![[ZEROLINE] End'E Draking](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-zeroline--end-e-draking.webp)
End’e Draking tersadar dan dia telah berada di suatu ruangan yang sangat gelap dan berbau busuk disekitar ruangan tersebut.
Kedua tangannya terikat oleh tali yang ikatannya sangat kuat dan ketebalan sangat tebal. Tidak mungkin, bisa dilepaskan semudah itu. Dan mulutnya juga ditutupi oleh lakban, supaya dia tidak bisa berteriak.
Tiba-tiba ada tiga orang didepan hadapannya yang sambil tersenyum kearahnya dan mengucapkan selamat datang kepadanya.
“Selamat datang di tempat kami, anak kecil bodoh....!” -Si Pencuri 2
Karena ada tiga pencuri dan dia tidak tahu siapa nama mereka. Jadi Si Pencuri 1, Si Pencuri 2, dan Si Pencuri 3. Si Pencuri 2 dan 1 memakai topeng yang sama sedangkan Si Pencuri 3 memakai topeng berwarna berbeda.
“Oh.. maafkan kami, kami menutup mulut kalian, supaya kalian tidak bisa berteriak dan meminta tolong siapapun.” -Si Pencuri 2
Kata kalian tersebut membuat End’e Draking mengarah kepalanya kearah samping kanan dan ternyata ada seorang gadis kecil yang seukurannya.
“Oh, ya. Kami membawa kalian ke sini untuk mendapatkan sesuatu yang sangat berharga yaitu...” -Si Pencuri 2
Sepertinya ada tujuan lain mereka mencuri dua anak itu. Yang tidak lagi adalah...
“Uang!”
Mereka langsung bersorak dengan gembira.
Dan Si Pencuri 3 mendatangi ke End’e Draking dan gadis kecil yang disampingnya.
“Hai, anak-anak bodoh! Jika kamu ingin keluar dari sini, bolehkah aku memberitahu namamu.” -Si Pencuri 3
Dia membuka lakban yang menutupi mulut dua anak tersebut dan ingin jawaban yang enak didengarnya.
“Aku tidak akan memberitahu namaku kepada seorang penjahat sepertimu” -Gadis
Gadis kecil itu menolak untuk memberitahu namanya. Tapi berbeda dengan End’e Draking yang polosnya ingin memberitahu namanya, tetapi sebelum itu.
“Apakah kalian berjanji melepaskan aku jika aku memberitahu namaku kepada kalian?” -End’e Draking
End’e Draking bertanya apakah mereka benar-benar akan berjanji kepadanya untuk melepaskan dirinya jika dia memberitahu namanya kepada mereka.
“Iya, kami akan melepaskan kamu jika kamu memberitahu namamu.” -Si Penculik 3
Si Penculik 3 mengatakan dia akan melepaskan mereka jika mereka memberitahu nama mereka kepadanya.
“Baiklah, namaku adalah....” -End’e Draking
Ketika ingin memberitahu namanya kepada kelompok pencuri tersebut, Kakinya diinjak oleh gadis kecil disampingnya.
“Bodoh! Apakah kamu tidak lihat muka mereka, mereka hanya ingin mendapatkan uang dari hasil menangkap kita berdua?” -Gadis
Gadis kecil itu memberitahu kalau kelompok penjahat tersebut hanya ingin uang dari hasil menangkap mereka berdua saja.
“Habis itu???” -End’e Draking
End’e Draking terlihat bingung, dan sepertinya dia tidak tahu apa yang dikatakan oleh Gadis ddisampingnya itu.
“Dasar bodoh! Sudah kukatakan mereka hanya ingin dari kita....” -Gadis
Si Penculik 3 itu menutup mulut gadis itu lagi.
“Jangan dengarkannya. Jika kamu mendengarkan anak bodoh itu, kamu tidak akan kami lepaskan sampai kamu memberitahu namamu kepada kami semua.” -Si Pencuri 3
Gadis itu yang mulutnya ditutupi oleh lakban berusaha mengatakan sesuatu kepada End’e Draking.
End’e Draking tidak tahu apa yang dikatakan oleh Gadis disampingnya itu, karena dia tidak mengerti apa yang dikatakan atau diisyaratkan.
“Tuan, kami menemukan sesuatu yang luar biasa. Kita akan bisa menjadi milyader.” -Si Pencuri 1
Sepertinya Si Pencuri 1 memiliki informasi yang cukup bagus didengar oleh Si Pencuri 3.
Ketika melihat informasi yang didapat oleh rekannya itu, Si Pencuri 3 tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.
“Aku tidak sangka, seseorang yang mempunyai hubungan dengan kerajaan dunia bisa tertangkap oleh kami Para Penjahat kecil ini. Dan aku sudah tahu namamu itu.” -Si Pencuri 3
Si Pencuri 3 memperlihatkan senyuman yang sangat mengerikan ketika dia mengetahui kalau anak yang ditangkapnya adalah orang yang mempunyai hubungan dengan kerajaan dunia.
“Dan namamu itu adalah Star Light.” -Si Pencuri 3
Si Pencuri 3 berhasil mengetahui nama Gadis itu dari informasi yang didapat oleh rekannya itu.
Lalu Si Pencuri 3 menghadap wajahnya kearah End’e Draking, karena dia ingin mengetahui nama anak itu.
“Sekarang giliran kamu memberitahu namamu. Setelah itu, kami akan melepas kalian berdua. Kami berjanji.” -Si Pencuri 3
Si Pencuri mengatakan kepada End’e Draking sambil tersenyum yang cukup menakutkan.
