
Malamnya kami bertiga menuju ke Kelas...
“Amanda kanunu gila yaa masa kita bertiga sihh.” Gerutu Deddy yang terlihat menggigil.
“Tau lu gua aja ampe merinding kalo bukan karna Stefani gua gamau.” Gerutu Rina juga.
“Sttt kalian bisa diem gak sih nanti ketahuan satpam bisa-bisa kita di usir nanti terus dilaporin!” Tegasku yang terlihat kesal.
“Tapi kenapa mesti malam juga siang juga bisa kali?” Tanya Rina.
“Justru itu kalo siangnya jadi gak fokus ketambah kita nanti diawasin ama guru-guru! Jelasku pada mereka berdua yang bersikeras.
“Udah dong jangan debat terus akika udah gak kuat mau pulang bete dechhh..” Gerutu Deddy.
Kami menyelidiki barang-barang lama yang ada di kelas kebetulan juga ada lemari yang menyimpan barang-barang lama dari alumni-alumni sebelumnya, kami membuka lemari lalu Rina menemukan sesuatu ternyata ada sebuah jalangkung yang tersimpan di lemari itu.
“AHHHRHGH guys ini ada jalangkung!!!” Rina melemparkan jalangkung tersebut.
“Amanda ayo kita pulang aja gua udah gak tahan disini Amanda ayo kita pulang hik..hik..hik..” Isak Rina yang sudah ketakutan.
“Amanda sebaiknya kita pulang aja kasian Rina termasuk akika juga ayoo Amanda akika mohon.” Mohon Deddy.
Aku tidak tega melihat mereka akhirnya penyelidikan ini pun tertunda, tapi misteri jalangkung ini yang ada di lemari itu aku akan tanyakan pada wali kelas saat besok siang.
Saat siang besoknya saat aku menuju kelas tak ku sangka kelas sepi dan tidak ada yang masuk hari ini teman-teman kelas trauma atas kejadian kemarin juga termasuk Deddy dan Rina yang terlihat semalam mereka ketakutan melihat jalangkung. Wali kelas kami pun datang ke kelas kebetulan juga ada yang ingin aku tanyakan.
“Loh ini murid-murid disini pada kemana kok kamu sendiri yang masuk hari ini?” Tanya Pak Genu wali kelas dikelas ku.
“Sepertinya mereka trauma pak?” Jawabku.
“Hah maksud kamu apa gimana saya gak ngerti apa yang kamu omongin Amanda coba jelaskan?” Tanya Pak Genu.
“Bapak ada yang ingin aku sampaikan saat kemarin teman-teman di teror oleh penghuni yang tak kasat mata, kami semua dibawa ke alam mahluk itu sehingga semua orang yang ada di luar tidak mendengarkan kami berteriak, kami dikunci di dalam hingga kami di lempar kursi dan meja akibatnya Adi yang jadi korbannya.” Ungkapku yang sebenarnya.
“Gak mungkin mustahil mana ada hantu yang meneror siang-siang jangan main-main sama saya!!” Tangkas Pak Genu.
“Pak tolong ini memang mustahil bagi bapak tapi bagi kami itu nyata kalo kami main-main kami semua ada disini tapi yang lain tidak ada disini semuanya trauma pak tolong percaya pak?!” Tuturku dengan tegas.
“Apa yang kalian lakukan sehingga penyebabnya jadi begini??” Tanya Pak Genu.
“Dua hari yang lalu kami bermain permainan yang sedang tren yaitu Charlie Challenge memang itu permainan memanggil arwah awalnya kami hanya main-main karna tidak terjadi apa-apa dan tidak kami sangka itu benar-benar terjadi jadi kami kena imbasnya.” Jelasku dengan menceritakan kejadian 2 hari yang lalu.
“Jadi karna itu kalian diteror kalian ini benar-benar bagaimana kalo ini terjadi terus bisa-bisa saya di tegur sama kepala sekolah!!.” Pak Genu terlihat emosi.
“Hah tidak mungkin ini kan tidak mungkin!!” Pak Genu terlihat cemas dan ketakutan.
“Pak tolong kasih tau apa yang terjadi pak tolong ini demi menyelamatkan teman saya pak!!” Mohonku.
“Tapi saya tidak bisa kasih tau ini rahasia sekolah beberapa tahun yang lalu jadi saya harus menyembunyikannya!!” Tegas pak genu.
“Aku mohon kasih tahu yang sebenarnya biar masalah ini tidak terulang lagi pak, aku mohon!!”
“Sebaiknya kamu temui pak rasyid beliau adalah alumni sekolah ini dan beliau juga melamar sebagai guru disini dan kebetulan juga beliau merupakan teman yang siswi korban 19 tahun yang lalu.
Setelah itu aku bergegas menuju ke ruangan guru dan temui Pak Rasyid aku langsung menanyakan kebenaran yang dikatakan Pak Genu.
“Permisi Pak Rasyid ada hal yang ingin saya sampaikan?” Salamku pada pak rasyid.
“Amanda ada apa silahkan duduk.” Ucap pak rasyid mempersilahkan ku duduk.
“Apa bapak tau soal kejadian 19 tahun yang lalu?” Tanyaku pada pak rasyid.
“Hah kenapa kamu tiba-tiba tanyakan soal itu?” Pak rasyid yang terlihat kaget
“Tolong pak aku mohon bapak tolong katakan apa yang sebenarnya yang terjadi?! Mohonku.
“Amanda kejadian 19 tahun yang lalu sebenarnya ada seorang siswi bernama Nadin dia merupakan wanita yang bapak sayang kami jadian saat masa SMA tapi tiba-tiba dia meninggal karna bunuh diri di dekat jendela kelas, sebelum meninggal dia bertingkah aneh dia suka berteriak ketakutan akhirnya dia tidak sanggup dan mengakhiri hidupnya dan saya tidak tahu penyebab dia menjadi seperti itu?” Ungkap pak rasyid yang sebenarnya.
“Apa bapak mengenal teman terdekat dia?” “
“Yah dia berteman dekat dengan salah satu siswi di kelasnya namanya SHEILA.” Jelas pak rasyid.
TOK TOK TOK TOK...
“Tante Sheila permisi Tante Sheila....”
“Ada apa Amanda tante sudah bilang jangan jenguk Stephani dulu!!” Bentak tante sheila.
“Justru ini ada kaitannya dengan tante kan?” Ujar ku pada tante sheila.
“Aku tau penyebab tante begitu obsesi melindungi Stefani untuk saat ini karna tante melindungi Stefani dari segala hal-hal yang mistis seperti kejadian sahabat tante yang bernama Nadin.” Ungkap ku.
“Darimana kamu tau Amanda tentang Nadin?!” Tanya tante sheila yang terlihat terkejut.
“Tante tolong jelaskan yang sebenarnya apa yang terjadi pada teman tante yang bernama Nadin?!” Tanyaku dengan tegas.