
Ketika aku sedang asik membaca dan melihat lihat buku,tiba tiba ina memanggilku.
"nona?"(ina)
"ada apa?"(membuka pintu)
"lihatlah ke luar nona,ada yabg mengirim hadiah untukmu,boneka besar,dan juga bunga yang besar,aku takut tuan marah kalau aku membawa hadiah hadiah itu kedalam rumah"(ina)
"apaaa?hadiah dari siapa?"(Aku segera pergi untuk melihatnya).
"hahhh besar sekalii,siapa yang mengirim"
Aku kagum melihat boneka dan bunga itu,sangat besar,bahkan boneka nya lebih besar dari badanku.
"Itu ada suratnya nona"(ina)
"iya"(aku mengambil surat yangbada di boneka dan membaca nya)
*Selamat ulang tahun belle
salam
Akra*
"Akra?"
"ada apa?
Siapa yang mengirim hadiah ini?(aksa,tiba tiba datang)
"Emmm ituu.."
"siapa?"(aksa)
"Akra tuan"(roy)
"Apaaa?"(Aksa,marah)
"Apa kau marah padaku?Aku tidak tahu mengapa dia mengirim hadiah ini untuk ku"
"Huhhh tidak sayang,masuk lah,akan ku urus"(Aksa)
"Baiklah"(Aku masuk kedalam)
Sebenarnya aku senang jika mendapatkan hadiah,tapii karna itu dari akra aku tidak mau menerima nya aku takut melukai perasaan suami ku.
"Royy?"(aksa)
"iya tuan"(roy)
"Bagaimana bisa hadiah ini masuk kedalam rumahku?"(Aksa,marah)
"Sa...saya tidak tahu tuan,penjaga yang lain tadi sedang makan dann tiba tiba hadiah ini sudah ada di sini"(Roy)
"cihhh sudah tiga kali kalian ceroboh,pertama istriku keluar rumah sendiri lalu tersesat,kedua lucy masuk ke rumah dan tidak ada yang tahy,sekarang hadiah ini,perketat lagi keamanan!"(Aksa,marah besar)
"Baik tuann"(Roy dan para penjaga)
"Royyy,ayo pergi
bawa hadiah hadiah ini,masukan kedalam mobil!"(Aksa)
"Baik tuan"(roy)
Roy memasukan hadiah hadiah itu kedalam mobil,dan bergegas ke suatu tempat,yaitu rumah Akra.
Rumah Akra
"Apa sudah kau kirim zain?"(Akra)
"sudah tuan"(zain)
"Baguss,sekarang suruh pelayan menyiapkan beberapa cemilan,minuman,dan membereskan ruang tamu,sebentar lagi akan ada tamu spesial,sahabat lama ku"(Akra)
"Baik tuan"(zain)
Akhirnya setelah beberapa menit dijalan Aksa tiba di rumah akra.
"Turunkan hadiah bodoh ini,dan bawa masuk ke dalam"(aksa)
Ketika hendak mengetuk pintu rumah akra,tiba tiba akra membuka pintu.
"Selamat datang sahabat lama"(Akra)
"Cihhhh dasar gila"(Akra,sinis)
"Masuklahh,aku sudah membuat cemilan kesukaan kita dulu"(Akra)
"Ishhh diamlahh bodohh,Aku ke sini bukan untuk bertamu,aku kesini untuk mengembalikan hadiah konyol mu itu,
oh iyaaa untuk apa kau memberi hadiah konyol itu untuk..."(Aksa,belum selesai berbicara)
"istrimuu?"(Akra,memotong pembicaraan aksa)
"hahaha,ternyata kau sudah tahu"(aksa)
"ckckck kau sangat tega padaku,aku sahabat mu,ehhh maksudku mantan sahabatmu,kenapa tidak memberitahu ku jika sudah menikah dann istrimu begitu cantik dan menarikk"(Akra)
"Diamlah kau bodohhh,ku peringatkan padamu,jangannn dekatii istrikuuu,
apa kau pikir aku tidak tahu?