End’e Draking adalah seorang anak yang tidak tahu apa-apa dan hanya ingin melakukan eksperimen saja. Oleh karena itu dengan polosnya, dia memberitahu namanya kepada Kelompok Penjahat tersebut.
Ketika mendengar namanya itu, Kelompok Penjahat tersebut terlihat merinding dan ketakutan.
“Jangan bohong kepada kami! Kamu tidak boleh menggunakan nama itu di sini.” -Si Pencuri 3
Si Pencuri 3 sangat kesal tapi tubuhnya gemetaran. Dan lalu dia memegang pundak End’e Draking dan memegangnya sangat keras.
“Jika kamu berbohong kepada kami, kami tidak akan melepaskan kamu di sini dan membiarkan kamu menjadi kutu batu.” -Si Pencuri 3
“Dan kamu tahu betapa menakutkannya jika kamu mengatakan namamu itu kepada kami.” -Si Pencuri 2
Dua pencuri tersebut memarahi End’e Draking, tapi mereka sangat gemetaran.
End’e Draking tidak tahu apa yang dikatakan itu benar atau salah, tetapi namanya itu diberikan oleh orangtuanya.
“Tapi tuan itu adalah nama asliku. Mana mungkin, seorang anak kecil akan berbohong kepada orang lebih tua dariku.” -End’e Draking
Mendengar perkataan dari End’e Draking itu, Kelompok Penjahat itu berbincang lagi.
“Hai, Tuan. Yang dikatakan oleh anak itu ada benarnya juga.” -Si Pencuri 2
“Memang benar, seorang anak tidak boleh berbohong kepada orang yang lebih tua darinya. Dan itu sudah ada di tata aturan kehidupan.” -Si Pencuri 3
“Tapi kita tidak boleh percaya begitu saja kepada anak itu. Masalahnya adalah dia mengatakan nama yang tidak boleh diganggu sama sekali.” -Si Pencuri 2
“Bagaimana dengan begini. Kita akan membuatnya terus berkata jujur sampai tidak ada kebohongan di mulutnya.” -Si Pencuri 1
“Jika kita terus berbicara sampai panjang lebar, Para Prajurit Kerajaan Dunia pasti akan menemukan kita di sini. Sebab kita juga mencuri seorang anak yang berhubungan dengan kerajaan dunia.” -Si Pencuri 3
“Jadi kita percaya saja dengan apa yang dikatakan oleh anak kecil itu.” -Si Pencuri 1
“Tidak apa-apa, tapi selanjutnya kita harus mendapatkan uang dari mereka .” -Si Pencuri 3
Setelah berbincang, mereka bertanya kepada salah satu dari anak yang dicuri mereka.
“Baiklah, dari kamu sebutkan nomor telepon kamu!” -Si Pencuri 3
Si Pencuri 3 meminta kepada Star Light memberitahu nomor teleponnya.
“Aku tidak akan memberitahu nomor teleponku. Dan lihat saja, kalian semua akan ditangkap oleh Prajurit Kerajaan Dunia.” -Star Light
Star Light, dia tidak akan memberitahu nomor teleponnya dan dia akan menunggu Para Prajurit Kerajaan Dunia menyelamatkannya dari kelompok Penjahat tersebut.
Si Pencuri 3 marah dan lalu menutup mulut Gadis itu dengan tangannya sambil mengancam gadis kecil itu.
“Beraninya kau berkata yang tidak pantas untuk anak kecil sepertimu. Para Prajurit Kerajaan Dunia tidak akan pernah mengetahui lokasi kami di sini.” -Si Pencuri 3
Star Light membuka mulutnya dan lalu menggigit tangan penjaga tersebut.
“Kamu memang tidak bisa diam.” -Si Pencuri 3
Tangannya terkena gigitan dari gadis itu. Si Pencuri 3 sangat marah dan dia menutup mulut Gadis itu lagi dengan lakban dan matanya juga ditutupi oleh lakban juga.
“Rasakan, sekarang kamu tidak akan mengetahui apa-apa lagi.” -Si Pencuri 3
Lalu Si Pencuri 3 menghadap wajahnya kearah End’e Draking dan bertanya hal sama.
“Sekarang giliran kamu, apakah kamu mempunyai nomor telepon?” -Si Pencuri 3
Si Pencuri 3 berusaha mendapatkan nomor telepon dari anak kecil itu.
“Nomor telepon? Sepertinya kami tidak mempunyai nomor telepon.” -End’e Draking
Setahu End’e Draking, di rumahnya tidak ada telepon.
“Jika kamu tidak punya nomor telepon, bagaimana cara kamu menelpon orang yang lokasinya jauh darimu?” -Si Pencuri 3
Si Pencuri 3 bertanya tentang nomor telepon, apakah dia mempunyai nomor telepon.
“Kenapa aku harus menelpon seseorang? Aku saja hanya mempunyai seorang kakak perempuan.” -End’e Draking
“Kalau begitu siapakah nama kakak kamu dan dimana kalian tinggal sekarang?” -Si Pencuri 3
Si Pencuri 3 bertanya nama kakaknya End’e Draking dan mereka tinggal dimana.
“Nama kakakku, sepertinya aku lupa. Dan aku tinggal di wilayah perumahan Draking.” -End’e Draking
End’e Draking sangat jujur dan terus terang menjawab pertanyaan itu. Dan kenapa dia tidak tahu tentang nama kakaknya karena ada sebuah alasan yang sangat buruk untuk diingat olehnya.
Mereka Para Kelompok Pencuri berkumpul lagi. Dan mulai berdiskusi sekali lagi tentang anak lelaki yang mereka tangkap.