adriel

adriel
bab 1



renia(nia) dan adriel(el) menikah karna dijodohkan orang tua mereka. mereka sama-sama tidak mencintai.



adriel poldi



renia azalea


selesai pesta pernikahan el mengajak nia untuk langsung pulang kemansion nya.


"nia,,ini kamar kamu dan ini kamar aku"ucap el menunjuk kamar, nia mengangguk


"dan satu lagi,jangan pernah kamu ikut campur urusan pribadi ku" tegas el menatap nia


"masih ada persyaratan nya?, kalau tidak ada aku mau istirahat" ucap nia menutup pintu kasar


"kurang ajar,berani sekali dia" gumam el


didalam kamar nia merasa kesal mendengar ucapan el


"dia pikir aku senang dengan pernikahan ini, ya tuhan dosa apa aku bisa menikah dengan laki-laki menyebalkan ini" nia mondar mandir sambil memicit dahi


setelah meluapkan kekesalan nya nia kekamar mandi membersihkan diri


nia menuruni anak tangga,ia melihat el berjalan keluar


"mau kemana dia"gumam nia melihat el


"malam non"ucap bik nani


"malam juga bik"nia tersenyum ramah


"nona mau makan malam sekarang,biar bibik siapkan" ucap bik nani


"eng. .engak usah bik, biar nia sendiri aja" ucap nia


"tuan gak ikut makan malam non"tanya bik nani


"gak bik, nia lihat dia pergi keluar"ucap nia sambil menyantap makanan


"sabar ya non,bibik tau nona dan tuan terpaksa menikah,dan malam ini tuan pasti menemui non mona" ucap bik nani


"mona?. ."nia membulatkan mata nya


"mona itu pacar nya tuan non, tapi bibik gak suka sama non mona, belum apa-apa dia sudah seperti nyonya dirumah ini" ucap bik nani panjang lebar


"iya non, sering nginap malahan" ucap bik nani


"uhuk uhuk. .nginap?. .berdua dirumah ini"nia kesedak kaget dan menarok gelas diatas meja


"iya non, bibik permisi dulu ya non"ucap bik ina pergi kebelakang


selesai makan nia masuk kekamar nya


"astaga,apa yang telah mereka berdua lakukan dirumah ini,bisa-bisa nya papa menjodohkan ku sama laki-laki seperti ini" batin nia mengingat ucapan bik nani


hari sudah pagi, nia bersiap-siap untuk berangkat kerja, saat tiba dihalaman ia tidak melihat mobil el,tapi ia tidak memperdulikan, ia masuk mobil dan melajukan mobil.


el pulang dengan membawa mona kemansion nya.


"apa dia sudah pulang?"gumam nia membuka mobil


nia masuk kemansion, ketika ia mau menaiki anak tangga ia mendengar suara aneh dikamar tamu dekat tangga.


"aah aah aah"suara dari kamar


"suara apa itu,"nia mendekati kamar lalu memutar gagang pintu


"aaaaaaaaaa"teriak nia, kaget melihat dua lawan jenis tanpa memakai busana.nia reflek menutup pintu


saat mendengar teriakan nia el langsung memakai celana pendek dan keluar dari kamar


"mau apa kamu"bentak el


nia diam, ia bergidik geli melihat el cuma memakai celana pendek. nia berlari menaiki anak tangga.


"tunggu" teriak el, nia terus menaiki tangga tanpa mendengar ucapan el


"berhenti" el mengejar nia, tiba diatas el menarik tanggan nia yang hendak masuk kamar


"apa-apaan kamu,lepas gak"bentak nia


"kamu belum menjawab pertanyaan ku,mau apa kamu masuk kekamar tadi" ucap el


"a a aku"ucap nia terbata


"iya kamu,siapa lagi kalau bukan kamu" bental el


"aku mendengar suara menjijikan dari kalian" ucap nia sambil melepaskan tangan nya dari genggaman el,ia masuk kekamar menutup pintu dengan kasar


"suara menjijikan"gumam el yang masih mematung