
Selesai dari kampus aku meminta roy untuk mengantar ku kerumah ayah terlebih dahulu
"Royy,bolehkah aku ke rumah ayah dulu?aku ingin melihat keadaannya"
"baik nona akan kuantar"(roy)
"Tapi.. Apakah tuan mu sudah memberi izin?"
"sudah nona,tuan berpesan padaku aku boleh mengantar mu ke rumah ayah mu,tapi jika ketempat lain,aku harus bertanya terlebih dahulu padanya"(roy)
"Benarkah,kalau begitu antar aku"
"Baik nona"(roy)
aku menuju rumah diantar roy,tak perlu waktu lama kita sudah sampai
"roy tunggu sebentar ya"
Aku turun dari mobil
"Baik nona"(roy)
Kulihat rumah begitu sepi,biasa nya ayah selalu ada di luar untuk sejenak berbincang dengan tetangga.
Toktoktok(aku mengetuk pintu)
"Ayahhhh"
Tak lama ada yang membuka pintu.
"Belle?yaampun belle,ayah sangat rindu denganmu"(ayah)
"Ayahhhh aku juga rindu,tunggu...(memperhatikan ayah)
wahhh baru beberapa aku tidak melihat ayah,ayaah jelihatan lebih gemuk".
"hahaa benarkah belle,ayoo sini masuk dulu"(ayah)
aku dan ayah masuk,ketika masuk aku kaget melihat keadaan rumah sangat bersih,ada beberapa barang baru,kursi pijat yang ayah inginkan,tv baru,kasur baru yang lebih empuk.
Ku lihat dapur,ada kulkas besar,dan isinya lengkap,
"Belle?...
Lihatlah apa yang diberikan suami mu"(ayah)
Aku bertatapan dengan ayah,ayah terlihat lebih sehat dan terurus.
"Iya ayah dia ternyata sangat baik"
"Jadi,kamu harus memperlakukan nya
dengan baik,hormati dia,dia orang baik belle,hanya sajaa....kau pasti sudah tau ceritanya kan"(ayah)
"Iya ayah"
"Dannn kau tidak usah khawatir meninggalkan ayah di rumah sendiri,ayah bisa menjaga diri,lagi pula suamimu selalu mengirim orang untuk melihat keadaan ayah"(ayah)
"Baiklah ayah,aku lega".
"Okk ayoo kita ngobrol di depan,ayah akan buatkan susu coklat kesukaanmu"(ayah)
Aku banyak mengobrol dengan ayah,syukurlah ayah terlihat jauh lebih baik,aku harus mengucapkan banyak terimakasih untuk aksa,hampir 2 jam aku di rumah,aku bergegas pulang tak lupa berpamitan dengan ayah.
"Sudah beres nona"(roy)
"Sudah roy ayo pulang"
"Baik nona"(roy)
Aku bergegas pulang.
Dikantor
jam sudah menunjukan pukul 1 siang
aksa baru keluar dari ruangan setelah menghadiri rapat penting
"Sudah jam 1,apakah dia sudah pulang?"(aksa ,sambil melihat ponselnya)
3 Pesan whatsapp:
roy:Tuan,nona sudah selesai di kampus,dia meminta ku mengantarkannya ke rumah ayahnya
Roy:Tuan nona sudah sampai di rumah ayahnya
Roy:Tuan nona sudah selesai,kami akan pulang
"baiklahh dia akan pulang,kalau begitu aku juga akan pulang"(aksa meninggalkan ruangan).
"Heyyy brooo mau kemana"(sean teman aksa).
"Sean?..
Aku akan pulang "(aksa)
"Hahhh seorang aksa?akan pulang jam segini?wah wahh tumben sekali apakah ada acara penting,biasa nya kau seharian,ehhh bahkan kau sering menginap di kantor mu ini"(sean)
"Stttt diamlah aku sedang ada urusan"(aksa)
"Urusan apaaa ??"(sean)
"Cihhh kau ini,ini urusan hati"(aksa,sambil pergi).
"Hatiii"(sean,merasa bingung)
aksa bergegas pulang dengan menyetir sendiri mobilnya,yaaa mulai sekarang dia akan menyetur sendiri.
Sambil memutar musik klasik kesukaannya,aksa tersenyum senyum sendiri melihat jam di mobil,sambil menyetir.
"Cihhh apakah aku sudah gila sampai dimobil pun aku senyum senyum sendiri,haha"(aksa)
Back
mobil ku memasuki gerbang rumah aksa
"sudah sampai nona"(roy)
Tidak perlu di buka kan,aku bisa sendiri"
"Baik nona "(roy)
Aku segera pergi ke kamar,ingin mandi dan beristirahat sebentar sebelum aku kembali menjadi fukang kebun,haha sejenak aku lupa kalo aku punya tugas menjadi tukang kebun,aku harus menyiram dan memberi pupuk,menyapu,dannn banyak lagi,pekerjaan itu akan aku lakukan setiap sore,dan setiapppppp hariiiii.
