Beauty And The Best Husband

Beauty And The Best Husband
#istana tuan monster



setelah acara pernikahan kami selesai,aku pun mengikuti suami ku,,,,ehhh maksudku tuan moster ke rumahnya,dimobil tidak ada perbincangan sama sekali,hanya terdengar musik klasik kesukaannya yang membuat ku banyak sekali menguap.


Setelah tiba di rumah nya,seperti biasa aku selalu merasa kagum dengan hunian tuan monster itu,sungguh seperti istana sangat luas dan megahh,tapi aku berfikir apakah aku akan seperti rapunzel seorang putri yang terpenjara di dalam sebuah istana?atau kah seperti belle di beauty and the beast hidup dalam ketakutan bersama monster?klo bersama si tuan moster aku pasti memilih menjadi aurora saja si putri tidurrr,hehe sepanjang hari aku akan tertidur,hhi...


Dengan ketusnya dia meminta pelayan mengantar ku ke kamar ku,setelah masuk ke kamar,ku kira kamar ku akan sangat jelek,ternyata kamarku sangat indah,banyak sekali buku buku berbau fantasi kesukaan ku,dengan balkon yang menghadap ke taman bunga mawar,ku lihat sejenak,pantas saja tuan monster sangat marah,taman bunga nya benar benar sudah hancur tanpa setangkai bunga sedikit pun,huhhh pekerjaan ku akan sangat lama karna taman ini sangat luas,dan akan di mulai besok hari tepat di pagi hari,yaaa tuan monster sudah memperingatkan ku tadi..


Keesokan harinya


huahhhhhhh(menguap)


aku terbangun dan memulai pagi ku dengan menghirup udara segar di luar balkon,pertama tama aku ingin menelfon ayah terlebih dahulu karna kemarin setelah acara ayah langsung diantar sopir pribadi tuan moster pulang ke rumah dan aku tidak sempat mengabari ayah.


"hallo ayahh?"


Derttt derttt(suara benda bergetar)


" Suara apa ituu? "


" Yaaa haloo belle ini ayah


ayah sedang menikmati kursi pijat yang di kirim suami mu belle,ada tv baru juga,wahhhh ternyata dia sangat baik belle dia juga memberi ayah banyak uang,bahan makanan di dapur,mengirim dokter untuk memeriksa kesehatan ayah,pokonya kamu jangan khawatirkan ayah di sini,fokus saja mengurus suami belle okkk,dahhh ayah menyayangi mu "(ayah)


" Hahh hallo ayahh? "


Ternyata telfonnya sudah di matikan,baru satu kalimat aku bicara dia sudah berbicara sangat panjang,tapi aku sangat bahagia,dan bersyukur ayah baik baik saja dan bahkan terlihat jauhhh lebih bahagia.


" Dor dor do"(suara yang mengetuk pintu)


Aku membuka pintu dan aku sangat kaget ketika ku buka tuan monster sudah ada di depan pintu dengan wajah marahnya


" sedang apa kau didalam? "(tuan monster).


" a aku menelfon ayah tadi ".


" Cepat bersiap dan segera mulai pekerjaan mu ".


" Ba baik tuan ".


Dia pun pergi dari kamarku,aku segera bersiap siap tapi setelah mandi aku baru ingat aku bahkan tidak membawa baju sama sekali kemarin,aku membuka lemari di kamar ku dengan harapan ada baju bekas pelayan mungkin yang bisa ku pakai,dan ternyataaaaa taraaa yaampun lemari pakaian itu berisi pakaian yang sangattt indah semua warna nya adalah warna kesukaan ku,tapi aku tidak mau sembarangan memakai pakaian orang lain,aku bertanya dulu pada pelayan yang sedang menunggu ku di luar kamar


" Ehemmm,maaf nyonya apakah pakaian yang ada didalam boleh ku pakai,aku tidak membawa pakaian sama sekali ".


" Silahkan nona muda itu memang disediakan untuk mu,tuan muda yang meminta nya,dan tolong jangan panggil saya nyonya,saya adalah pelayan khusus untuk mu nona panggil saja saya ina


Nona muda ".


" Ohh baiklah ina terimakasih ".


Aku langsung masuk dan memakai baju,setelah itu aku langsung keluar


dan menuju taman,ketika di taman aku tidak sengaja bertabrakan dengan tuan monster dan terjatuh di pelukannya,tanpa di sangka dia malah bengong dan tidak melepaskan pelukannya,sehingga aku tidak terjatuh.


