Become A Protagonist Clone In Eroge Game?

Become A Protagonist Clone In Eroge Game?
Ch. 07 – Protagonist's Older Sister



Sudah satu minggu sejak Lux dijadikan sebagai putra dari Frost Family. Meskipun anak angkat, tapi statusnya sangat tinggi.


Semisal Duchness Olivia turun dari jabatan sebagai kepala keluarga Frost Family, maka Lux yang akan menjadi kepala keluarga Frost Family berikutnya.


Awalnya Lux mengira kehadirannya di keluarga ini akan ditolak dan semua orang akan bersikap dingin terhadap dirinya, tapi ternyata dia salah ...


Sama seperti Eilaria, mereka semua berbicara kepadanya dengan lembut dan hangat tanpa ada rasa benci sama sekali.


Misalnya respon para pelayan kepada dirinya ...


"Ah! Tuan Muda, senang bertemu dengan Anda! Ini merupakan suatu kehormatan, jika Anda butuh sesuatu, tolong katakan kepada kami."


Lalu respon para koki ...


"Oh? Bukankah ini Tuan Muda kita yang baru. Penampilan Anda benar-benar tertutup sesuai informasi. Anda mungkin belum terbiasa dengan tempat ini, tapi jika Anda lapar dan ingin makan sesuatu, Anda bisa datang ke sini dan kami akan segera menyiapkannya sesuai pesanan Anda! Oh! Di sini ada kue, apa Anda mau Tuan Muda?"


Kemudian respon para kesatria ...


"Hei, bukankah ini Frost Assassin? Oh ya! Harusnya aku menyebutmu Tuan Muda! Hahaha! Bagaimana Tuan Muda? Jika ada waktu, apa Anda ingin melakukan sparring dengan kami?"


Melihat ekspresi Gilles dan para kesatria Frost Family yang tampak penuh semangat dan antisipasi, Lux terdiam sebelum membalas tanpa ragu-ragu dengan tulisan es.


"Mungkin lain kali ..."


"Kalau begitu sangat disayangkan! Hahaha!"


Lalu respon para Mage (penyihir) Frost Family ...


"Kami tidak menyangka akan bertemu dengan Tuan Muda secepat ini. Kami benar-benar bahagia. Kami dengar Anda sudah melawan berbagai jenis Mage. Jika Anda tertarik dengan sihir, Anda bisa datang ke sini dan kami akan mengajari Anda. Kami yakin dengan bakat Tuan Muda, Anda bisa mempelajari semua spell dengan mudah!"


Dan terakhir, respon dari para assassin perempuan Frost Family ...


"Setelah melihat keahlian Tuan Muda, kami menyadari bahwa kami memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, jika Tuan Muda tidak keberatan, tolong jadilah guru kami dan berikan beberapa saran Anda!"


"Tolong bantuannya Tuan Muda!" seru para assassin perempuan di belakang perempimpin itu.


Lalu selanjutnya, respon penjaga taman, respon pasukan tersembunyi, respon pustakawan, respon pasukan khusus, dan seterusnya ...


Tidak ada satupun diantara mereka yang memiliki tanda-tanda kebencian saat mereka menatap Lux.


Bahkan alih-alih kebencian dan penolakan, dia justru menerima tatapan lembut, semangat, dan ... Iba?


Lux kurang yakin, tapi perlakuan yang dia dapatkan dari orang-orang di Frost Family ini membuatnya ... Tidak bisa mendeskripsikan perasaannya saat ini.


" ... "


"Bagaimana perasaan Anda setelah hidup di tempat ini, Tuan Muda Lux?"


Lux menatap Eilaria yang memberikan pertanyaan itu. Seperti biasa, wanita itu memiliki senyuman lembut di wajahnya saat melihat ke arah sosok Lux.


Untuk pertanyaan itu, Lux tidak langsung menjawabnya. Setelah beberapa saat, barulah tulisan es muncul ...


"Aneh ..."


"Aneh?" Membaca itu, Eilari sedikit bingung. "Apa yang aneh, Tuan Muda?"


"Mereka terlalu baik padaku. Bagaimanapun ... Aku telah mengambil posisi Tuan Muda kalian. Kenapa ... Kalian begitu baik padaku?"


" ... " Eilaria berkedip beberapa kali karena terkejut lalu dengan lembut tersenyum. "Itu ... Pertanyaan Andalah yang aneh?"


"???" Lux mengangkat alisnya di balik topeng, tidak mengerti bagian mana dari pertanyaannya yang terdengar aneh?


