
Dikamar
"Ahhh segarnyaaa,
masih jam 2(melihat jam di dinding),
emmm aku masih bingung mengapa tiba tiba ada yang mengirim foto ku dengan akra pada aksa,dannn akra juga tiba tiba muncul di toko buku,
apa yang mengirim foto itu adalah akra?
dia sengaja?
ohhhh apa dia sudah tahu aku istrinya aksa?"(aku berbicara sendiri sambil melamun melihat buku)
"Darrrrr"(aksa,tiba tiba muncul)
"aaaaa"(aku kaget)
"Hahaha"(aksa)
"Ihhhh kenapa mengagetkann,bagaimana jika jantung ku copot?"
"Ishhh tuan putri ku ini sedang melamun yaaaa?
hhe maafkan aku sayang"(aksa,memeluk)
"iya iya,aku tidak melamun,aku sedang melihat buku jadi aku kaget.
ehhh bukankah sedang ada urusan dengan roy?
"Iyaa,sudah selesai"(aksa)
"Cepat sekali"
"wahhhhh banyak sekali buku mu,semua tentang dongeng dan fantasi,kau suka cerita seperti ini?"(aksa)
"Iyaa,aku sangattt suka"
"Kau akan membaca semua ini?"(aksa)
"Tentu sajaa,ini adalah harta ku,hhe.
oh iyaaa aku baru ingat aku belum membayar semua buku ini,
aku juga heran semua buku yang ku mau sudah ada dalam tas besar ini dan ada di kamar"
"apa kau tidak mau berterimakasih padaku?"(aksa)
"hahhhh apa kau yang membawa nya?"
"Tentu sajaa,aku menyuruh roy membawa nya,aku juga sudah membayar dengan harga yang lebih mahal"(aksa)
"Yaampun suamiku terimakasih,aku tadi terlalu fokus mengobrol denganmu sampai lupa buku nya"
"Hemmmm terimakasih kembali sayang,
oh iya malam ini aku akan pergi keluar sebentar,ada urusan yang harus aku selesaikan"(aksa)
"Emmm baiklahh,tapi jangan terlalu malam ya"
"Memangnya kenapa?"(aksa)
"Aku takut tidur dikamar seluas ini sendirian,ranjangnya pun terlalu besar jika aku tidur sendiri"
"Hahaha baiklah sayang,lanjutkan membaca nya,aku akan mandi"(aksa,masuk ke kamar mandi)
"Baiklah"
tok tok tok(suara mengetuk pintu)
"Siapa?"
Tok tok tok
tok tok tok
"Ishhh siapa itu?"(aku membuka pintu)
"Kauu?"
"Hahhh heyyyy kau siapa?"(lucy)
"Ckkkk kau yang siapaaaaa?"
"Hahh kau pasti wanita penggoda kann,dasar tidak sopan masuk ke kamar pacarku"(lucy,menarik tanganku keluar kamar)
"Apaaaa,awwwww"
"Nonaaa,heyyy lepaskan nona ku"(ina,menarik tangan lucy dengan kasar)
"Awwww,dasar pelayan gilaa"(lucy)
"Heyyy lepaskan nona muda kuuu"(pelayan 1,menjambak rambut lucy)
"Awww dasar pelayan pelayan gilaaa"(lucy,melawan 2 pelayan)
"Ada apa ini?
hentikannn!"(aksa,keluar kamar dan berteriak)
"aksaa?"(lucy,melepaskan ku dan berlari ke arah aksa)
"Kalian pergilah!"(roy)
"Dasar wanita gilaa"(ina)
"Awass kaliann"(lucy)
"Apa yang kau lakukan pada istriku?"(aksa,marah besar)
"Awwww"(aksa mendekat dan melihat luka di wajahku)
"Coba kulihat,berdarah"(aksa,kaget)
"Sedang apa kau disini dasar wanita gilaaa"(aksa, berteriak)
"Aku...aku ingin bicara denganmu"(lucy,gemetar karna takut)
"Kau membuat istriku berdarah?
dasar ja...."(aksa,hendak memukul tapi aku hentikan)
"Hentikannn,
jangan menamparnya"(aku mencegah aksa )
"Plakkkkk"(suara taamparan)
"Awwww kauuuuu"(lucy berteriak kesakitan)
"Haha bukankahh sakit,itu adalah tamparan untuk wanita tidak tau diri seperti mu"
"Dasar wanita jalangggg"
"Hehhh kauu yang ******, kau ini pasti penggoda"(lucy)
"Aku adalah istrinya angkasa mahendra"
"Hahah aku tidak percaya,kau pasti pembohong kann"(lucy)
"Terserahh kau mau percaya atau tidak
lihatlah ini adalah cincin pernikahan kami,pernikahan kami memang masih di sembunyikan,tapii secepatnya akan ku umumkan"(aksa)
"Ini...ini tidak mungkin"(lucy,tidak percaya)
"Pergilahhh,atau aku akan melakukan hal yang mengerikan padamu,
royyyy,seret wanita ini"(aksa)
"Ta...tapi kau pasti berbohong kann,kau ingin aku berhenti mengejarmu kan?aku tahu kau masih mencintaiku"(lucy)
"Awwww"(lucy,kesakitan ketika roy menarik tangannya)
"Cihhhh "(aksa,meludah)
"Aksaaa,aku masih mencintaimu,aku yakin kau juga kann?
aksaaaaa aksaaaaa"(lucy,terus berteriak ketika roy menyeretnya keluar)
"Sayang?"(aksa,memeriksa luka di wajahku)
"Aww sakit,dia seperti nenek lampir, kuku nya sangat panjang,pipiku jadi terluka"(aku menangis)
"Aku akan memberi nya pelajaran karna berani melukai mu,
kumohon jangan menangis,
ayo kita obati"(aksa,merangkul ku dan mendudukan ku di kursi)
"Inaaa?"(aksa)
"Iya tuan?"(ina)
"Tolong ambilkan kotak obat!"(aksa)
"Baik tuan"(ina)
"Nona ini minum dulu"(pelayan 1)
"Terimakasih"
"Ini tuan"(ina)
"Shhh sakit "(aksa mengobati luka ku)
"Tahan sebentar"(aksa)
"Hahhh rambut siapa yang ada di tanganmu?
rambutmu?
wanita sialannn beraninya menjambak rambutmu lihatlah banyak sekali rambut yang rontok"(aksa,kaget karna ditanganku banyak rambut rontok)
"Emmmm ini rambut nya,heheh"
"Apaaa? hahaha
benarkah ?hahaha"(aksa,tertawa terbahak bahak)
"Iyaaa aku tarik rambutnya dengan sangat kencang nanti dia akan lihat rambut belangnya botak,hahaha"
"Ishhhh aku baru tahu kau juga sangat kejam dan kuat"(aksa)
"Hhhee aku kan istrimu"
"Muachh,istirahatlah dikamar,aku akan melihat roy dulu"(aksa,mencium dan menyuruhku ke kamar)
"Baiklahh"
Aku ke kamar dan melihat wajahku di cermin.
"Awww dasar wanita sialan,lihatlah wajahku,
Tapiii lihatlah apa yang ada ditanganku ini,hahaha aku tidak sadar aku sekuat ini bisa mencabut rambutnya yang panjang itu,hahaa"(aku melihat rambutnya yang rontok karna aku jambak).