
Tak terasa hari sudah mulai sore.
"Emmm apa anak anak ku sudah di siram dan di beri pupuk ya?
sebaiknya aku lihat sendiri"
Aku melangkah kan kaki ku hendak pergi ke taman.
"Nona,nona mau kemana?"(ina,mencegah ku)
"Aku ingin ke taman"
"Maaf nona,tuan melarang anda untuk pergi,anda harus istirahat"(ina)
"Hanya ke taman saja ina"
"Maaf nona kami takut tuan marah"(ina)
Tiba tiba aksa datang.
"Ada apa ini?"(aksa)
"Maaf tuan,nona muda ingin pergi ke taman"(ina)
"Ke taman?untuk apa,bukankah sudah ku bilang untuk beristirahat"(aksa)
"Aku ingin melihat anak anak ku"
Ina melongo ketika aku menyebutkan anak.
"Maksudku bunga mawar yang ku tanam"
"Sudah lah istirahat saja sayang"(aksa)
"Saya akan menyiramnya nona"(ina)
"Tapi aku ingin melakukan nya sendiri"
"Tapi..."(Aksa,tidak tega melihatku sedih)
"Baiklah baiklah,
akan ku temani"(aksa,mengalah).
Aku pergi ke taman bersama aksa,aksa selalu memegang bahu ku,dia bilang takut kalau aku terjatuh,aduhhh sungguh berlebihan bukann?hehe
aku hendak membawa pupuk
"Ehhh tunggu,diam dan duduk di sini,biar aku saja yang melakukannya"(aksa,menghentikan langkahku)
"Tapiii,apa kau bisa?ini pupuk,bauu karna terbuat dari kotoran hewan"
Aksa menelan ludah.
"A aku bisa(membawa tempat pupuk)
oeeeee,kenapa harus diberi pupuk ? Apa tidak akan mempengaruhi bunga nya nanti,apa bunga nya tidak akan bau
"(aksa,terlihat bingung)
"Agar tanaman bunga mawar rimbun, sehat, dan berbunga, pastikan untuk memberikan pupuk secara teratur,seminggu sekali"
"Iwhhhhh kenapa pupuk ini sangat bauuu
dulu aku juga pernah sekali membantu bundaku tapi pupuknya tidak bau seperti ini"(aksa,merasa jiji)
"Ini pupuk alami sayang"
ayoo tinggal di siram saja"
"Baiklahh kau bisa aksaaa"(aksa,sambil menyiram pupuk)
Aku hanya memperhatikan nya.
"Seperti ini?"(aksa)
"Iya"(aku sambil tersenyum)
"Wahhh mudah ternyata"(aksa)
"Benarkahhhh?
Masih banyaak yang harus kau beri pupuk sayangku"
"baiklah tidak masalah"(aksa)
Setelah hampir 1 jam aksa memberi pupukakhirnya selesai.
"Huhhhhh yaampun taman ini ternyata sangat luas,
Bagaimana kau bisa melakukan ini sendiri"(aksa mengeluh)
"Hehe aku sudah terbiasa"
"apa sudah beres?
Ada lagi?"(aksa)
"Tidakkk ayoo masuk,seperti nya suamiku ini sudah lelah,hehe"
"Aku akan pergi mandi dulu"(aksa)
"baiklah"
Aku pergi ke kamar ku,ketika aku membuka kamar aku kaget karna kamar ku terlihat kosong.
"Hahhh apa yang terjadi dengan kamarku?
Inaaa?"
"Iya nona"(ina,datang menghampiri)
"Apa ini benar kamarku?"
"Iya nonaa"(ina)
"Kenapa kosong seperti ini?"
"Emmm tuan sudah memindahkan semua barangmu ke kamar nya nona"(ina)
"Apaaa kamarnya?"
"Iya nona tuan bilang mulai sekarang kalian akan tidur bersama"(ina)
"Aapa?"
Aku mulai mencari aksa ke kamarnya.
"Waaw apa ini kamarnya,pintunya saja sudah sebagus ini,apalagi di dalamnya.
Yaampun sangat indah dan mewah,ini 2 kali lipat dari kamarku"(aku melihat kesana kemari)
"Dimana dia?"(mencari aksa)
"Heyyyy mencari ku?"(aksa,mengagetkan)
"Aaaa"(aku menutup mata)
"Kenapa?"(aksa,bingung)
"Kau tidak memakai baju,dan tidak memakai celana"
"Memangnya kenapa,aku kan pakai handuk kepunyaan ku tidak terlihat,kenapa kau kaget?"(aksa,melihat diri nya sendiri)
"jangannnn"(aku menutup mata)
"Ihhh kau ini kenapa sayang
aku hanya ingin mengambil ulat ini dari rambutmu"(aksa,menperlihatkan sesuatu)
"apaaa ulatttt?"(tanpa melihat ulat itu)
"aaaaaaaa"(aku berteriak dan menjauh)
"cepat buang cepat"
"Hahaha kau takut ulat yaaa?"(aksa,malah mendekat)
Aksa mengejar ku.
dan kami pun terjatuh di kasur
aksa menimpa badanku
kulitnya menenyentuh kulitku
dan aku merasakan ada sesuatu yang sudah tegang di bawah sana
kita saling bertatapan.