"Bukankah itu sudah jelas?" Eilaria tertawa lembut. "Alasan kami sangat baik karena Tuan Muda Lux adalah klon dari Tuan Muda Shin. Meski kepribadian dan penampilan kalian perbedaannya bagaikan langit dan bumi, tapi kami tahu ... Anda pada dasarnya adalah Tuan Muda Shin. Yah ... Walaupun kurang tepat untuk menyebut Anda seperti itu. Bagaimanapun Anda adalah individu yang berbeda dari Tuan Muda Shin."


Eilaria menatap Lux dengan matanya yang indah, tersirat tatapan lembut yang tidak ada habisnya ketika itu terhenti pada topeng Lux.


"Terlepas dari itu semua, intinya baik itu Anda klon Tuan Muda Shin atau bukan, kami tetap akan menyukai Anda. Adapun alasannya ... Mungkin karena semua aspek Tuan Muda yang terlalu sempurna?"


Sempurna ...


Memikirkan kata itu, Lux terdiam. Tidak tahu bagian mana dari dirinya yang terlihat sempurna.


Dia adalah seorang pembunuh, sosok klon yang mencuri posisi protagonis serta ... Manusia yang tidak punya rasa manusiawi.


Tangannya sudah berlumuran darah hingga Lux yakin jumlah orang yang dia bunuh selama beberapa tahun ini melebihi empat digit.


Bahkan jika Lux disebut sebagai villain, dia tidak keberatan karena perbuatannya selama ini memang cocok untuk gelar itu.


Di tubuhnya, bukan hanya DNA protagonis yang mengalir, tapi juga DNA monster-monster mengerikan sedang bersemayam di tubuhnya.


Terkadang, Lux merasa jijik terhadap dirinya sendiri dan ingin muntah. Dia bahkan merasa tidak heran jika dirinya diburu oleh seluruh dunia. Keberadaannya memang pantas untuk mati dan mengalami ending yang buruk.


Frost Assassin yang terkenal ... Tidak lain hanya seorang bocah mesin pembunuh tanpa rasa kasihan di hatinya.


Tapi ... Orang mengerikan semacam itu justru diterima dan disambut dengan baik oleh banyak orang.


Bahkan jika Lux bisa beradaptasi dalam keadaan dan kondisi apa pun, dia tidak bisa bereaksi saat menerima perlakuan baik dari oleh Frost Family.


Meski Lux tahu bahwa ini salah ...


Meski Lux tahu bahwa dia tidak berhak untuk posisi ini ...


Meski Lux tahu perlakuan ini hanya sementara ...


Meski Lux tahu dia hanya menggantikan posisi Shin ...


Tapi ...


" ... Terima kasih."


Mungkin menjadi putra Frost Family tidak seburuk itu.


...***...


Atau itulah yang dia pikirkan.


"Berduel denganku."


" ... "


Lux terdiam ketika mendengar pernyataan dari gadis di depannya.


Gadis di depannya sangat cantik. Kira-kira berusia 12. Dia memiliki rambut putih dengan beberapa helai berwarna biru dan memiliki sepasang mata biru es.


Ekspresinya sangat dingin, tapi Lux bisa merasakan niat membunuh yang membara dari gadis itu dan ditujukan kepadanya.


Lux tarik kata-katanya kembali ... Menjadi Tuan Muda dari Frost Family ternyata cukup merepotkan.


Eilaria yang berada di samping Lux tampak cukup canggung lalu menepuk tangan untuk menarik perhatian mereka berdua sebelum berkata ramah.


"Baiklah, Tuan Muda Lux, perkenalkan gadis di depan Anda adalah putri kedua dari Frost Family, Kiara Frost. Dengan kata lain Nona Kiara adalah kakak perempuan Anda saat ini.


Dan Nona Muda Kiara, ini adalah Tuan Muda Lux yang menggantikan posisi Tuan Muda Shin untuk sementara, namanya adalah Lux Silverfrost. Sebagai sesama keluarga, kalian harus akrab antara satu sama lain."


" ... "


" ... "


Sayangnya, baik itu Lux atau Kiara tidak terlalu memperhatikan ucapan Eilaria. Keduanya saling menatap tanpa perubahan ekspresi.


Sementara Kiara penuh niat membunuh, Lux relatif tenang. Untuk provokasi Kiara ... Lux tidak marah karena bisa memahami perasaan Kiara.


Ya ... Walau tidak seratus persen paham.


Namun ...


'Salah satu heroine, Kiara Frost.'


Lux menyipitkan mata. Dalam game eroge, bagaimana mungkin tidak ada hubungan incest?


Dan bukan hanya di game, di dunia ini hubungan antar sesama saudara diperbolehkan.


