
Chapter 15
Setelah kejadian aneh dan tidak jelas tadi Shiro meminta maaf kepada Kuro, dan Shiro pun bertanya kepada Kuro apa yang terjadi tadi di toilet. Kuro pun menjelaskan semua yang terjadi dengan menjawabnya dengan malas.
Shiro : “Jadi begitu… Maaf merepotkanmu lagi ya.” Sambil menunduk meminta maaf
Kuro : “Tdak usah kau pikirkan, bagaimana perasaanmu sekarang?” Sambil kembali duduk di bangku yang tadinya di ambil.
Airi : “Hei Shiro ada apa denganmu? Apa kau sedang mengidap sebuah penyakit?”
Setelah mendengar omongan Airi tadi Nobu langsung menepuk pundak Airi dengan sangat keras.
Airi : “Auhhhh” Sambil melirik ke Nobu dengan tatapan marah.
Nobu langsung menatap Airi dengan tatapan tajam sambil menaruh tangan di bibirnya Airi, seperti member isyarat untuk diam saja, seketika Airi terdiam dan membuang mukanya.
Kuro : “Apa kau memang mengidap penyakit Shiro?”
Shiro : “Tidak ko, aku hanya lelah saja itu saja ko hehehehe” Sambil tersenyum.
Kuro hanya menghela napas seperti tidak ingin bicara lagi.
Nobu : “Hmmm… Shiro ini sudah sudah waktunya pulang dan UKS akan di tutup bagaimana jika kami mengatarkanmu pulang?”
Shiro : “Terima kasih, tapi aku pulang bersama ayahku saja, ayahku pasti ada di ruangannya.” Sambil bangun dari tempat tidurnya.
Nobu : “Baiklah kalau itu maumu, kami antar” Sambil berjalan keluar UKS di ikuti oleh Airi dan Kuro di
belakang.
Mereka pun pergi dari ruang UKS menuju ruang kepala Sekolah dan berjalan menusuri lorong.
***********
Di lorong Kelas
Mereka pun berjalan berpasang-pasang Nobu dan Airi di depan, sedangkan Kuro dan Shiro. Berjalan bersama tampa ada percakapan sama sekali, hingga beberapa saat Nobu dan Airi berhenti di depan papan pemberitahuan dan membaca sesuatu.
Nobu : “Hei Kuro apa kau sudah lihat brosur ini?”
Kuro : “Hmmm…. Oh sudah, memangnya kenapa?
Nobu : “Apa kau tertarik? Jika iya apa kau sudah menemukan pasanganmu?”
Kuro : “Entalah aku tidak tau orang yang kupilih mau atau tidak.” Sambil melirik ke Shiro
Tiba-tiba Shiro langsung membuang muka.
Shiro : “Ahhhh, Kenapa malah membahas ini aku jadi tidak enak terhadap Kuro.” Berbicara di dalam hati.
Kuro : “Memangnya kau ikut, jika iya siapa pasanganmu?”
Airi seketika menutup mukanya dengan tangan sambil tersenyum malu malu.
Kuro : “Ah sial!!! Ternyata sahabatku diam-diam menghanyutkan. -_-” Berbicara di dalam hati.
Nobu : “Oh ayolah Kuro masa muka tampan sepertimu tidak ada yang mau berdansa denganmu?” Sambil memasang muka sombong.
Kuro : “Tahan Kuro tahan emang begini kalau punya sahabat tidak ber-ahlak!!! -_-” Sambil menahan amarah.
Shiro : “Ayolah teman-teman kita pergi dari sini” Sambil berjalan duluan.
Nobu :”Hey tunggu kami!” Sambil berlari di ikuti Kuro dan Airi di belakang.
Mereka pun sampai ke ruang kepala sekolah dan pamit ke Kepala sekolah dan mereka pun pulang menuju rumah
masing-masing.
**********
Di rumah Kuro (Malam hari)
DRTTT DRTTT DRTTT DRTTT DRTTT Suara HP mode getar doang:v
Kuro : “Hmm… Shiro? Ada apa ya?
Kuro pun mengangkat telponnya.
Shiro : “Halo Kuro.”
Kuro : “Yah?”
Shiro : “Aku hanya ingin memberitahu kalau ajakan dansamu aku terima.
Kuro : “Benarkah? Bukannya keadaanmu sedang sakit?”
Shiro : “Aku baik-baik saja ko, atau kamu tidak mau berdansa denganku?.
Kuro : “Tentu saja aku mau! Bagaimana jika besok sesudah pulang sekolah kita latihan dansa?”
Shiro : “Baiklah, Sampai jumpa besok, dan selamat malam.
Kuro : “Yah, selamat malam.
Chapter 15 END
Beautiful Transfer Student And Smart Guy