
...selamat membaca...
1 Tahun kemudian...
Aku dan radit tengah berada di sebuah coffeshop untuk mengerjakan tugas bersama. Hal seperti ini selalu kami lakukan karena tugas kami memang sama dan radit selalu saja mengajakku mengerjakan tugas bersama. Lihatlah dua orang tak paham pelajaran mengerjakan bersama, bagaimana nantinya ipk tahun pertama?
"Gilang masuk sosmed kampus ganteng hahaha"ucap radit sembari menunjukan foto gilang di salah satu akun sosial media universitas gilang dengan embel-embel tampan.
"Saingan lo makin banyak cin"sambung radit sembari tertawa
Aku lantas membuka akun tersebut dan melihat banyaknya komentar dari perempuan-perempuan yang memuji gilang.
"Ck! Kaya gak pernah liat orang cakep aja"ucapku kesal
"sana sering-sering samperin ke bandung, biar gilang masih inget sama lo"ucap radit
"Ya ingetlah! Dia udah janji sama gue"ucapku
"Cewe cewe di kampus nya cantik-cantik loh hahaha"ucap radit
"Cakepan gue lah!"ucapku kesal
Itu kan sudah jelas!
*****
Kamar cindy
Sejak tadi aku menelpon gilang namun belum ia angkat juga, biasanya jika sore hari seperti ini gilang akan menelpon ku dan kami akan melakukan panggilan video.
"Ck! Lama"gerutuku
Ting...
Aku menoleh pada ponselku dan melihat panggilan dari gilang. Aku tersenyum sumringah lalu mengambil ponselku dan menjawab panggilan videonya
"Haiii gilang!!!"ucapku ceria yang di balas kekehan oleh gilang
"Hai"ucapnya
"Maaf ya lama, aku baru sampai di kos an"sambung gilang
"Ohh oke gak masalah"ucapku
"Mmm gimana kuliah kamu?"tanyaku
"Baik baik aja sejauh ini, gimana kuliah kamu?"tanya gilang
"Ya gitu deh gajelas, akibat satu peer group sama si radit jadinya ga jelas"ucapku
"Belajar yang bener biar bisa lulus tepat waktu"ucap gilang
"Aku udah mulai sumatif* nih"sambung gilang
*sumatif \= semacam UAS jika di prodi lain
**formatif \= ujian sebelum sumatif
"Wihh semangatt yaaa semoga nilainya memuaskan"ucap ku pada gilang
"Aku mau ke tempat kamu gilang sabtu ini"sambungku
"Gausah, nanti kamu kerepotan"ucap gilang
"Ihhh gpp! Aku mau kesana, aku kangen ketemu kamu"ucapku
"Fakultas aku buka kuliah besar untuk umum, kalau kamu mau ikut boleh tuh"ucap gilang
"Ihh mau banget! Nanti aku langsung daftar, kirimin ya link pendaftarannya"ucapku
"Oke"ucap gilang
Pembicaraan kami pun lalu berlanjut mengenai hal lainnya hingga malam hari.
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
1 minggu kemudian
Aku sedang berada di perjalanan menuju kampus gilang, aku sedikit kerepotan mencari tempat parkir karena aku tidak paham betul mengenai gedung-gedung disini.
Hingga akhirnya menemukan tempat parkir yang memang cukup jauu dari gedung fakultas gilang.
Sebenarnya kuliah umum tersebut dimulai masih siang nanti namun aku akan membuat kejutan untuk gilang sebelumnya.
Aku bertanya-tanya pada orang orang disana dimana kantin fakultas tersebut karena disaat jam seperti ini, gilang berkata ini adalah waktu istirahatnya.
"Cindy!"panggil seseorang yang membuatku menoleh
Aku mengernyitkan dahi melihat laki-laki yang memanggilku. Siapa dia?
Ia berjalan ke arahku dengan senyum sumringahnya.
"Lupa ya? Hahaha"ucapnya sembari tertawa
"Hehehe iya, siapa ya? Tapi gue gak asing sama wajah lo"ucap ku
Ia menggulung lengan bajunya dan menujukan bekas jahitan di lengannya. Aku membulatkan mata, apa dia...?