Tapi dalam plot, Shin lebih gila. Dia melakukan hubungan intim dengan kedua kakak perempuannya, adik perempuannya, sepupunya, dan bahkan ibunya sendiri!


Dan Kiara Frost ... Adalah salah satu kakak perempuan Shin yang akan melakukan hubungan terlarang dengan Shin!


Protagonis Shin benar-benar mendapatkan para heroine seperti menangkap pokemon ...


Walau Lux tahu dirinya tidak berhak mengatakan hal tersebut mengingat dia bisa melakukan hal yang sama selama dia mau.


Kesampingan semua itu ...


"Apa untungnya buatku?"


"Jika kamu menang dalam duel ini, kamu bisa meminta apa pun yang kamu mau padaku. Sebaliknya, jika aku menang, tinggalkan posisi yang kamu miliki saat ini dan enyah dari tempat ini. Kamu harus tahu orang yang lemah tidak berhak untuk posisi tuan muda Frost Family."


Saat ini, ekspresi Eilaria berubah. Untuk pertama kalinya, timbul rasa marah dari lubuk hatinya dan hendak berbicara.


"Nona Muda Kia–" Ucapan Eilaria terhenti karena Lux mengangkat tangannya.


Menyipitkan matanya, Lux kemudian mengangguk tenang dan menjawab dalam bentuk tulisan ...


"Baik. Kamu yang menentukan waktu dan tempatnya."


Kiara mengerutkan kening ketika melihat Lux tidak berbicara dengan suara, namun dia tidak begitu peduli lalu membalas tanpa ragu dengan nadanya yang dingin.


"Kalau begitu, kita mulai sekarang, tepat di tempat ini juga."


...***...


Kiara marah.


Oh, dia benar-benar marah ketika mendengar berita terbaru.


Entah darimana Ibunya tiba-tiba membawa seorang anak yang tidak jelas asal usulnya.


Dan yang lebih gila lagi, anak itu justru diangkat sebagai tuan muda Frost Family dan mengambil posisi adik tersayangnya!


Ini jelas membuat Kiara yang selalu berkepala dingin meledak-ledak.


Bagaimanapun, sama seperti Duchness Olivia sebelumnya, Kiara juga sangat menyayangi dan posesif terhadap Shin.


Jadi apa pun yang berhubungan dengan Shin, Kiara pasti akan ikut campur.


Tanpa ragu-ragu, dia bertemu dengan ibunya, Duchness Olivia. Kiara ingin menanyakan tentang keputusan gila itu tapi respon ibunya yang acuh tak acuh membuatnya hampir hilang kendali ...


"Aku adalah kepala keluarga di tempat ini. Jadi aku berhak melakukan keputusan apa pun yang kuinginkan."


Setelah menerima balasan itu, Kiara langsung diusir keluar dari kantor Duchness Olivia.


Kiara yang diusir memiliki ekspresi kosong. Dia hampir tidak mempercayai apa yang dia dengar.


Ibunya benar-benar membiarkan anak lain mengambil posisi Tuan Muda Frost Family?!


Tidak diragukan lagi, kejadian ini membuat akal sehat Kiara hampir hilang kendali.


Untungnya, dia segera tenang dan mulai memikirkan cara lain untuk mengusir anak asing itu.


Cara tersingkat dan termudah adalah ... Duel.


Jika Kiara mengalahkan anak bernama Lux itu dalam duel, dia memiliki alasan yang kuat untuk membuat ibunya mencabut posisi Tuan Muda dari Lux!


Lagipula, anak lemah tanpa kemampuan yang hebat tidak berhak untuk menempati posisi Tuan Muda Frost Family!


Berbeda dari orang-orang kepercayaan Duchness Olivia, Kiara tidak diberitahukan tentang masa lalu dan asal usul tentang Lux.


Dengan kata lain ... Kiara tidak tahu bahwa Lux sebenarnya adalah Frost Assassin dan homunculus yang diciptakan berdasarkan DNA Shin.


Jadi, karena itulah Kiara berani memikirkan untuk berduel dengan Lux. Jika tidak, dia mungkin akan memikirkan cara lain.


Hanya saja ... Kiara tidak menyangka bahwa penampilan anak itu begitu aneh.


Topeng putih es, mantel mewah dan anggun yang biasanya dipakai oleh tuan muda Frost Family, terutama auranya ...


Ya, auranya adalah sesuatu yang harusnya tidak dimiliki seorang anak. Bukan hanya itu, Kiara juga merasa sedikit ... Akrab.


Tapi secara keseluruhan, meski aneh karena memakai topeng, penampilan anak itu tanpa ragu adalah yang terbaik sejauh ini yang pernah Kiara lihat. Bahkan para pangeran kekaisaran dan kerajaan pun lebih rendah darinya dalam hal aura.


