Beautiful Transfer Student And Smart Guy

Beautiful Transfer Student And Smart Guy
Siapakah Gadis Itu



Chapter 2


Setelah kuro mendengar pemberitahuan tersebut, kuro langsung melesat pergi ke ruang kepala sekolah.


**********


Di raung kepala sekolah.


Kuro: "Permisi pak, apa bapak memanggil saya ke sini?"


Pak kepsek:" Benar, kemarilah Nak Kuro masuklah".


Kuro: baik.


Disaat Kuro masuk, dia melihat sosok perempuan berambut putih yang sedang duduk di sofa dengan tatapan muka yang manis.


Kuro: "Apa dia ya, yang dibicarakan oleh siswa siswi yang di kantin tadi?" Berbicara di dalam hati.


Pak kepsek: "Duduklah Kuro ada yang ingin bicara kan dengan kamu."


Kuro: "Baik Pak."


Pak kepsek: "Sebenarnya bapak perlu bantuan kamu untuk membimbing anak bapak ini". sambil menunjuk ke perempuan tersebut.


Kuro: "Membimbingnya, memangnya kenapa pak?"


Pak kepsek mengela napas terlebih dahulu dan memberi isyarat ke perempuan itu untuk keluar sebentar, perempuan itu mengerti apa yang di maksud sama Pak kepsek dan langsung keluar ruangan. Kuro yang mengerti dengan sutuasinya bahwa pak kepsek mau berbicara 4 mata langsung menanyakan ini.


Kuro: "kenapa bapak ingin berbicara 4 mata dengan saya."


Pak Kepsek: "Langsung saja to the poin."


Kuro langsung memasang muka seriusnya terhadap pak Kepsek.


Pak Kepsek: "Bapak ingin kamu menjaga anak bapak disekolah ini, apa kamu bisa menjaganya?"


Kuro: "Kenapa harus saya yang menjaga anak bapak, bapak kan tau pas 1 tahun yang lalu itu?"


Pak Kepsek: "Anak itu tidak bisa menolak permintaan dari siapapun, bapak takut dia bakal dimanfaatkan oleh masyarakat yang tidak benar, makanya bapak perlu bantuan Nak Kuro."


Kuro: "Gimana ya pak saya kan orangnya gak pedulian ke orang lain, apalagi yang baru kenal."


Pak Kepsek: "Bapak mohon dengan sangat Nak Kuro sambil menumdukan kepalamya ke meja."


Kuro yang melihat itu merasa tidak tega dan hanya bilang “baiklah” dan pamit ke ke Kepsek.


Pak Kepsek: "Tungggu, tolong jaga baik baik anak bapak ya, bapak serahkan ke Nak Kuro ya, dia akan sekelas dengan Nak Kuro jadi bawa dia kelas ya."


Kuro mengganguk dan keluar ke dari ruang kepala sekolah


**********


Di Lorong sekolah


Kuro yang melihat anak perempuan tadi sekarang sedang menatap luar jendela.


Kuro: "Sedang apa kau disini pelajaran akan di mulai, ayo pergi ke kelas." Sambil berjalan ke kelas.


Perempuan itu hanya diam dan mulai berjalan mengikuti Kuro.


?????: "Ano apa kamu yang bernama Karagami Kuro?" gugup


Kuro: "Iya benar sekali, kalo namamu?


?????: "Eto Namaku Shiro, Karashina Shiro


Kuro: salam kenal Shiro


Shiro: Salam kenal juga Kuro. dibalas dengan senyuman manis



Kuro yang melihat senyuman manis dari shiro entah kenapa malah membuat dia diam, dan jantung berdetak dengan kencang.


Kuro: "Ada apa ini ko jantungku berdetak dengan kencang. Apa yang terjadi pada diriku setelah melihat senyum itu" Berbicara dalam pikiran.


Shiro: "E-ekh kamu kenapa Kuro?"


Kuro: "Gak papa, udalah mending kita percepat jalannya ke kelas."


Tampa sadar ternyata Kuro yang hendak berjalan sedang diliatin oleh banyak orang, Kuro yang melihat itu hendak berlari dari tatapan yang menurut dia tidak enak, tapi dia inget sedang berjalan bersama Shiro.