" sangat cantik "(tuan moster berbisik).


" A apa ".


Dia langsung melepasku,


" apa kau tidak punya mata?apa matamu buram? ",


" Maaf aku tidak sengaja ",


" Kamarilah ".


Dia mengenggam tanganku dan membawa ku ke suatu ruangan di sebelah taman.


tiba tiba dia memdekatkan wajahnya padaku dan berkata,


aku hanya bisa melongo karna melihat wajahnya sangat dekat dengan wajahku,bahkan hembusan nafasnya bisa kurasakan,bau tubuhnya yang begitu wangi,meskipun dia berbicara dengan penuh ancaman dan tatapan tajam,tapi aku hanya fokus pada wajahnya yang sangat sempurna,dia pun meninggalkanku sendiri di ruangan itu.


" Huhhh baiklah mari kita mulai berkerja belle...


semangat ini hanya sementara setelah tamannya kembali ditumbuhi bunga mawar kau bisa kembali bebas dari si pangerann,,


ehhhh ko pangeran haha dasar belle bodohh,tuannn mosterr itu adalah panggilan yang lebih cocok dengannya "(berbicara sendiri).


ina pun datang


" Mari saya bantu nona muda "(ina).


Ketika ku lihat ternyata tanahnya sudah rata dan aku tinggal menabur biji nya saja,aku pun bergegas menabur biji bunga mawar di taman yang begitu luas itu,walaupun di bantu ina tetap saja ini sungguh melelahkan,setelah menyelesaikan nya aku pun tidak sadar langsung tertidur di sebuah gazebo yang ada ditaman,kemudian tuan monster itu datang dan meminta ina untuk pergi meninggalkan ku,dia duduk di sebelahku,


menatap wajahku dalam,senarnya aku sudah bangun,tapi aku takut di marahi,jadi aku pura pura tidur saja.


Lalu dia meletakan tangan nya di kepalaku,ku kira dia akan memukul kepalaku jadi ku injak saja kaki nya,haha


dia pun berteriak kesakitan


" Awwwww dasar wanita bodohh apa yang kau lakukann ".


" hahh maaf tuan ku kira kau akan memukul kepalaku tadi ".


" Sttttt bodohhhh aku akan memindahkan mu ke kamar dasar kebooo bisa bisa nya tertidur di tempat seperti ini ".


" Maaf tuan aku tidak tahu,aku hanya berjaga jaga ",


aku pun membantu nya masuk kedalam dengan memegang bahunya,setelah ku lihat ternyata kaki nya berdarah,yaampunn aku baru sadar tadi aku memakai sepatu kebun dan dia hanya memakai sandal jepit,pasti sakit,


" Duduk di sini biar ku obati dulu ".


aku membawa kotak obat di kamarku,Aku mengobati kaki nya yang terluka dan


tanpa sengaja mata kita saling bertatapan,aku kembali terpesona dengan ketampanannya,dannn aku merasa dia bukan orang jahat seperti yang aku kira selama ini,dia baik hanya ada luka di hatinya yang membuat dia kadang bertindak menyebalkan,mungkin karna kehilangan bunda nya.


" Heyyyy apa kau terkesima melihat wajah tampanku? ".


Aku langsung mengalihkan pandanganan ku


" Ti tidakkk,apa yang tuan katakan ".


" Emmm kau tahu mungkin kita bisa berteman ".


" Hahhh? ".


" Ehhhh tapi bukan teman dekat yaaa sedikit berteman saja,kau mengerti emmm yaaa mulai bersikap baik satu sama lain,tapi hanya sedikit tidak banyak ".


Tetap saja ketus,tapi aku terkejut dia mengatakan ingin berteman dengan ku,


" Ba baik tuan ".


" Etssss jangan panggil aku tuann,nama ku angkasa mahendra,Lagi pula aku kan suami mu apa yang akan dikatan orang luar jika di depan umum kau memanggil ku dengan sebutan tuan? ".


" a apa kauuu suami?suami kuu? ".


" Emmm maksudku suami kontrak,yaaa aku lupa aku tidak akan mengenalkan mu pada dunia luar,jadii kata kata ku tadi ku tarik kembali,kau boleh memanggil ku apa saja asal jangan tuan ".


" Ba baikk tuan..ehhh emmm aksa?bolehkan? ".


" Aksaa? "(tuan monster).


itu adalah panggilan kesayangan bunda untuk ku"(dalam hati tuan monster).


" Baiklah not bad "(tuan monster).