
Halo perkenalkan nama aku Amanda Dwi Asrih, saat ini aku merupakan ibu tangga dengan 2 anak. Aku mau berbagi cerita dan pengalaman ku saat SMA dan kisah cinta pertama ku saat bersama suami ku dan juga kisah dimana aku harus berjuang keras mulai dari aku hamil tanpa seorang suami aku harus bekerja tulang banting demi anakku dan ending kehidupan ku memang sangat butuh perjuangan dan akhirnya aku bisa menikmati hasil yang luar biasa dari kerja keras yang aku alami.
Namun sebelum masuk ke ceritanya aku mau cerita keadaan kami sekarang, kami banyak berubah sikap kami yang sebelumnya kekanakan kanakan sekarang kami sudah dewasa karena sudah jadi orang tua dengan 2 anak. Anak kami yang pertama sekarang sudah menginjak usia 5 tahun, Aku masih kasihan terhadap anakku yang pertama ini kami hidup susah saat itu anakku yang pertama ini masih dalam keadaan terlalu kecil untuk menghadapi situasi sulit, sementara aku bekerja keras banting tulang untuk demi anakku agar nantinya saat dia dewasa tidak hidup susah seperti aku.
Aku tahu Tuhan tidak akan pernah tidur akhirnya suamiku Rashya kembali ke pelukan ku, Rashya memang sudah berjanji akan selalu ada bersama ku, akhirnya nasib anakku kembali lebih baik, dia akhirnya bisa bertemu dengan sesosok ayah yang selama ini dia cari.
Kami menikah saat itu dan memulai kehidupan baru dengan Rahsya membangun kembali toko kue dari awal. Aku sempat membantu Rashya dalam pembukaan toko kue ini, sampai akhirnya kita mulai bangkit bisa berhasil membuka cabang-cabang toko kue. Kehidupan kami sukses, lalu aku melahirkan anak kedua ku ini berkah dan rezeki kami berdua. Dan Rashya benar benar menepati janjinya aku bersyukur memiliki Rashya sesosok suami bertanggung jawab penuh. Aku ingin menceritakan tentang suamiku Rashya.
Namanya Rashya Ghiffari Nasution, yah bisa dikatakan dia merupakan suamiku sekarang. Gak disangka sangka seorang pria tampan dan kaya dan juga dia agak galak (tapi sampai sekarang juga) dulu aku melihat dia hatiku semakin terpikat karna memang takdir menemukan kita saat itu. Oke kita mulai cerita tentang latar belakang dan sikap suami ku Rashya saat zaman kami muda.
Rashya merupakan anak tunggal dari keluarga Nasution. Keluarganya ini merupakan pembisnis sekaligus CEO usaha makanan-makanan, maka dari itu Rashya merupakan salah satu CEO dari cabang toko kue. Rashya satu satunya anak yang bisa diandalkan oleh ayahnya bisa dilihat dia dididik keras sehingga membuat sikapnya jadi tegas dan galak.
Pendidikan Rasyha ini terbilang cukup besar. Saat SD SMP SMA dia sekolah khusus terbilang elit anak orkay (orang kaya) nah saat lulus SMA dia kuliah di Jerman mengambil jurusan Economies of Business. Dia menghabiskan waktu di Jerman selama 4 tahun lalu kembali ke Indonesia dan membuka cabang toko kue bernama ‘Home Sweet Cake Shop’ dia sekaligus bertugas sebagai CEO dan pemegang saham.
Kehidupan Rasyha memang dipenuhi oleh bisnis dan bisnis tapi dia gak pernah mengalami hal yang belum pernah dia dirasakan seperti kehidupan asmaranya. Sehingga membuatnya menjadi cuek namun pada saat itu takdir mempertemukan kita.
Aku yang saat itu masih SMA dan sedikit agak gatel dan bucin terhadap cowok melihat Rashya rasanya tuh aku ingin banget memilikinya dan gak peduli mau dia tua atau apalah, secara aku pengen banget Rashya itu merupakan cinta pertama ku. Walau yaa sebenernya aku ini belum pernah pacaran, and i want Rashya falling in love with me.
Nah ini cerita awal pertemuan aku dan Rashya dan yaa aku masih gak menyangka bahwa aku ini merupakan istrinya. Awal pertemuan kami...