"Cowo yang waktu itu lo hajar pas fight di deket rumah lo"ucapnya sembari terkekeh
"Yaampun! Hahaha sorry sorry yaaa"ucapku sembari tertawa
"Santai ajaaa, lagian gue juga yang brengsek waktu itu. Gue yang harusnya minta maaf sama lo"ucapnya
"Lo kuliah disini, san?"tanyaku
"Iyaa, calon dokter nih"jawabnya
"Wow!! Tahun ke 2 donh berarti?"tanyaku
"Iyaa hehehe"jawabnya
"By the way, lo ngapain disini? Kuliah disini juga?"tanyanya
"Mau ketemu cowo gue, kalau gue kuliah di jakarta "jawabku
"Oh dia anak fk juga?"tanya arsan
"Iyaa maba"jawabnya
"Eh mau ke kantin lo dong"ucapku
"Ayoo gue anterin, gue mau makan juga soalnya"ucap arsan sembari berjalan bersama ku menuju kantin
Sesampainya di kantin, aku dan arsan duduk di sebuah meja yang ternyata tak jauh denhan gilang. Aku dapat melihatnya namun... dia tengah makan berdua dengan seorang wanita
"Ngeliatin siapa sih? Cowo ganteng itu?"tanya arsan
"Ehh ehmm iya"jawabku
"Udah punya pacar"ucap arsan
"Iya gue tau"jawabku
"Tuh pacarnya, mereka sering makan bareng. Udah gitu sama-sama pinter"ucap arsan yang membuatku membulatkan mata
"Gimana maksud lo? Pacarnya cewe yang di depannya?"tanyaku tak percaya
"Iyaaa. Semua orang tau itu hahaha kenapa? Patah hati ya? Iyaa cin semua cewe disini juga patah hati"ucap arsan sembari tertawa kecil
"Beneran pacaran atau hanya gosip?"tanyaku
"Semua orang sih ngomongnya gitu"jawab arsan
Aku memandangi gilang dan perempuan itu hingga akhirnya perempuan itu pergi dan berjalan ke arah kami.
"Habis pacaran?"tanya arsan
"Hahaha apasih"jawabnya sembari tertawa malu
Ck! Ingin ku hajar saja wajahnya
"Mmm ini temen lo?"tanya perempuan tersebut
"Kenalin ini cindy temen smp gue, dan cindy kenalin ini hana"ucap arsan memperkenalkan kami
"Hai cindy"sapa hana ramah padaku
Aku hanya menatapnya sinis lalu melihat ke arah lain. Hana sedikit terkejut melihat sikapku lalu kembali membicarakan sesuatu dengan arsan dan pergi meninggalkan kami.
Jika benar ia dekat dengan gilang, sudah seharusnya dia berkenalan denganku terlebih dahulu dan akan kuberikan sedikit edukasi padanya.
Aku mengambil tas ku dan berjalan menghampiri hana di sebuah taman fakultasnya.
"Hana!"panggilku padanya yang membuatnya menoleh dan berhenti berjalan
"Eh iya kenapa cindy?"tanyanya
"Apa hubungan lo sama gilang?"tanyaku to the point yang membuatnya mengernyitkan dahi
"Mmmm kita temenan"jawabnya
"Gausah lebih ya! Gue peringatin lo"ucapku mengancam
"Sorry, lo siapa ya?"tanyanya
Munafik! Sudah dua perempuan yang ku kick off menjauh dari hubungan ku dan gilang, jadi menghadapi wanita seperti ini adalah hal mudah bagikuz
"Tanya aja ke gilang, gue ini siapa"ucapku lalu meninggalkan hana dan berjalan menuju gilang
Aku langsung duduk di kursi depan gilang hingga ia sedikit terkejut dengan kedatanganku.
Oh my god! Setahun tidak mengawasinyaa dan dia sudah dekat dengan perempuan lain, ck!
