AMANDA & RASHYA Falling In Love

AMANDA & RASHYA Falling In Love
[EPISODE EKSTRA] Misteri Kelas (Last)



“Amanda tante ingin cerita tapi rasanya itu akan tante membuat merasa bersalah pada teman tante karna ini berawal dari ulah tante.” Ungkap tante sheila.


“Berawal saat di kelas tante dan Nadin ingin memainkan sebuah permainan memanggil hantu meenggunakan jalangkung kami bermain di malam hari saat suasana kelas sepi saat itu Nadin berubah pikiran dia tidak ingin memainkan permainan tersebut takut terjadi apa-apa dan setelah dia memberitahu alasannya dia ternyata bisa melihat sesuatu yang tidak kasat mata saat itu tante hanya peduli pada ego tante kami lanjut memainkan permainan memanggil arwah setelah itu Nadin terasuki arwah itu tante mencoba mengusir arwah tersebut dengan setenaga mungkin akhirnya Nadin sadar setelah beberapa hari kemudian Nadin bersikap aneh dia selalu teriak ketakutan sampai akhirnya teman-teman di kelas menjauhinya Nadin tidak tahan akhirnya dia mengakhiri hidupnya dnegan bunuh diri saat mendengar kematian Nadin tante merasa sangat bersalah tapi semuanya terlambat. Setelah tante melahirkan Stefani entah ini takdir atau karma Stefani lahir berkebutuhan khusus dia bisa melihat sesuatu yang tidak kasat mata, Stefani selalu menangis dia selalu diganggu tante tidak tega melihat Stefani yang terlalu kecil mengalami hal itu, dia tidak punya teman dia dianggap aneh maka itu tante ingin melindunginya.”


Mendengar hal ini aku paham alasan sebenarnya Stefani seorang indigo dan misteri kelas akhirnya terungkap ini awalnya bermula dari tante sheila. Aku langsung menemui Stefani ke kamarnya diantar oleh tante sheila, kami terkejut Stefani tidak ada di kamarnya.


“Tante Stefani pergi kemana!!?” Kagetku.


TOK TOK TOK TOK....


“SIAPA???”


“Aku Stefani temannya Adi apakah ada di dalam?”




“Daritadi tante kunci kamarnya Stefani dan gak mungkin Stefani lewat dari arah pintu apa mungkin dia lewat jendela!!”


DRTT...DRTT...DRTT..


Bunyi dering telepon ku berbunyi tenyata yang menghubungiku adalah Rina menanyakan keberadaan Stefani.


“Amanda lu tau gak Stefani ada dimana!??


“Loh Rin justru gua ama tante sheila lagi nyariin Stefani gaada di kamarnya.!” Jawabku yang justru menanyakan balik.


“Hah serius berarti Stefani lagi bareng Adi sekarang.”


“Hah apa maksud lu kenapa bisa sama Adi?” Tanyaku.


“Jadi gini loh tadi mamanya Adi nelpon gua dia nanya ke gua apa Adi kerumah gua karna tadi Adi didatengin Stefani mereka alesannya mau ke rumah gua tapi aneh aja masa Stefani kelayapan malam-malam pasti gaakan di izinin sama tantte sheila maka itu gua nelpon lu.”


“Hah bahaya banget ini pasti gak salah lagi Rin lu ke sekolah sekarang hubungin Deddy nanti gua nyusul!!” Perintahku pada Rina.


“Hah kok ke sekolah sihh apa hubungannya?”


“Udah cepetan lu telepon Deddy sekarang gua ada firasat buruk pada mereka berdua!!”


“Oke gua langsung otw!!”


“Tante kita harus sekolah sekarang kayaknya Stefani kerasukan arwah teman Tante!!” Perintahku yang segera bergegas.




Sementara suasana diantara Stefani dan Adi...


“Katanya lu mau gua nurutin apa kata gua biar gua maafin kesalahan lu itu..”


“Yah tapi gak gini juga Fan kita bisa dengan cara yang lain lohh..” Adi yang ketakutan.


“TAPI INI SAATNYA MEMBALAS APA YANG KAMU LAKUKAN HIHIHIHI!!!”


“FAN LEPASIN GUA FAN TOLONG SESEORANG TOLONG...!!!!! Adi berteriak dengan keadaan di cekik oleh Stefani.


