Beauty And The Best Husband

Beauty And The Best Husband
KUA



Aku pun menatap wajah ayah


"Ayahhh, ayah tidak perlu bersedih, aku akan menikah dengan pria kaya raya, aku tidak akan sengsara dan kesusahan uang, aku akan membahagiakan ayah dengan uangnya, dan aku janji aku akan menyelesaikan kuliah ku". Aku mengatakan kebohongan pada ayah seolah calon suamiku adalah orang yang baik, lalu ayah bertanya siapa calon suami ku dan kenapa aku tidak pernah mengenalkan nya pada ayah


" siapa calon suami mu belle? apa teman mu di sma? kamu bahkan tidak pernah mengenalkan nya pada ayah dan sekarang kamu bilang besok akan menikah".(Ayah)


" Calon suami ku adalah bos mu yah".


"A... apaa belle?, apa kamu tidak bermimpi? hahahaa ada-ada saja belle... belle" (Ayah)


Ketika aku mengatakan calon suamiku adalah tuan muda bos ayah, ayah malah menganggap ku seperti bermimpi, yahhh setidaknya aku sudah mengatakan pada ayah supaya besok ayah tidak kaget dan jantungan.


"Baiklah jika ayah tidak percaya, lihat saja besok".


aku pun segera ke kamar dan membersihkan diri, hari ini begitu melelahkan, bahkan aku merasa hari ini adalah mimpi buruk bagi ku.


keesokan hari nya seperti biasa aku terbangun pagi, tapi ketika membuka mata ada sesuatu yang aneh, aku begitu kaget ketika ada sosok pria gemulai seperti wanita sedang duduk di meja riasku.


" heiii nonaaaa kauu cepatlah bangun atau kita akan terlambat dan tuan muda angkasa akan marah padaku" pria seperti waria itu berteriak padaku


"tu... tunggu siapa kamu?? sedang apa disini dan bagaimana kamu bisa masuk ke kamarku hah?? laluuu siapa angkasa aku tidak mengenalnya". aku merasa bingung karna waria tersebut ada di kamarku


" Baiklahh nona perkenalkan nama saya mimi, saya adalah seorang MUA terkenal yang diutus calon suami mu tuan muda angkasa yang tampan itu untuk mendandani mu"(mimi)


aku baru ingat hari ini adalah pernikahan bodoh ku dengan si monster itu, tapi aku sempat bingung karna aku baru tau nama nya angkasa,aku tidak langsung menuruti waria itu untuk segera siap-siap, yang pertama aku cari adalah ayah ku, aku takut ayah di sakiti oleh orang suruhan si monster.


"Ayahhhh" aku memanggil ayah


"Disini belle" (ayah)


aku mencari dimana suara ayah, dan ternyata ayah sedang berada di kamar dengan berpakaian rapih sambil bercermin.


"belle, bagaimana penampilan ayah? " (Ayah)


aku bingung ayah terlihat senang.


"ayahh sedang apa? " aku bertanya pada ayah


mendengar ayah berbicara seperti itu aku merasa kasihan pada nya, dia sama seperti ku, sudah punya ibu, aku masih beruntung masih memiliki ayah, dia hanya sendiri, meskipun bergelimang dengan harta tapi dia tidak bahagia.


"heyyyy nona belle, ayooo cepat sini aku tidak ingin tuan muda marah karna kau terlambat" (mimi)


"ba... baik no... na ehhhh tuan ehhh".


jujur aku bingung memanggil nya apa, dia berdandan seperti wanita tapi dia laki-laki.


" mimi nona panggil aku miiiiimiiiii"(mimi)


"baik mimi" aku menjawab


aku segera menuju kamarku dan duduk di meja rias, aku di dandani dengan begitu lihay nya, aku hanya menutup mata ku karna aku takut melihat penampilannya apalagi dia berada dekat dengan wajahku. setelah beberapa lama dia selesai mendandaniku, dia menyuruhku untuk membuka mata dan melihat hasil makeup dari tangan nya itu, aku membuka mataku, dannnnnn


"ya ampun mimi apa ini benar-benar aku? "


"hehh tentu saja nona, tapi sebenarnya aku hanya memoles sedikit make up ke wajahmu tapi karna wajahmu itu sangat cantik jadi sedikit makeup pun membuat mu seperti dewi dari kahyangam nona" (mimi)


aku segera mengganti baju ku dengan gaun pengantin, gaun nya sangatt indah dan benar-benar pas di badanku. aku pun keluar dari kamarku karna mimi menunggu di luar bersama ayah, dan supir utusan tuan muda monster.


saat aku keluar dari kamar menuju ruang tengah mereka tidak berkedip dan tidak mengalihkan pandangan mereka dari ku, aku merasa malu


"belle? ya tuhannn ini belle anak ku sangat cantik" (ayah)


"ya tuhann wanita itu seeperti dewi dari kahyangan, benar-benar sempurna" (ucap supir tersebut dalam hati).


"ayah berlebihan" aku menunduk dan malu


kami pun naik ke mobil dan menuju tempat tuan muda monster itu. beberapa saat kemudian kami pun sampai,


aku keluar dari mobil dan melihat tuan muda monster itu sedang duduk bersama seseorang,lalu dia pun mengalihkan pandang nya padaku dan entah kenapa mata nya tidak berkedip ketika menatap ku, aku sedikit heran, apakah mungkin make up ku terlalu menor atau ada sesuatu di wajah ku.


pernikahan kami pun berjalan lancar tanpa gangguan, setelah selesai akad, kami memutuskan langsung pergi dari KUA, tidak ada resepsi atau pesta apapun, yaaa karena ini hanya pernikahan kontrak dan aku adalah istri yang harus dia sembunyikan dari dunia.