
Stefly melepas kesepiannya dengan berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan yang selalu ramai di kota ini. Di apartemen seorang diri membuatnya terua saja berpikiran jelek.
Stefly terbiasa berjalan-jalan sendiri, emm.. lebih tepatnya Stefly terbiasa melakukan apapun sendiri. Melakukan apapun sendirian itu bebas tidak perlu memikirkan pendapat dan perasaan orang lain, namun sekarang Stefly malah jadi tergantung dengan orang lain.
Setelah berputar pusat perbelanjaan satu ronde akhirnya Stefly masuk ke sebuah outlet outfit sport.
Dia melihat-lihat sepatu olahraga, "Lucu banget." Stefly melihat sebuah sepatu lari berwarna lilac.
"Ada yang bisa dibantu kak?" Seorang pramuniaga mendatangi Stefly.
"Oh.. ada yang ukuran 39 nggak kak?" Tanya Stefly pada pramuniaga.
"Ada kak, ada warna pink pastel juga kak baru datang, belum sempat kami pajang. Mau lihat kak?"
"Boleh.. boleh.." Jawab Stefly semangat.
Stefly sebenarnya merasa tidak nyaman jalan-jalan kali ini, dia merasa ada beberapa orang memperhatikannya sambil berbisik.
"Huft.. perasaan aku aja atau memang iya sih kayak ada yang perhatiin aku?" Tiba-tiba was-was yang tadi sudah sempat hilang muncul kembali.
Tuk.. tuk..
"Aak.." Stefly terperanjat saat seseorang menepuk pundaknya dua kali.
"Maaf kak bikin kaget ya?" Dua orang wanita muda berdiri di belakang Stefly.
"Huft.. iya kak. Maaf siapa ya?" Tanya Stefly.
"Saya Karina dan ini adik saya Nena. Kak Stefly kan? Yang main di 'Dare to Date?'"
"Oh.. iya kak benar."
‘Huft.. aku kira vampir.’ Batin Stefly.
“Aaak.. kak boleh minta foto bareng nggak? Aku fans kakak lho.” Karina cantik bak model, Stefly tidak menyangka ada orang yang menyukainya apalagi wanita cantik.
“Aduh.. terima kasih ya.” Stefly salah tingkah.
“Kakak aslinya cantik banget.”
“Boleh kalau mau foto, yuk.” Stefly mengajak fans barunya berswafoto.
Pramuniaga datang dan dia baru sadar bahwa yang dilayani adalah artis variety show yang sedang naik daun itu si youtuber ASMT cantik Stefly.
Setelah itu banyak yang mengajak Stefly berswafoto hingga meminta tanda tangan. Pukul dua siang Stefly pulang dengan taksi, dia lapar tapi tidak berani makan di pusat perbelanjaan karena malas akan didatangi orang. Stefly memilih menahan lapar sampai rumah.
Slurrp..
“Wah.. mie instan memang nggak ada obat, nggak ada lawan, enak bangte.” Stefly menghabiskan satu mangkok mie instan kuah.
“Hmm.. kok bisa ya pada mengenalku? Memang seterkenal itu kah aku sekarang?” Stefly penasaran dengan kepopularitasnya, dia membuka browser untuk melihat berita terkait dirinya, dan dia baru tahu bahwa ‘Dare to Date’ menjadi trending topik di beberapa sosial media. Penayangan perdana semalam meraih banyak perhatian banyak orang.
"Wah.. ternyata banyak menerima perhatian ya, untung aja image ku bagus, hehe.."
"Hoam.. ngantuk." Stefly mengantuk, dia merebahkan badan di sofa dan berujung ketiduran.
...----------------...
Stefly menggeliat, di merasa badannya terikat tidak bisa bebas bergerak, dia membuka mata.
Ada seorang pria dengan mata biru menatapnya dengan tatapan nakal.
"Hai cantik." Sapanya dengan suara lembut.
Stefly berusaha melepaskan diri tapi sia-sia tangan dan kakinya diikat, mulutnya juga disumpal sebuah kain.
"Ternyata kamu lebih cantik kalau dari dekat." Kata laki berwajah bule itu.
'Siapa dia? Tadi kan aku dirumah gimana dia bisa masuk dan culik aku? Aku yakin udah tutup pintunya.' Batin Stefly.
"Ckck.. barang murahan tidak berguna!" Lelaki itu membuang kedua jimat anti vampir milik Stefly.
'Jimat? Jangan-jangan dia….?'
***Bersambung..
Jangan lupa komen, like dan vote ya, terima kasih🙏***