"Tenang ini hanya daun,aku bercanda"(aksa,tertawa)
"Ih kau ini"(aku lega)
"Emmm Apa kau sudah siap?"(aksa)
"Siap untuk apa?"
"Menjadi istriku yang sesungguhnya"(aksa,menatap wajahku)
"Apaaa?,ta tapi"
"Kenapa,kau masih belum percaya padaku?"(aksa)
"Bu bukan seperti itu"
"Lalu?"(aksa)
"Terlalu singkat rasa nya untuk aku percaya kau benar benar mencintaiku,aku takut kau akan berubah pikiran dan pergi meninggalkan ku,kau tau aku hanya gadis biasa yang bahkan jauh jika harus di sandingkan denganmu"
"Jadi kau berpikiran sepeerti itu,kau telah memikat hatiku sayang,aku kagum dengan semua yang ada padamu"(aksa)
"tapi duluar sana banyak yang menginginkan mu bahkan jauh jika dibandingkan denganku"(aku merasa tidak percaya diri)
"Stttt jangan berfikiran seperti itu,aku sudah jatuh cinta dan jatuh hati padamu,jika angkasa sudah jatuh cinta,dia tidak akan meninggalkan dan menghianati cinta nya sampai mati"(aksa berusaha meyakinkan)
Aku melihat kejujuran dalam mata nya.
"Tapii aku takut"
"Stttt ini akan sangat nikmat"(aksa)
Cupp dia mencium bibirku,********** dengan sangat lembut,tangan nya mulai memyentuh p******a ku meremasnya,dan memutar mutar p****g nya dengan jarinya
"Emphh"
"Jangan ditahan,biarkan bersuara,aku suka"(aksa)
Ahhhh aku meremas punggung nya
dia mulai menhisap p******a ku,meninggalkan jejak kemerahan karna hisapan nya.
Lalu tangannya mulai menyentuk bagian sensitiv ku
"Ahhh"
Dia mulai membuka kain yang menutupi bagian sensitiv ku.
"Tunggu,apakah akan sakit?"
"Tidak sayang "(aksa,berusaha meyakinkanku)
Dia mulai memasukan kepunyaan nya ke bagian sensitiv ku.
"Ahhhhhhh sayang"
"bukan kah enak?"(aksa)
"Sakittt"
"Hanya sebentar,nanti juga akan enak"(aksa)
Dia mulai menggerakan pinggulnya naik turun dan rasa nya benar benar nikmat.
"Ahhh sayang,kau benar benar nikmat"(aksa)
Semakin lama semakin cepat dan semakin lama semakin enak.
Plak plak plak suara yang membuat ku candu
"Awww pelan pelan"
"Stttt diam sayang"(aksa,semakin bergairah)
Dia malah membuatnya semakin cepat dan sakit.
Hampir 2 jam kita bercinta tapi dia seperti tidak lelah dan malah terlihat semakin bersemangat.
"Ahhhhhhh"(aksa, suara nya lega mengeluarkan cairan nya di dalam tubuhku
terasa hangat dan nikmat).
"Huhhh sangat nikmat bukan"
"Awwww"
"Maaf sayang
apa sangat sakit?"(aksa)
"awww,hahh ada darahh"(aku sangat kaget,mungkin ada yang robek)
"Tidak apa apa ini artinya aku adalah yang pertama"(aksa)
"Maksudnya?"
"Apa ini juga yang pertama untukmu?"(aku penasaran)
Tentu saja sayang,aku laki laki yang menghormati wanita,aku tidak pernah macam macam,bunda juga memperingatkan ku untuk tidak mempermainkan wanita"(aksa)
"sudahlah ayoo sini tidur"(aksa,meraih tubuhku)
"Tunggu aku mau pakai baju dulu"(aku meraih baju yang berserakan)
"Tidak usahhh "(aksa,membuang baju ku ke lantai)
kami pun tidur berpelukan tanpa sehelai baju di badan kami.
Dia sudah tertidur,tapi aku masih ingin menatap wajah nya,
Malam ini adalah malam yang tidak akan terlupakan,malam pertama ku dengan nya,suara ******* nya,tubuhnya yang menyentuh tubuhku sungguh membuat ku candu..
Tapii dalam pelukan nya aku merasakan hal yang tidak enak,bukan tentang keraguan akan perasaan nya padaku,tapi tentang hal lain,entah apa itu aku juga tidak tau,aku hanya berharap tidak terjadi apa apa.
"Aku sangat mencintaimu"(aku mencium bibir aksa sekali lagi sebelum tidur).