![[ZEROLINE] End'E Draking](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/-zeroline--end-e-draking.webp)
Namanya End’d Draking, dia adalah orang yang suka menyendiri dari masyarakat sekitarnya. Dia juga tidak masuk ke sekolah. Dua hal itu tidak akan pernah dilakukannya, karena sebab tertentu.
Suatu hari,dia keluar dari rumahnya untuk mencari seseorang yang akan menjadi percobaannya dalam penelitian tentang menyalin kekuatan berbeda.
Dia tinggal dalam kawasan perumahan khusus untuk sukunya. Dikelilingi oleh dinding yang sangat tinggi dan sangat tebal, tetapi perumahan di dalam kawasan tersebut sangat besar.
Dalam satu keluarga diperbolehkan memiliki sebuah rumah besar dan jika ada salah satu memiliki keluarga lain maka dia harus mencari rumah untuk keluarganya.
Beda dengan lain, perumahan tersebut tidak akan dikenakan pajak dan biaya apapun. Menurut pemerintah kerajaan, maka mereka akan terlibat dalam masalah sangat besar.
Walaupun kawasan perumahan tersebut lumayan besar, tetapi jarang ada orang yang lewat. Kebanyakan orang akan bekerja atau bersekolah ataupun melakukan kegiatan sosial diluar kawasan.
Sebab itulah, dia harus mencari orang yang dijadikan percobaan untuknya diluar dari kawasan perumahannya.
Akan tetapi, dia tidak ingin berjalan jauh menuju gerbang masuk. Perjalanan menuju ke gerbang mungkin hanya beberapa menit saja, tetapi dia tidak boleh berjalan lebih jauh lagi.
Maka dia harus meminjam sebuah kendaraan tetangganya. Kendaraan yang harus dipinjamnya sesuai dengan kebutuhannya saja.
Dia menuju ke salah satu rumah yang memiliki banyak sepeda yang diperbolehkan dipinjamkan oleh siapapun, tetapi harus dibalikin secepatnya. Jika tidak akan dibawa ke hukum. Itu yang tertulis di papannya.
Sebelum dia meminjam sebuah sepeda, dia menulis namanya di atas kertas yang telah disiapkan oleh peminjam tersebut.
Setelah itu, dia bisa menggunakan sepeda tersebut dan bergerak menuju ke gerbang yang jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 200 m saja.
Sebenarnya orang yang meminjamkan beberapa sepedanya kepada orang lain, dia adalah orang yang cukup populer dan sekarang sedang bekerja diluar kawasan.
Butuh waktu tidak terlalu lama, dia telah sampai di sana. Kemudian dia dihampiri oleh dua orang penjaga yang menahannya dan bertanya kepadanya.
Dua orang perjaga tersebut ialah C1 dan R4.
“End’e Draking, anda mau kemana sekarang?” -C1
C1 bertanya kepada End’e Draking.
“Saya hanya ingin berjalan-jalan seperti biasa.” -End’e Draking
End'e Draking sedikit berbohong kepada mereka berdua. Jika dia ketahuan melakukan sesuatu yang berbahaya,dia akan dipenjara.
“Berjalan-jalan. Sungguh saya tidak tahu anda akan keluar hanya untuk jalan-jalan sampai keluar kawasan perumahan.” -C1
End’e Draking sedikit gemetaran, karena pernyataan tersebut.
“C1 berkata benar. Anda tidak akan keluar, jika ada sesuatu yang tidak beres diri anda.”-R4
End’e Draking harus mencoba sedikit berbohong lagi untuk mendapatkan kepercayaan dan diperbolehkan keluar.
“Kalian, janganlah begitu!” -End’e Draking
End’e Draking tidak ingin mereka berdua mengatakan pernyataan yang benar adanya.
“End’e Draking, jika anda ingin keluar, maka perlihatkan lambang keluargamu terlebih dahulu.” -C1
End’e Draking memperlihatkan lambang keluarganya yang berada di lengan sebelah kirinya.
Lambang keluarga hanya dimiliki oleh sukunya saja. Dengan adanya lambang tersebut, maka mereka mengetahui dia dari keluarga mana.
Lambang keluarga yang dimiliki oleh End’e Draking bertuliskan dan dilambangkan ¹⁴Al
Setelah diperlihatkan lambang keluarganya tersebut, dia dipersilahkan keluar dari kawasan perumahan khusus tersebut.
“Baiklah, anda boleh keluar dari sini. Tapi dengan syarat tertentu seperti biasanya, jika anda melakukan sesuatu hal aneh maka kami semua akan memasukkan anda ke penjara anak-anak.” -C1
“Baik.”
