Beauty And The Best Husband

Beauty And The Best Husband
Masuk rumah sakit



Rumah sakit


aksa bergegas turun dari mobil dan memanggil dokter.


"Dokter?.. dokter?.."(aksa,berteriak sambil mengendongku)


"Ada apa tuan?"(para perawat menghampiri)


"Tolong istriku"(aksa,terlihat meneteskan air mata)


"Baringkan disini"(perawat)


Aku di baringkan di belangkar,para perawat membawa ku ke sebuah ruangan,


"Tunggu,apa ini ruangan terbaik?"(aksa)


"Iya tuan ini ruangan terbaik kami"(perawat)


"Baiklah"(aksa,ingin ikut masuk)


"Maaf tuan,anda harus menunggu di luar"(perawat,mencegah aksa yang hendak masuk)


"Ishhhhh"(aksa,kesal dan mengacak acak rambutnya)


"Royyy?"(aksa)


"Iya tuan"(roy)


"Cepat telfon Dr Dikta sekarang juga,dia bertugas dirumah sakit ini,dia dokter terbaik di negeri ini,aku ingin dia disini sekarang!"(aksa)


"Baik tuan"(roy,hendak menelfon dengan ponselnya)


"Dia akan datang tuan,kebetulan sedang berada di sini"(roy,selesai menelfon)


"Baiklah"(aksa,merasa sedikit lega)


tidak perlu waktu lama,Dr Dikta sudah sampai di ruangan ku


"Dr dikta"(aksa)


"Tuan angkasa"(Dr dikta)


"Tolong bantu istriku"(aksa,memohon)


"Istri?..."(Dr dikta,merasa bingung)


"ba...baik tuan"(Dr dikta segera masuk ruangan)


"aaaaa"(aksa,berteriak)


"Tu...tuan saya minta maaf"(roy,merasa bersalah)


"Untuk apa minta maaf?"(aksa)


"Aku menyetir tidak hati hati dan menabrak nona"(roy)


"Ishhhhh kau tidak bersalah,aku yang salah,aku menyuruh mu mengebut di gang itu"(aksa)


"Ta...tapi tuan?"(roy)


"Sudah royy(aksa,memegang bahu roy),


Carikan aku minum,aku haus!"(aksa)


"Baik tuan tunggu sebentar"(roy,pergi mencari minum)


"Huhhhh,dada ku sampai sakit karna kejadian itu"(aksa,memegang dadanya)


"Belle bertahanlah"(aksa)


"Ini tuan"(roy,memberikan minum)


"Terimakasih"(aksa)


Setelah hampir 1 jam dokter pun keluar.


Membuka pintu,aksa yang sedang duduk segera menghampiri Dr.


"Dokter,bagaimana?"(aksa)


"Dia baik baik saja,hanya ada beberapa luka ,dan dia syok berat"(Dr dikta)


"Apaa hanya itu,coba periksa lagi,tadi dia mengeluarkan banyak darah"(aksa,tidak percaya)


"Yaaa darah itu dari luka nya,luka nya tidak parah,kau tenang saja dia akan baik baik saja,hanya perlu beberapa hari di sini untuk memulihkan badannya"(Dr dikta,meyakinkan aksa)


"Huhhh baiklah aku percaya,terimakasih"(aksa,merasa lega)


"baiklah aku akan pergi tuan,semoga istrimu cepat sembuh,aku akan mengecek nya lagi nanti"(Dr dikta)


"Baiklah.


Tunggu..bolehkah aku masuk?"(aksa,mencegah Dr dikta yang akan pergi)


"Tentu,tapi nanti setelah dipindahkan ke ruang rawat inap"(Dr dikta)


"Baiklah"(aksa)


Perawat memindahkan ku ke ruang rawat.


"Aduhhhh kepala ku sangat sakit,kaki ku juga"(aku mulai sadar)


aku mendengar suara pintu terbuka,ternyata aksa yang membuka pintu.


"Hiiii"(aku tersenyum)


"Ishhhh"(aksa,menghampiri dan langsung memelukku)


"Dasar gadis bodohh,tidak mendengar perkataan ku yaa?