Aku dan tante sheila segera bergegas menuju ke sekolah aku takut ada sesuatu buang terjadi pada mereka berdua dan aku yakin Stefani sedang kerasukan. Sialnya kendaraan yang kami tumpangi mendadak mogok mau tidak mau aku dan tante sheila lari sekencang-kencangnya, aku hampir tertabrak oleh mobil hitam dan aku terkejut pemilik mobil itu adalah Rahsya.


“Pak-pak Rashya!!!?” Kejutku.


“Amanda kamu gapapa maafkan saya hampir nabrak kamu!?” Ucap Rashya dengan panik.


“Pak Rashya aku mohon tolong antarkan kita berdua menuju ke sekolah ku!!” Mohonku pada Rashya.


“Cepat masuk kedalam mobil!!!” Setuju Rashya


Kami bertiga menaiki mobil tersebut akhirnya kami sampai aku Rashya dan Tante Sheila berpencar mencari Stefani, setelahnya aku mencari kemana-mana aku teringat kelas yang teman tante sheila bunuh diri sampai akhirnya aku melihat Adi dicekik oleh Stefani.


“FAN SADAR TOLONG LEPASIN ADI KASIAN DIA TOLONG GUA MOHON!!” Teriakku dengan memohon.


“ANAK INI HARUS MATI KARENA DIA TELAH MEMAKSA MEMAINKAN PERMAINAN YANG AKU BENCI SEBAIKNYA KAU TIDAK USAH IKUT CAMPUR!!!”


“AKU AKAN IKUT CAMPUR KALO MENYANGKUT DENGAN TEMAN-TEMAN KU!!” Tegasku.


Hantu itu mencekik ku dengan badan Stefani disitu aku mencoba melepaskan cekikan itu dan Rashya melihatku mencoba melepaskan cekikan Stefani dan melemparkan badan Stefani.


“AMANDA KAMU GAPAPA KAN!!!” Teriak Rashya.


Stefani bangun lalu mencekik Adi kembali kali ini kekuatan sungguh kuat dan tidak ada yang mampu melepaskan nya.


“NADIN TOLONG JANGAN KAMU LAMPIASKAN PADA ANAK-ANAK YANG TIDAK BERSALAH AKU TAU INI SALAHKU AKU MINTA MAAF KARNA ULAH KU KAMU JADI BEGINI TOLONG JANGAN BALASKAN DEMDAM MU PADA ANAK-ANAK INI TERMASUK ANAKKU DAN KAU TAU KAU INGIN MEMBALAS DENDAM PADAKU MAKA ITU CEKIK LAH AKU.” Tante Sheila memasrahkan diri.


“BAIK JIKA ITU MAU MU AKU AKAN MEMBUAT HIDUPMU MENDERITA!!”


Saat Hantu itu akan mencekik tante Stefani...


“NADIN TOLONG HENTIKAN!!!”


“Jika kamu terus-menerus begini kamu begitu banyak menyimpan dendam-demdam mu itu sehingga kamu tidak akan hidup tenang tolong jangan seperti ini kamu ingin hidup bahagia kan aku juga begitu aku disini hidup bahagia bersama orang lain yang aku cintai sebetulnya aku masih berharap jika andai kata kamu hidup aku lebih bahagia sekarang pasti aku sudah menikah denganmu, jika kamu ingin bahagia tolong lepaskan dendam mu itu dan pergilah dengan tenang.”


Ternyata itu Pak Rasyid kekasih lama hantu itu, pak rasyid mencoba membujuk hantu itu sampai akhirnya hantu itu jadi luluh. Stefani sadar tante sheila sangat sedih terharu lalu Deddy dan Rina datang bersama pak rasyid tadi begitu juga orangtuanya Adi. Rashya memegang erat tanganku dia telah menyelamatkan ku tadi saat aku dicekik dan akhirnya teror ini berakhir.


Masalah itu akhirnya berakhir teror demi teror sudah hilang akhirnya kelas aman dan semua teman-teman masuk kembali Stefani juga kembali masuk sekolah.


Jadi yang bisa diambil dari cerita ku ini jangan keras kepala terhadap apa yang kita inginkan namun itu bisa merugikan orang lain maka itu jangan memainkan benda-benda yang aneh juga dan akibatnya kita juga yang merasakan imbasnya.