kau yang mengirim foto ke kantor,
apa kau menyukai istri orangg tuann Aksaraaa?"(Aksa,marah besar)
"Yaaaa tuan Angkasa,akuu menyukai istri mu,puasss?"(Akra,memancing pertengkaran)
"Kauuuu"(Aksa,hendak memukul akra)
"Tuann,jangan tuan,anda hanya akan mengotori tangan anda"(Roy,mencegah aksa memukul akra)
"hahaha kau benar royy,untuk apa mengotori tanganku untuk orang yang tidak tahu malu"(aksa)
"cihhh"(akra)
"letakan barang bodoh itu disana roy"(aksa)
"Ku kembalikan pemberian mu untuk istriku
Oh iyaa,kau tidak pernah berubah yaaa selalu menyukai apa yang aku sukai"(Aksa,pergi meninggalkan arka)
"Apa kita langsung pulang tuan?"(roy)
"yaa pulang saja,aku ingin menghabiskan waktu ku dengan istriku,di kantor cukup kondusif aku bisa bekerja dari rumah"(aksa)
"Baik tuan"(roy)
Kejadian Akra
"Sialannnn (Akra,melempar gelas)
Karna ibu mu ibu ku tiada,aku sudah berjanji pada ibu ku,aku akan merampas kebahagiaan mu,karna kau juga merampas satu satu nya kebahagiaan ku"(Akra)
Back
Di rumah
"Huhhhh,hatiku jadi tidak tenang"(aku mondar mandir kesana kemari)
Grunggg grunggg(suara mobil)
"Aksa?"(Aku buru buru melihat ke luar)
"Ehh sedang apa di luar?"(Aksa)
"akuu,sedang menunggu mu"
"Hadiah nya sudah ku kembalikan,apa kau keberatan?"(Aksa)
"Tidak,aku tidak keberatan,aku tidak menginginkan hadiah itu"
"Hemmm benarkahhh?"(Aksa)
"Iyaa,hadiah dari suami ku adalah hadiah terhebat yang pernah aku dapatkan"
"Ishhhhh kau pasti berbohong"(aksa)
"Tidakkk,
Emmmm kau tidak apa apa?"
"Kenapa bertanya seperti itu?
kau takut aku berkelahi dengan dosen mu itu?"(Aksa)
"Ti...tidakk"
"Sudah lahh ayo masuk,kau pasti belum sarapan,kita sarapan dulu"(Aksa,menarik tanganku)
"Silahkan tuan,nona"(ina)
"Makanlah,yang banyak"(Aksa,mengambilkan nasi untuk ku)
"Terimakasih"
Sebenarnya aku ingin tahu kemana aksa tadi,apakah pergi ke rumah akra,apakah terjadi perkelahian?,aku ingin bertanya,tapi aku tidak ingin menghancurkan suasana hatinya yang sedang tenang.
"Oh iyaa,nanti sore bersiaplah"(Aksa)
"Bersiap untuk apa?"
"Hadiah ke 2"(Aksa)
"Hahh ada lagi"
"Iyaa,ini lebih istimewa"(Aksa)
"Benarkahhh?Aku tidak sabar,hhi"
"Hhe habiskan makanan mu,setelah itu kita pergi menengok anak anak kita"(Aksa)
"Hhi baiklahh"
Setelah selesai sarapan,aku dan aksa pergi ke taman,di taman aksa melihat lihat bunga yang masih belum tumbuh,dia juga ikut memarahi pohon besar yang ada di taman karna daunnya yang gugur setiap hari membuatku harus menyapu taman setiap hari juga,hhi.
"wahhhh ternyata benar apa yang kau katakan,pohon ini daunnya gugur setiap hari,mungkin karna di terpa angin kencang"(Aksa)
"Hemmmm aku sudah bilang kann"
"Heyyyy pohonnn,kau ini lemah sekali,diterpa angin saja daun mu sudah banyak yang gugur,apalagi jika di terpa angin ****** beliung,pasti kau sudah tumbang"(Aksa,berbicara dengan pohon)
"Hhi,kau sudah mulai seperti ku,berbicara dengan pohon"
"hehe,aku kan pemilik pohon ini,barangkali jika aku yang memarahi nya,pohon ini akan menurut padaku"(Aksa)
"hahaha kau ini ada ada saja suamiku"
Aku dan aksa bermain di taman,kami mengobrol,bersenda gurau,tidak lupa juga membersihkan taman bersama sama,tidak terasa hari menjelang siang.
"Ayo kita masuk,aku ada pekerjaan yang harus di selesaikan "(Aksa)
"Ayoo,aku juga ingin tidur siang,hhe"
"Okk putri belle akan aku gendong ke kamar,haha"(Aksa,menggendongku)
"aaa sayang,aku takut jatuh"
"tenang lahh aku tidak akan membiarkan tuan putri ku ini terluka"(Akra)
Aksa menggendong ku ke kamar.
"Baiklahh putri belle ku,silahkan tidur siang"(Aksa,menurunkan ku di ranjang )
"hhi terimakasih pangeran ku,hehe"
"Tidur lah sayang,muachhh
"(Aksa,mencium keningku)
"Terimakasih,selamat bekerja sayang"
Aksa pergi ke ruang kerja untuk mengerjakan pekerjaannya di ruang kerja.