Beauty And The Best Husband

Beauty And The Best Husband
kampus part 2



Back


Di kampus


"Huhhh yaampun apakah mata ku bengkak?"


Aku mencoba meraba raba mata ku,takut nya terlihat seperti sudah menangis,


"Belle?"(mita,sambil berlari menghampiri ku)


"eh eh tunggu...apa kau habis menangis?"(mita bertanya)


"A apa?aku?tidak,aku tidak menanangis,aku hanya sedang tidak enak badan saja"


"Emmmm,benarkahhhh?"(mita tidak percaya)


"Iya benar,ayo cepat ke kelas!"


Dikelas


"Ehh apa kalian tahu besok akan ada acara besar lohh"(mahasiwa 1)


"Wahhh acara apa itu?"(mahasiswa 2)


"yang ku dengar akan ada orang tampan ke kampus kita"(mahasiswa 1)


"Cihhhh dasar wanita"(mahasiswa 2)


"Ih aku serius besok donatur terbesar kampus kita akan datang kesini,ku dengar dia masih muda,seorang pembisnis terkenal,tampannn,dia seorang ceo perusahaan terkenal di negeri ini"(mahasiswa 1)


"Wahhhh benarkahh,kalau begitu aku akan berdandan samgat cantik besok"(mahasiswa 2)


"Yaaa aku juga"(mahasiswa 1)


Mita mendekatkan telinga nya dan menguping


"Donatur terbesar?Tampannn?


wahhhh tampaan dan kaya?"(mita)


Aku hanya terdiam mendengar obrolan mereka,aku sudah tau siapa orangnya,pasti angkasa mahendra,orang yang mereka maksud.


akhirnya kelas telah selesai,aku dan mita meninggalkan kelas,aku duduk sebentar di koridor dekat kolam sambil menunggu mita yanh sedang peegi ke kamar mandi


"Heyyy"(pak dosen)


"Ahh yaampun"


"Haha sedang melamun yaaa"(pak dosen)


"Ti tidak pak,aku sedang melihat ikan"


"Ikann?


coba kau lihat sekali lagi apa ada ikan di kolam itu?kolam nya sedang di perbaiki,ikan nya sedang mengungsi,lalu ikan apa yang kau sebut tadi?atau kah hantu ikannn?hhe"(pak dosen)


"A apaa,iya tidak ada ikannya,emmm aku sedang melihat air"


"Air?"(pak dosen)


"Ehh maksudku akubsedang haus,lalu aku melihat air agar tidak haus,hhe"


"Hahaha kau ini lucu sekali"(pak dosen,sambil mengacak ngacak rambut ku)


"Ini ambilah,kau haus bukan?"(pak dosen)


"Apa?tidak usah pak,saya bisa beli sendiri"


"Jangan sungkan ambilah"(pak dosen,memaksa)


"Ba baiklah terimaksih pa"


"Okk,lain kali jangan melamun"(pak dosen,peegi sambil tersenyum)


"I iyaa"


"Wahhh pak dosen sangat baik,dia ternyum padaku dan senyuman nya sangan manis,meskipun lebih manis suamiku..


"Belle sedang apa"(mita)


"ehh,aku sedanggg melihat angin"aku segera meninggalkan mita


"Apaaa anginnn?"(mita,merasa bingung)


"Tunggu aku belle"(mita)


Aku dan mita saling berpamitan pulang


aku menghampiri roy di mobil.


"Royy ayo pulang"


"Oh baik nona"(roy)


Dirumah


Akhirnyaa aku sampai juga di rumah,sepeerti biasa aku langsung masuk ke kamar,di kamar aku memikirkan kejadian di kantor tadi,tentang perlakuan nya padaku,dannn tentang wanita yang memanggil nya sayang


Seperti biasa aku berbicara sediri di kamar.


"Huhhh dasar laki laki,untuk apa pura pura menikah jika sudah punya pacar,apa dia tidak perduli jika nanti pacarnya tau dan marah"


"Huhhh belle,mungkin kau salah mengartikan kebaikannya,sadar bell fokuslah pada anak anak mu si bunga mawar itu,huhhhh"


Aku pun bergegas bersiap kembali untuk ke taman melihat keadaan anak anak ku,maksud ku si bunga mawar,hehe,mereka akan menjadi anak ku bukan?aku akan merawat mereka dari biji sampai mereka jadi bunga mekar.hhi


Ditaman


"Hallo anak anak momy cepat tumbuh besar ya agar aku bisa cepat bebas da tempat ini"( aku menyiram semua bunga bunga )


Tak sadar ada seseorang yang sedang mengintai ku dari luar pagar


"Hahh seperti ada yang memperhatikan ku,,,


emmm mungkin hanya perasaanku"


aku melanjutkan menyiram tanaman


Ruangan kerja


"roy?


Sedang apa dia?"(aksa,sambil melihat laptop dan mengetik sesuatu)


"nona sedang di taman bunga tuan"(roy)


back


akhirnya selesai,aku kembali ke kamar ku.hari menjelang malam,saat nya makan malam.


Tok tok tok(suara ketukan pintu)


"Nona,waktunya makan malam"(ina)


"Iya sebentar"


Aku pergi untuk makan malam,terlihat aksa juga sedang duduk di kursi nya.


Aku duduk di kursi ku,tanpa ada perbincangan sendikit pun,aku langsung makan,aku tidak sedikit pun menoleh padanya,rasa nya masih sakit atas sikapnya tadi pagi.


"Ehemmm,bagaimana dikampus?"(aksa,sedikit ragu bertanya)


"Baik"


"emmm yang tadi pagi..."(aksa)


"Aku sudah selesai"


Belum sempat dia melanjutkan perkataannya aku langsung pergi meninggalkannya sendiri di meja makan.


"Dia pasti marah"(aksa,merenung dan merasa tidak enak).