Dia pernah masuk kedalam penjara anak-anak tersebut sudah lima kali. Penyebabnya adalah dia sering melakukan kesalahan yang umumnya dilakukan oleh anak-anak tetapi melebihi sedikit kenakalan tersebut.
Dia bergerak menuju ke suatu tempat yang kemungkinan tempat tersebut ada sebuah keramaian dan banyak orang yang berkunjung di sana. Tempat tersebut tidak lain adalah Taman kota.
Taman Kota adalah salah satu tujuan utamanya untuk mencari kemampuan orang yang akan diujikan didalam penelitian menyalin kemampuan orang lain. Jaraknya tidak terlalu jauh, tetapi akan membuatnya kelelahan.
Setelah keluar dari kawasan perumahan khusus tersebut, dia harus melewati perkotaan yang cukup besar dan seperti kota umumnya pasti banyak kendaraan yang berlalu-lalang.
Dan musuh utamanya adalah Para Pengawas. Para Pengawas adalah orang-orang yang cukup berbahaya, karena mereka akan mencatat beberapa anak-anak yang tidak bersekolah atau bolos.
Anak-anak yang tidak bersekolah tidak boleh ke perkotaan dan hanya diperbolehkan di kawasan perumahan, dan anak-anak yang bolos dan menuju kedua tempat tersebut maka akan dikenakan denda atau dipenjara.
Hukuman cukup berat dan berbahaya bagi anak-anak. Makanya dia sangat berhati-hati dalam perjalanannya menuju ke Taman kota.
Pada saat bergerak menuju ke Taman kota yang jaraknya tinggal sedikit lagi, tiba-tiba dia melihat seseorang yang membawa sebuah buku besar. Diperkirakan orang tersebut adalah Sang Pengawas yang berbahaya tersebut.
Karena sedikit ketakutan, dia mencoba bersembunyi di lorong antara dua toko. Dan juga sambil melihat Sang Pengawas yang berada tidak jauh darinya dan Taman kota.
Dia juga iseng menggunakan Kemampuan Mytic [Penilaian] untuk mengetahui kemampuan milik Sang Pengawas tersebut.
Dikhawatirkan jika Sang Pengawas tersebut memiliki Kemampuan yang dapat mendeteksi seseorang dengan area, atau kemampuan yang dapat menghilangkan diri dari penglihatan seseorang. Dua dari segala hal yang ditakutkan olehnya.
Tapi dia tidak menyadari kalau ada seseorang yang berada tepat dibelakangnya sambil memegang karung besar. Sepertinya orang tersebut akan menangkapnya.
Ketika orang tersebut ingin menangkapnya, dia langsung sadar dan menghindari jebakan yang terlalu mudah tersebut.
“Kenapa kau menghindari? Sini biar aku bisa memiliki kemampuanmu tersebut.”
Orang tersebut ingin kemampuan yang dimiliki olehnya.
“Sttss... Jika kau berkata keras, maka aku akan ketahuan dan kamu juga akan ketahuan.” -End’e Draking
Dengan polosnya, End’e Draking memberitahu tentang Sang Pengawas tersebut kepada seseorang yang ingin menangkapnya.
“Oh...!”
Sepertinya orang tersebut ingin melakukan sesuatu yang buruk.
“Hai, ada anak...”
End’e Draking langsung menutup mulut orang tersebut dan memalingkan kepalanya kearah Sang Pengawas. Tapi End’e Draking ditipu dan lalu ditangkap oleh Orang tersebut.
Didalam karung yang sangat besar tersebut tersimpan bahan yang dapat membuat seseorang tertidur dan tidak akan bisa terbangun untuk beberapa lama. End’e Draking tidak sengaja menghirup bau tersebut dan kemudian tertidur sambil mendengkur dengan keras.
Orang tersebut sadar kalau End’e Draking mendengkur sangat keras. Jadi dia menutup mulut End’e Draking dengan selotip yang agak besar. Dengan begitu suara dengkuran tersebut tidak akan muncul.
“Hari ini Tuan akan sangat senang jika dia mengetahui aku mendapatkan sesuatu yang berharga untuknya.”
Si penculik tersebut membawa End’e Draking dalam karungnya dan berlari dengan senyuman yang bergembira di wajahnya tersebut.
Sang Pengawas yang sedikit mencurigai suatu tempat, dan lalu dia tidak menemukan siapapun di sana. Tempat tersebut adalah tempat End’e Draking diculik.
“Apakah telingaku bermasalah lagi, ya?” -Sang Pengawas.