"Kamu kok gak bilang kalau datang lebih awal?"tanya gilang
"Kenapa?"tanyaku
"Biar aku bisa ngajak kamu keliling kampus dulu"jawab gilang
"Gak tertarik, lebih tertarik sama berita hot couple di sini"ucapku
"Hot couple gimana?"tanya gilang dengan eksresi wajah bingung
"Gilang dan hana"jawabku santai yang membuat gilang membulatkan matanya
"Kenapa diem?"tanyaku sembari menertawai gilang
"Itu cuma gosip, aku dan hana gak ada apa-apa kita sering bareng karena ada di kelompok yang sama untuk praktik"jawab gilang
"Anggota Kelompoknya berdua aja?"tanyaku
"Ada 5 orang"jawab gilang
"Tapi deketnya cuma sama hana"ucapku
"Enggak cin, aku sama dia cuma urusan kuliah"ucap gilang
"Tapi sering bareng, makan bareng, jalan bareng. Duhhh hot couple banget yaaa"ucapku meledek
"Aku akan lebih jaga jarak sama dia"ucap gilang
"Percaya aja sama aku, gausah ngomongin hal ini lagi"sambungnya
"Aku udah gaminat disini"ucapku
"Kenapa? Kamu baru sampai"ucap gilang
"Auranya pengen marah terus, tapi gamungkin bisa soalnya ini bukan wilayahku"ucapku lalu pergi membawa tas ku meninggalkan gilang
"Cindy tunggu dulu"ucap gilang
"Apa?"tanyaku
Akh! Aku mencoba baik berada disini! Aku tidak tahan, ingin rasanya ku hajar perempuan tadi juga gilang.
"Aku akan bawa kamu ketemu sama hana, biar semuanya clear bahwa aku sama dia gak ada apa-apa"ucap gilang sembari menggandengku ke sebuah tempat
Lebih tepatnya di taman, tempat tadi aku bertemu dengan hana.
"Hana"panggil gilang pada hana hingga membuatnya menoleh. Ia menatap kami berdua dengan kebingungan
"Kitaa ketemu lagi..."ucap hana padaku
"Kalian udah ketemu?"tanya gilang
"Iyaa tadi pas aku tanya ke dia hubungan kalian dia malah malu-malu, kenapa sih? Hubungan kalian apa?"tanyaku
"Ehhh enggak kok"jawab hana dengan cepat untuk menyangkal
"Hana, kita gak ada apa apa kan"ucap gilang yang membuat hana sedikit bingung
"Maksudnya?"tanya hana
"Kita gak ada hubungan apapun kan berbeda dari gosip yang sering ada di kampus"ucap gilang
"Aku juga berpikir gosip kaya gitu justru merugikan untuk aku, aku merasa kita terlalu dekat belakangan ini. Kamu juga bersedia kan untuk lebih jaga jarak satu sama lain? Karena aku gasuka dengan gosip yang beredar di kampus tentang kita"sambung gilang lugas
Aku melihat raut wajah hana yang sedikit kecewa
"Aku pikir selama ini kita...."ucap hana yang terpotong oleh ucapan gilang
"Saya harap kamu bisa mengerti ya hana"ucap gilang memotong pembicaraan hana
Hana lalu menatapku dan kemudian menatap gilang kembali
"Dia siapa kamu gilang?"tanya hana dengan nada hati-hati
"Tunangan saya"jawab gilang yang membuatku menoleh padanya
Hana menampilkan raut wajah terkejutnya
"Ooh.... kalian akan menikah muda ya?"tanya hana
"Iyaa! Gue lagi hamil juga"ucapku frontal yang membuat gilang dan hana terkejut bukan main
"Kamu akan punya anak gilang?"tanya hana
"Iya! Udah ya jangan banyak nanya!"ucapku
"Sorry ya kalau tau gilang sudah punya tunangan bahkan akan punya anak, aku sudah pasti lebih dulu bersikap untuk jaga jarak dengan gilang supaya gosip kaya gini gak ada"ucap hana
"Hm"jawabku singkat lalu menarik tangan gilang meninggalkan hana
"Kamu kenapa bilang kalau kamu hamil?"tanya gilang
"Gak masalah kali! Kamu gak akan di D.O juga"jawab ku
"Yaa itu kan bohong"ucap gilang
"Kata siapa bohong?"tanyaku yang membuat gilang membulatkan mata
"Demi apapun aku gak pernah having *** sama kamu"ucap gilang
"Yaudah ayo! Biar terjadi beneran"ucapku yang di balas dengusan oleh gilang
bersambung
love you all