Kuro: "Ayo!!!" Sambil memengang Tangan Shiro


Shiro: "E- iyah. Sambil memasang muka malunya."


**********


Di kelas.


Sesampai di kelas ternyata murid murid sudah masuk termasuk dengan guru juga sudah ada di kelas.


Guru: "Silakan."


Kuro pun masuk dan di ikuti oleh shiro di belakangnya.


Siswa: "E-ekh siapa perempuan itu?"


Siswi: "Wow cantik sekali."


Guru: "Kuro duduk di bangkumu dan perempuan disitu perkenalkan dirimu."


Shiro: "Eto Namaku Karashina Shiro Se-salam kenal." Berbica gugup.


Tiba tiba siswa pada teriak “Salam Kenal Juga” dengan nada yang sangat keras terutama para Pria yang tiba tiba bersemangat, melihat kedatangan Shiro.


Guru: "Baiklah Shiro Silakan duduk di tempat yang kau suka."


Kuro: "Duduklah disampingku." Sambil menaruh tas yang tadi di kursi yang kosong di taruh ke bawah.


Shiro: "Bailah" sambil berjalan ke tempat duduk Kuro.


Seketika semua orang kaget termasuk Nobu dan Airi yang tidak percaya apa yang mereka dengar dari mulut Kuro


Siswa: "Apa aku salah dengar Kuro yang selalu acuh tiba tiba jadi baik gini." Sambil berbisik ke siswa/i lain.


Siswi: "Aku juga kaget tidak kusangka Kuro akan berbicara seperti itu".


Guru: "Oke semua diam pelajaran akan dimulai."


Pelajaran pun dimulai dengan tertib dan tidak ada masalah sama sekali, dan bell pun berbunyi menandakan jam istirahat. Para murid langsung medatangi Bangku Kuro dan Shiro.


Siswa: "Hey cantik mau main sama aku gak?"


Siswi: "Hey kita kenalan dulu yuk, aku yuri"


Dan masih banyak orang yang ingin bicara kepada Shiro, Kuro yang melihat itu langsung menarik tangan Shiro dan membawa keluar kelas. Nobu dan Airi langsung mengikuti Kuro dan shiro keluar kelas.


**********


Di lorong kelas.


Di perjalanan kuro masih memegang tangan Shiro sambil berjalan cepat.


Shiro: "E-ekh Kuro tanganmu"


Seketika Kuro terdiam dan melepaskan tangan Shiro



Kuro: "Maaf Shiro aku terbawa suasana tadi. Sambil membuang muka."


Shiro: "Iyah gak papa."


Kuro mundur beberapa langkah memberi ruang buat shiro, karna kuro melihat muka shiro yang mulai memerah karnanya. Tiba tiba muncul orang yang berlari dan ternyata itu Nobu dan Airi.


Nobu: "Hey kalian berdua kenapa malah keluar kelas."


Airi: "Iyah kenapa kalian keluar"


Kuro: "Pengen keluar aja."


Nobu: "Iyah keluar sih boleh tapi ko ngajak si shiro, jangan- jangan kalian itu sudah-"


Airi: "PACARAN dengan nada keras"


Tiba tiba murid yang mendengar itu langsung menoleh dan melihat Kuro dengan tatapan yang membuat kuro tidak enak melihatnya.


Kuro: "Ayo Shiro temenin aku ke kantin." Sambil memegang tangan Shiro


Nobu: "Kami juga ikut ya"


Kuro: "Jangan ikut ada hal penting yang ingin aku bicarakan ke Shiro."


Kuro langsung membawa Shiro pergi menuju kantin sekolah.


Nobu: "Apa yang terjadi pada Kuro tidak seperti biasanya"


Airi: "Iyah biasanya dia dingin ke orang baru kenal, tapi ko malah deket ya,"


Nobu: "Jangan-jangan Kuro menyukai Shiro"


Airi: "Bisa jadi sih, memang apa yang terjadi ya di ruang kepala sekolah?


Nobu: "Entalah."


Chapter 2 END


Beautiful transfer student and Smart guy