"Huhhhh"(menjatuhkan diri di kasur)
tak sadar aku tertidur,mungkin lelah
Tid tid suara mobil.
"Tuan"(roy)
"dimana dia"(aksa)
"Nona sedang dikamarnya"(roy)
Menuju kamar.
Tok tok tok(aksa mengetuk pintu.
..heninggg..
Tok tok tok(mengetuk pintu yang ke 2 kalinya).
..hening..
"Cihhhh kemana dia ,bukan nya segera bersiap dan mengurus taman ku"(aksa)
Aksa membuka pintu kamarku,
Aksa melihat ku sedang tertidur lelap.
"Tertidur?"(aksa,mendekat dan memperhatikan wajah ku).
"Tertidur saja tetap cantik"(aksa berbicara dalam hati)
Aksa menggendongku dan menidurkan ku dengan benar,membukakan sepatu ku,menyala kan ac dan keluar dari kamarku.Hari sudah sore,jam 4 sore tepatnya.
"Huahhhhh,astaga jam berapa ini,huhhh jam 4,masih ada waktu,okkkk belle saatnya menjadi tukang kebunnn"(segera bangun)
Aku mandi sebentar dan segera bersiap
memakai celana pendek,baju crop ketat dan rambut di kuncir
akubsegera ke taman,aku sudah melarang ina untuk terua mengikuti ku,aku bilang aku akan memanggilnya jika aku perlu.
"Wahhh bunga nya bahkan belum tumbuh,tapi banyak sekali daun berserakan,ini gara gara pohon besar ini,heyyyy....pohon kalau kau sering menjatuhkan daun mu,,, aku akan menebang dahan mu okkk"
Hahaha aku berbicara dengan pohon.
"Heyyyy kauuu enak saja ingin menebang pohonku,kau tau pohon ini sudah puluhan tahun di sini"(aksa,tiba tiba datang).
"ihhhh manusia ini kapan datangnyaaa"(berbicara dalam hati).
"Hhe maaf aku hanya bergurau saja"
Aksa duduk di ayunan yang ada di pohon besar itu.
Sembari menyapu daun yang gugur,aku memperhatikan ayunan itu sudah sangat jelek,apakah orang kaya seperti dia tidak mampu membeli ayunan baru?..
"Emmm aksa,kenapa ayunan itu tidak kau ganti"
Stttt(lirikan mata yang tajam dan menyeramkan)
"Jika ada yang berani menggantinya,,,aku akan memotong tangan nya,lalu aku berikan potongan tangan itu ke buaya"(aksa)
"Hahhh???"
Aku merasa ngeri dengan ucapan nya.
"Ini adalah kenangan ku dengan bunda,ayunan ini sudah ada sejak aku kecil,ketika bunda menanam mawar,aku selalu memperhatikannya dengan duduk di ayunan ini(aksa,wajahnya menjadi muram menahan tangis).
aku merasa bersalah telah mengatakan hal itu,aku langsung mendekatinya dan mendorong ayunan nya.
"Eh eh mau apa kau ?"(aksa)
"Diam saja...akan ku ayun kan,nikmati saja"
Aku mendorong nya dengan sangat kuat sehingga ayunan nya mengayun tinggi,dan dia ketakutan,haha...
"Belle yaampun apa yang kau lakukan,hantikan....hantikan ayunan ini"(aksa berteriak)
"Hahaha,apa kau takut ketinggian??hahaa"
"Heyyyy cepat hentikan"(aksa)
Karna dia sudah berteriak sangat keras jadi aku menghentikan ayunan nya.
Dia langsung turun dan menatap ku dengan tajam,lalu tertawa terbahak bahak.
"Hahahahahaha,dasar gila"(aksa)
Aku pun tersenyum melihat tawa nya,sungguh lebih tampan jiga wajahnya sebahagia ini.
"Heyyyy tenaga mu boleh juga,kecil kecil cabe rawit"(aksa)
"Hheeee aku kan memang kuat,kau saja selalu menganggap ku lemah"
"Benarkahhhh?"(aksa,sambil mengacak ngacak rambutku).
"Ihhhh hentikannn"(sambil cemberut)
Kita pun saling bertatapan.
"Sudahhhh sana selesaikan pekerjaan mu,ingattt rawat taman ku dengan benar,jaga bunga nya agar tumbuh subur dan indah"(aksa)
"Ya ya aku tauuu"
Aksa pergi dari taman,aku melihat sosoknya dari belakang,dengan angin semilir mengibas rambut dan kemeja nya yang rapih,aroma parfum nya sungguh menyerbak ke hidung ku,sungguh sempurna,,,apa aku sudah jatuh cinta??mungkin tidak yaaa hehe mungkinnn...hanya belum saja,hehe
aku segera melanjut kan pekerjaan ku,menyiram nya di sore hari,setiap pagi juga ku siram.