Beautiful Transfer Student And Smart Guy

Beautiful Transfer Student And Smart Guy
Menjalani hidup seperti biasa



Chapter 10


Setelah Kuro mengantar Shiro pulang, Kuro pun kembali ke rumahnya dan langsung tidur di kasurnya yang empuk.


Di pagi yang cerah.


Kuro pun terbangun dan langsung bersiap-siap untuk mandi dan pergi ke sekolah, di saat ia memakai sepatu dan membuka pintu rumahnya datang Nobu yang sudah berdiri.



Kuro: “Kenapa kau datang sepagi ini, kita kan bisa bertemu di jalan.” Sambil menutup dan mengunci pintunya.


Nobu: “Ada yang ingin ku bicarakan dengan mu, ini sangat serius!” Sambil memsang muka seriusnya.


Kuro: “Hmm kenapa tiba-tiba? Lagipula kan aku harus berangkat dan menjaga Shiro di sekolah.


Nobu: “Hari ini tidak perlu, tadi sebelum kesini aku sudah bertemu dengan ayah Shiro, dan katanya Shiro tidak akan ke sekolah hari ini.”


Kuro: “Ohh yaudah kalau begitu, ayo berangkat.” Sambil berjalan.


Kuro dan Nobu pun langsung berangkat dengan jalan kaki, di saat di jalan Kuro langsung membuka percakapannya sambil berjalan.


Kuro: “Terus ada hal penting apa?”


Nobu: “Aku bertemu dengan dia!”


Seketika Kuro pun kaget.


Kuro: “Sejak kapan dia datang.” Sambil memasang muka serius ke Nobu.


Nobu: “Sejak aku selesai mengantar Airi dari rumahnya.”


Kuro: “Apa ada yang dia bicarakan ke padamu”


Nobu: “Dia hanya bilang ‘Jangan berpura-pura bodoh atau kau akan kehilangan orang yang kau sayang lagi’ dia hanya bilang begitu dan langsung pergi begitu saja.


Kuro hanya menghela napas.


Nobu: “Kuro aku tau kamu tidak ingin melakukannya karna terkait janji, tapi ‘dia’ Sudah kelewatan!!” Sambil menepuk pundak Kuro.


Kuro: “Aku tau kau kawatir padaku, tapi ini masalahku dengan ‘Dia’ dan tolong jangan ikut campur!!”


Nobu hanya menghela napas dan hanya mengatakan ‘Terserah padamu saja.’ Dan kembali berjalan bersama sampai ke sekolah.


**********


Sesampainya di lorong kelas ada Airi yang sedang berdiri di lorong kelas seperti menunggu seseorang.



Nobu: “Hai Airi. Sambil melambaikan tangannya.


Airi: “Hai, Oiya Kuro sini sebentar dong”


Nobu: “Aku di tinggal nih” Sambil memasang muka memelas.


Airi hanya mengedipkan matanya seperti memberi tanda terhadap Nobu, dan membawa Kuro pergi sedikit menjauh dari Nobu.


Kuro: “Ada apa? Sambil melipatkan tanganya di badannya.


Airi: “Di saat kamu masuk ke kelas tolong kamu menahan emosimu ya, aku mohon.dengan sangat.”


Kuro pun menghela napas beratnya.


Kuro: “Pasti ‘Dia’ membuat semua kelas melakukan hal yang aneh-aneh lagi.


Kuro pun langsung berjalan menuju ke kelasnya, di saat kuro membuka pintu kelasnya.


BOMM, Sekotak pekakas tiba-tiba jatuh ke kepala Kuro dengan sangat keras hingga membuat Kuro jatuh, Para Siswa dan Siswi di kelas mempertawakan dia dengan senang hati.


Nobu: “Kuro kau tidak apa-apa” Sambil membangunkan Kuro.


Kuro: “Aku tidak apa-apa” Sambil mengusap-usap kepalanya


Kuro pun berdiri dan menatap para murid dengan tatapan marah, dia berjalan ke para murid-murid yang ada di kelasnya, sambil melihat tangan para murid laki-laki seketika Kuro melihat sebuah goresan di telapak tangan salah satu murid laki-laki. Kuro pun berjalan ke murid tersebut dengan tatapan marah, sedangkan Nobu dan Airi hanya melihat dan medoakan semoga yang akan di pukuli Kuro tersebut tidak terluka parah.


Kuro: “Kau kan pelakunya.” Sambil berdiri tegak ke murid tersebut.


Murid tersebut hanya melihat tatapan Kuro dan memukul kepala Kuro, akan tetapi di tahan oleh tangan Kuro.


Nobu&Airi: “Semoga laki-laki itu baik-baik saja.” Berbicara di dalam hati.


Kuro pun memukul Murid laki-laki itu di bagian pipimya yang membuat Murid laki-laki itu jatuh.


Guru pun datang dan melihat kejadian tersebut dan menyuruh Kuro menghadap ke kepala sekolah, di ikuti oleh Nobu, Airi dan siswa yang terluka di belakangnya.


Chapter 10 END


Beautiful Transfer Student And Smart Guy