Kauuuuu....."(aksa)


cuppp(mencium aksa yang belum selesai berbicara)


"Maafkan aku,jangan marahi aku"(wajah memelas)


"Ihhh kau sudah mulai berani menciumku yaaa?


sayanggg bukankah sudah ku bilang kalau mau keluar harus dengan pengawalan"(aksa)


"Maaf tadinya aku hanya ingin berjalan jalan sebentar di sekitar rumah,aku bosan"


"Bosan?"(aksa)


"Iya,sepanjang waktu aku selalu berada di rumah....


rumah....


kampus ...


seperti itu setiap harinya,aku bosan"


K"au seharusnya memberitahu ku"(aksa)


"Maafkan aku"


"Lain kali jangan seperti itu lagi okk"(aksa,mengelus kepala ku)


"Apa sangat sakit?"(aksa,memperhatikan luka di keningku)


"Emmm tidak terlalu,hhi(menahan sakit)


tadiiii kau bilang aku sayang?"(aku bertanya)


"Iya kenapa,kau tidak suka?"(aksa)


"Tidak tidak,bukan begitu,,,akuu sangat suka"(aku tersenyum)


"Baiklah mulai sekarang aku memanggilmu sayang"(aksa)


"Aku senang"


"Benarkah?"(aksa"


"Iya"


"ngomong ngomong kenapa kau bisa tersesat?apakah rumahku seperti dari bandung ke jakarta,saking jauhnya kau jadi tersesat?"(aksa,mengejek)


"Ihhh bukan seperti itu,banyak sekali nama nama jalan,dan aku tidak ingat jalan pulang,aku tidak menghafalnya"


"Hahaha,masih di dalam lingkungan komplek perumahan saja kau sudah tersesat,apa lagi jika di luar sana"(aksa,sambil tertawa)


"Kau suka sekali mengejek ku"(aku cemberut).


"bagaimana kau bisa dikejar preman?"(aksa,penasaran)


"Emmm ku kira mereka orang baik,aku menghentikan kendaraan mereka dengan harapan bisa diantar pulang,soalnya di komplek itu sangat sepi seperti tidak ada penghuninya,tidak ada orang dan kendaraan lewat"


"cihhhh dasar bodoh,,apa mereka menyentuhmu?(aksa)


"Tidak,mereka mengganggu ku,tapi aku langsung kabur,aku berlari sangattt kencang dan menabrak pohon"


"Jadiii ini luka karna pohon?(aksa,memperhatikan kembali luka ku)


Ahh.... aku akan menebang pohon itu nanti(aksa,)


"Hahh kenapa?"


"Dia sudah menyebabkan kening istriku berdarah kann?"(aksa)


"Ih kau ini,bukan salah pohon,hahaha"


"Lalu salah siapa?"(aksa)


Salahku,aku lari tidak melihat ke "depan,malah melihat ke belakang"


"Ohhhh jadiii kau yang harus ku hukum"(aksa,tersenyum mesum)


"A...apa?"


)


Stttttt


Cuppp(mencium)


"Buka mulutmu"(aksa,berbisik)


Aku membuka mulutku,aksa menciumku dengan sangat agresif.


"Julurkan lidahmu"(aksa)


Dia menghisap hisap lidahku.


Aku hanya terdiam dan menikmatinya,


Ku kalungkan lenganku ke lehernya.


"Ikuti lidah ku"(aksa,kembali berbisik)


"Apa?"


"Lakukan dengan lidahmu"(aksa)


Lidahku dan lidahnya saling bersatu dan aku mengikuti setiap gerakan lidahnya.


Tangannya mulai nakal tapi aku tidak menghentikannya.


Dia membuka seleting baju ku dan


"Tuann"(roy,tiba tiba membuka pintu)


Aku dan aksa kaget dan dengan cepat melepaskan bibir kami,aku pun menutupi dada ku yang sleting nya sudah di buka.


"Ma maaf tuan "(roy,merasa malu sendiri sedikit melihat aku dan aksa berciuman)


"Ishhhhh royyyy"(aksa,wajah kesal)


"Ma...maaf tuan aku hanya ingin memberikan obat ini untuk nona dari Dr Dikta"(roy)


"Baiklah sana keluar"(aksa,mengambil obat)


"Baik tuan"(roy,melangkah pergi).


Aku dan aksa saling bertatapan dan tertawa


Hahahah


"Apa mau dilanjutkan sayang?"(aksa)


"Ti tidakk,aaku ingin istirahat lagi sebentar,bolehkah?


Tentu,tidur lah,aku akan menunggumu disini"(aksa)


Cuppp(mencium kening)


"Tidurlah sayang"(aksa,mengelus rambutku)