
Haiii nama ku Belle Anatasya, aku biasa dipanggil Belle, nama ku seperti princes disney bukann? hhii
aku seorang gadis 19 tahun yang tinggal hanya bersama ayah saja, aku dan ayah tinggal di sebuah rumah sederhana dan jauh dari kata mewah, kami adalah keluarga yang sederhana, saat ini aku baru lulus SMA, aku mau berkerja tapi sangat susah mencari perkerjaan saat ini.
Ayah ku adalah ayah hebat, dia menjadi ayah sekaligus ibu bagi ku, sejak kecil aku sudah ditinggal ibu yang pergi bersama pria lain karena ayah miskin,
ayah berkerja sebagai tukang kebun di suatu rumah mewah milik seorang CEO, ayah bilang CEO itu masih muda, tampan, tapi memiliki hati seperti batu dari gunung merapi.
Oh iyaa, aku akan segera berkuliah di salah satu universitas swasta aku mengambil jurisan design, awalnya aku tidak mau melanjutkan kuliah, tapi ayah terus saja memaksa, ayah bilang ayah sudah meminjam uang kepada tuan muda untuk biaya ku kuliah, dan aku benar-benar sangat sedih ayah berhutang demi aku agar aku bisa melanjutkan pendidikan ku, aku berjanji pada ayah bahwa aku akan bersungguh-sungguh dalam belajar supaya aku cepat lulus,berkerja dan menghasilkan banyakkkk sekali uang sehingga bisa membayar semua hutang ayah dan membahagiakan ayah.
Oh iyaa, cita-cita ku menjadi seorang perancang baju terkenal, Aku ingin memiliki butik yang terkenal, membuat baju rancangan ku sendiri dan baju rancangan ku bisa di pakai model terkenal di acara fashion show, hhe memang terlalu tinggi bukann?
Membahagiakan ayah bukan lagi cita-cita, tapi itu adalah prioritas utama dan keharusan bagi ku, aku sangat senang membaca buku, tapi aku lebih suka dongeng atau cerita fantasi, apalagi cerita tentang prince and princess, aku benar-benar sangat suka, tau tidak kenapa??
Yaa aku ingin seperti Putri-putri yang ada di cerita dongeng, meskipun berawal sedih tapi berakhir bahagia, setidaknya tak apalah jika aku harus menjadi seorang cinderella, berawal dari upik abu yang di persunting pangeran tampan dan bahagia selama nya. Tapiiii memang ada ya di dunia nyata seorang pangeran yang sempurna mencintai upik abu ? hahhaaa setinggi itulah imajinasi ku.
" hmmmm pagi yang sangat indah "
aku membuka jendela kamar ku di pagi hari dan seperti biasa aku mengerjakan perkerjaan rumah dan membuat sarapan dan bekal untuk ayah.
" Belle??"(Ayah)
" Selamat pagi ayah, tumben sekali ayah berangkat sepagi ini? "(Belle)
" Iya Bell hari ini ayah ada perkerjaan khusu belle, ayah harus membersihan kebun pribadi milik tuan muda, tapi nanti ayah akan pulang lebih cepat karna hari ini perkerjaan ayah hanya menyapu dan membersihkan bunga saja"(Ayah)
" Baiklah lebih baik ayah segera sarapan agar tidak terlambat"(Belle)
" Iya belle ayah juga sudah sangat lapar mencium bau masakan mu"(Ayah)
Setelah ayah pergi, aku segera pergi menuju Danau yang tidak jauh dari rumahku, yaaaa, pergi ke danau di pagi hari adalah rutinitas ku, aku selalu pergi kesana untuk membaca atau hanya sekedar berbicara dengan ikan yang ada di sana hhee.. , danau itu memang sepi jadi aku sangat nyaman berada di sana, membaca di bawah pohon rindang dengan di temani angin yang menyejukan, ikan-ikan kecil yang berenang, dan air danau yang bersih dan tenang, aku sangat suka.
Aku pun bergegas menuju danau, setelah tiba di danau aku langsung duduk di tempat favorit ku, di bawah pohon besar yang rindang, aku mengeluarkan buku untuk ku baca, aku membaca dengan damai dan tenang, sejenak aku berhenti membaca dan mengalihkan pandangan ku pada air danau yang begitu tenang,aku melihat-lihat sekitar, sungguh indah pemandangan nya.Tapi tiba-tiba aku mendengar suara seseorang berteriak.
"Bundaaaa, bundaaaa aku rinduu"(pria tidak di kenal)
aku melihat nya dengan jelas, Pria itu tinggi, putih, sangat tampan dan sempurna, aku mengira pria itu mungkin seorang pangeran yang tersesat.
Tapi tiba-tiba pria tersebut mendekat ke air dan lompat ke dalam air, yaa dia ingin mengakhiri hidup nya sendiri, dia tidak bisa berenang, apakah dia lebih miskin dari ku sehingga tak tahan dan ingin mengakhiri hidup nya sendiri, pikir ku.
Aku pun segera berlari menuju pria tersebut dan tanpa takut aku lompat ke dalam air, aku menolongnya yang sudah tenggelam dan tidak sadarkan diri, untung saja aku pandai berenang, aku berusaha berenang dan membawa nya ke pinggir danau.
Aku membaringkan nya, dia tidak bernafas, aku segera menekan-nekan dada nya dengan tangan ku tapi itu tidak berhasil, dia tidak juga bernafas, cara satu-satu nya untuk menyelamatkan nyawa nya dengan memberi nafas buatan untuknya, aku merasa ragu tapi aku takut dia akan mati, aku pun segera mendekat pada nya membuka mulut nya dan memberi nya nafas buatan untuknya, dan akhir nya dia pun bernapas dan air keluar dari mulut nya.
Dengan mata masih terpejam dia mengatakan bahwa dia masih ingin hidup dan belum mau mati, laluu kenapa lompat kedalam air kalau tidak mau mati, aku bergumam dalam hati.
tiba-tiba datang orang-orang yang memakai pakaian jas hitam seperti para pengawal kerajaan yang sering ku tonton di tv, mereka menghapiri pria yang tak sadarkan diri ini. Apa mungkin pria ini benar-benar pangeran, atau anggota keluarga kerajaan, aku berfikir sejenak. Aku segera menjauh dari pria tadi.
" Tuan mudaa, bangun tuan muda" ucap salah satu pria dengan wajah panik.
orang-orang tadi pun segera membawa pria yang tak sadarkan diri itu menuju mobil mewah yang berada tak jauh dari danau. Aku hanya bengong dengan tubuh dan pakaian basah seperti kucing kecebur air.
"Nona terima kasih telah menolong tuan muda ku"
ucap pria tadi dan langsung berlari menuju mobil.
Aku tidak sempat berbicara dan aku hanya bisa bengong karena aku sangat bingung kenapa ada orang yang ingin mengakhiri hidup tapi tidak mati seperti pria tadi. Aku pun langsung mengambil buku ku dan segera pulang dengan tubuh dan pakaian basah kuyup, aku harus lebih cepat supaya tidak keduluan oleh ayah, aku takut ayah khawatir dengan ku melihat aku basah kuyup seperti ini.