
" *maafin Hana kak, coba aja Hana menerima itu pasti kakak ga akan seperti ini"
" bukan salah kamu Han*" ucap Bimo
" iya Han ini bukan salah kamu lagian yang membatalkan perjodohan ini Dady sendiri " ucap Atmadja yang membuat Hana berhenti menangis dan menoleh kearah Atmadja
" ternyata Abimanyu hanya ingin menjebak keluarga kita agar bisnis Dady bangkrut, makanya disaat itu juga Dady langsung membatalkan perjodohan kalian " ucap Atmadja
" Dady tau dari mana?" tanya Hana a
" Dady tau sendiri, jadi waktu itu..." ucap Atmadja sambil menceritakan semuanya
Flashback On
Di Ruang Keluarga sudah ada Bimo Tania Rika dan juga Atmadja berkumpul membahas soal perjodohan antara Dewa dan juga Hana dimana Rika selaku istri Bimo menolak tentang perjodohan ini karena ia tahu bagaimana kelakuan Bimo di sekolah, Rika bekerja di sekolah tempat Hana dulu menjabat sebagai guru BK, jadi Rika tau seperti apa watak dari Dewa ini.
" aku ga setuju kak, bagaimana bisa kakak menjodohkan Hana dengan lelaki tidak bermoral seperti Dewa " ucap Rika
" kakak tidak akan menjodohkan Hana kalau bukan ada janji dari salah satu pihak keluarga Rika " ucap Atmadja membenarkan perjodohan ini
" aku juga tidak setuju bg " ucap Bimo
" aku tidak setuju dad melihat Hana yang sudah lama mengurung diri dikamar membuat aku menolak perjodohan ini" ucap mama Tania
" baiklah karena kalian tidak ada yang setuju aku yang akan melakukan perjodohan ini sendiri!" ucap Atmadja lalu meninggalkan ruang keluarga
" dad " teriak mama tania
" keras kepala sekali abgku"
" sabar kak kita cari jalan keluar ya" ucap Rika menenangkan Tania
Disisi lain di ruang kerja milik Abimanyu sedang membicarakan tentang perjodohan ini kepada sang istri dan juga ank nya
" gimana pa? udah berhasil menipu keluarga Kusuma?" tanya Anita ibu dari dewa dan istri Abimanyu
" sudah ma kita tinggal tunggu konfirmasi dari Kusuma saja"
Mendengar ucapan yang menipu keluarga Kusuma membuat seseorang yang tadi berjalan melewati ruangan tersebut pun berhenti dan langsung merekam suara tersebut dibalik ruangan kerja Abimanyu.
" setelah perjodohan ini terjadi kamu dewa harus bisa membuat Hana memberikan semua aset penting milik keluarganya itu, dan setelah itu kita akan mengubah data' tersebut menjadi milik keluarga Abimanyu dan kita akan menjadi sekaya Kusuma dan Kusuma akan bangkrut hahaha" tawanya
" baik pa, tapi gimana kalau Hana menolak perjodohan ini?" tanya dewa
" *kamu tenang saja Kusuma tidak akan melanggar janjinya "
" dan kalau sampai aku yang jatuh cinta*?" tanya dewa
" bodoh kamu, jangan sampai kamu yang jatuh cinta, mengerti!" bentak Abimanyu
" ouh iya pa motif apa papa sampai mau membuat keluarga Kusuma bangkrut padahal beliau baik banget" ucap Anita
Setelah cukup dengan rekamannya akhirnya lelaki yang merekam pembicaraan mereka pun langsung meninggalkan tempat tersebut dan memberikan hal itu kepada Atmadja. Tanpa membuang waktu lelaki tersebut langsung menuju ke perusahaan Atmadja
" permisi ada yang bisa saya bantu " ucap resepsionis
" *saya ingin bertemu dengan pak Atmadja Kusuma"
" apakah anda sudah membuat janji?"
" belum tapi anda silahkan menelepon nya dan bilang bahwa putra Wicaksono ingin menemuinya"
" ouh baik pak tunggu sebentar*"
Wanita tersebut pun menelpon Atmadja dan segera mengijinkan lelaki tersebut masuk.
" *permisi pak "
" eh Gibran masuk nak, kamu mau ngomong apa"
" ini om saya ingin menunjukkan ini ke om*"
Ucap Gibran sembari memberi bukti video kepada Atmadja
Atmadja pun menyimak dan menyaksikan betapa bodohnya dia telah percaya kepada munafik seperti itu, ia pun langsung memutuskan untuk tidak menjodohkan Hana lagi dengan dewa.
" *makasih nak, kalau bukan karna kamu mungkin kebangkrutan saya sudah ada di depan mata"
" sama sama om, saya membantu karna oom sahabat dari ayah saya kalau begitu saya permisi om "
" baik nak terimakasih*"
Gibran pun keluar meninggalkan ruangan milik Atmadja ia belum mengetahui siapa putri yang akan Atmadja jodohkan kepada dewa tetapi ia tau bahwasanya dengan membantu keluarga tersebut akan menunda kebangkrutan milik Atmadja serta milik ayahnya, karena sebagian aset perusahaan ayahnya tersebut milik perusahaan Kusuma sendiri.
Setelah Gibran pergi Atmadja langsung membuat pertemuan dengan Abimanyu untuk membahas perjodohan hal ini, Atmadja pergi meninggalkan ruangannya menuju cafetaria untuk bertemu dengan abimanyu, Atmadja sendiri di dampingi oleh 3 bodyguard nya agar melindunginya sewaktu-waktu Abimanyu mengkhianati nya. Tidak membutuhkan waktu yang lama Atmadja pun sampai dan sudah melihat keberadaan Abimanyu.
" *waduh Atmadja repot sekali kamu harus membawa 3 bodyguard haha "
" silahkan duduk* " lanjut Abimanyu
" saya sangat tidak ingin berbasa-basi, perjodohan ini saya batalkan dan perjanjian kontrak kerja saya batalkan, dikoper ini mempunyai uang 1m agar bisa membungkam mulutmu yang kotor itu!" tegas Atmadja
" *apa-apaan ini, kenapa bisa kamu membatalkan nya padahal sudah ada perjanjian, dan kamu pikir apa aku semurah itu dengan kau memberi uang senilai 1m?"
" kau pikir aku tidak tau semua rencana dan kebusukan mu!? "
" enyah lah dari kantorku dan ambil uang itu tinggalkan kota ini*!" lanjutnya
Abimanyu tersontak kaget karena hal itu bisa bocor hingga membuatnya kehilangan kantor yang sudah ia impikan selama ini, ia tau bahwa kantor itu milik Atmadja ia hanya meneruskan nya saja. Abimanyu segera bangkit dari duduknya lalu mengambil koper tersebut dan meninggalkan cafe itu
" ingat Atmadja putra ku tidak akan tinggal diam!"