikan hadiah tambahan!" ucap Sasaki tersenyum sambil meninggalkan ruangan Leon


Tiba-tiba muncul aroma mengerikan semakin pekat sampai menusuk hidung bahkan Leon sendiri mendadak lemah setelah menghirupnya. Rantai darah dimanfaatkan Sasaki untuk melaporkan hasil negosiasi sesuai rencana sehingga hal tersebut akan dilakukan Lenora selama dua hari berturut-turut seketika Leon bingung mengenai kabar pasangan Chain Blood yang sangat berbahaya tapi itu semua tidak nyata karena apa yang dilihatnya sungguh perbuatan baik demi menghilangkan rasa cemas dan khawatir penduduk desa selatan.


Dua hari terlewati sesuai janji, Sasaki datang kembali untuk memastikan jawaban Leon.


"Aroma manusia dan Vampir bercampur di tubuh sungguh aneh tapi kamu menepati janji. Sasaki dan Lenora terima kasih banyak sudah mau membantu kami lalu apa yang kamu inginkan?" tanya Leon merasa tenang melihat penduduk tersenyum bersama anak-anak


"Kumpulkan Vampir yang masih memegang janji lama dan sebarkan ramalan Valentine yang aku tuliskan pada secarik kertas itu ke setiap penduduk desa selatan!" jawab Sasaki sambil memberikan secarik kertas kepada Leon kemudian menghilang


Bersambung....