Namun biarpun demikian, niat asli Kiara tidak berubah. Dia ingin memberikan pelajaran pada anak ini dan bahkan ... Ingin membunuhnya.


Ya ... Kiara tidak menyembunyikan niat membunuhnya dan membiarkannya meluap-luap.


Yang membuat Kiara mengernyit adalah respon dari anak itu.


Anak itu begitu acuh tak acuh dan sangat tenang sampai tidak segan-segan membiarkan dia yang mengatur duel mereka.


Apakah ini kepercayaan diri atau terlalu bodoh?


Kiara tidak yakin tapi ... Dia akan membuat anak bernama Lux ini menjadi orang cacat.


Hanya saja Kiara tahu itu tidak mungkin mengingat anak itu dilindungi oleh Eilaria. Membunuhnya saja mustahil, apalagi membuatnya cacat.


Eilaria adalah manusia level 10 (menengah). Jentikan jarinya saja sudah cukup untuk membunuhnya dan memusnahkan gunung seratus meter dengan serangan acak.


Bahkan sampai sekarang, Kiara masih tidak mengerti mengapa ibunya menjadikan wanita sekuat Eilaria menjadi pelayan pribadi dari anak asing.


Apakah anak itu begitu penting? Kiara tidak tahu juga tidak mau tahu. Satu-satunya yang penting bagi Kiara saat ini adalah ... Mengusir anak terkutuk itu dari posisi Shin dan mempermalukannya.


"Aku tidak tahu apakah kamu bodoh atau berani karena melawan level 4 (rendah), tapi ... Kuhormati perlawananmu."


" ... "


Untuk mencapai level 4 (rendah) di usia 12 tahun, bakat Kiara sudah termasuk jenius top.


Apalagi sejak dia membangkitkan dua magic unik yang jarang dimiliki semua orang, yang membuat kekuatannya melampaui rata-rata level 4 (tinggi). Jadi bisa dibilang ... Kekuatan tempur Kiara berada di ambang level 5 (rendah).


Sayangnya, dia tidak tahu bahwa sosok di depannya adalah monster jenius di luar akal sehat ...


"Baiklah, sekali lagi saya ulangi peraturannya. Tidak ada pembunuhan, tidak ada kecurangan, tidak ada niat membuat lawan menjadi cacat. Duel akan berakhir begitu salah satu diantara kalian berdua menyerah atau tidak bisa melanjutkan duel. Apa ada pertanyaan?"


"Tidak," balas Kiara singkat.


" ... "


Lux tidak membalas, tapi tanggapan itu saja sudah membuat Eilaria mengerti.


Untuk duel ini, Eilaria menjadi wasit mereka berdua. Untuk berjaga-jaga, jika salah satu diantaranya di luar kendali.


Yang satu adalah jenius top dari Frost Family sedangkan satunya lagi adalah monsternya para jenius ... Tidak diragukan ini akan menjadi pertarungan sulit.


Tapi Eilaria pasti tidak pernah berpikir bahwa pertarungan akan berakhir dalam sekejap.


"Kalau begitu ..." Eilaria menarik napas lalu berseru. "Duel dimulai!"


Ekspresi Kiara menjadi dingin. Kilatan niat membunuh terlintas di tatapan gadis itu. Saat itu belasan atau puluhan lingkaran sihir berwarna biru es dalam berbagai ukuran muncul di udara!


Salah satu magic unik Kiara adalah Instant Spell, di mana dia bisa menggunakan sihirnya tanpa harus merapal.


Karena itulah, hanya dengan pikirannya, semua lingkaran sihir langsung muncul dalam sekejap.


Dan melihat ini, Eilaria jelas marah, hendak menghentikan duel tapi–


Krak! Pyar!


Eilaria tertegun, kedua mata Kiara melebar, dan orang-orang yang ikut menonton duel keduanya juga tercengang menyaksikan ini.


Tanpa alasan yang jelas, semua lingkaran yang dihasilkan oleh Kiara pecah tanpa alasan.


'Bagaimana–'


Kiara sangat kaget, tapi saat dia berpikir, sesuatu yang dingin menyentuh lehernya. Tubuh Kiara gemetar lalu menatap ke depannya.


Berdiri di depannya adalah sosok Lux yang memegang pedang es yang kini tepat berada di lehernya.


Bukan hanya itu, belasan tombak es yang tajam juga mengelilingi Kiara dan sedang bersiap-siap menargetkan gadis itu ...


Hanya dalam sedetik ... Duel itu langsung berakhir.