
Di lorong sekolah terlihat seorang laki laki sedang menjerat seorang gadis dengan ketampanannya. Dia menatap gadis itu lekat lekat seakan gadis itu hanya miliknya seorang. Karena dia menggap gadis itu miliknya, jadi tidak ada siapapun yang boleh menyentuh ataupun mengambil apa yang sudah dia anggap sebagai miliknya itu.
Meskipun tidak dengan gadis manis yang saat ini berada depannya.
Tangan besar pria itu mengunci dirinya dari kedua sisi. Seperti penjara tangan pria tampan. Dia merasa seperti kelinci menghadapi singa yang kelaparan. Meskipun saat ini bisa dibilang sang singa jatuh cinta dengan sang kelinci. Gadis itu merasa risih dengan pria tampan didepannya.
Dia tidak bisa kemana mana karena pria didepannya ini tidak akan membiarkannya lari. Sama seperti singa yang tidak akan membiarkan mangsanya lepas. Dia akan terus mengejarnya hingga ia mendapatkannya.
Mungkin jika itu gadis lain yang diperlakukan seperti ini mereka akan klepek klepek seperti ikan di darat. Karena pria didepannya ini memiliki paras yang rupawan dan idola para gadis di sekolah. Meskipun pria tampan itu terkenal akan sikapnya yang brandal tapi anehnya banyak gadis yang diam diam mengidolakan dirinya.
Tapi tidak dengan gadis yang satu ini. Dia menganggap jika dia merasa tak pantas dengan pria yang ada didepannya. Baginya, pria itu terlalu sempurna untuknya. Dia hanya gadis biasa yang memiliki kehidupan yang biasa pula. Karena dia biasa jadi gadis itu pikir dia juga mungkin akan mendapatkan pacar yang biasa juga untuknya.
Tapi saat ini didepannya berdiri pria tampan idola seluruh sekolah. Meskipun dia tidak menyangka kalau yang dia dapatkan adalah pria tampan dan pria tampan itu saat ini bisa dibilang sedang jatuh cinta pada pada gadis manis didepannya.
Tidak…
Bagaimana bisa itu dibilang cinta padahal mereka baru bertemu saat ini?
Benar, saat ini mereka baru bertemu dan pria tampan itu langsung memenjarakan gadis manis itu dengan tangannya. Pria tampan itu mendekatkan kepalanya ke dekat wajah gadis itu. Napafnya berhembus dengan sangat teratur. Bibirnya yang seksi seperti akan mengucapkan sesuatu pada gadis manis yang saat ini sedang canggung di buatnya.
Bagaimana tidak canggung, ada pria tampan didepannya saat ini. Ditambah lagi mereka baru pertama kali bertemu di sekolah dan belum saling mengenal satu sama lain. Tapi bagaimana bisa pria tampan itu tiba tiba menarik tangan gadis manis itu ke dalam penjara tangannya.
Dan kata pertama yang dia ucapkan saat ini adalah…
Gila
Kata yang benar benar tidak disangka dan tidak diduga dari mulut pria itu. Dia mengatakan menikah dengan sangat mudah untuk diucapkan.
"Hah? lo gila, ya?" ujar gadis itu kaget saat mendengar pria didepannya mengajak untuk menikah. Siapa yang tidak akan kaget ketika seorang gadis biasa diajak menikah oleh seorang pria tidak dikenal. Yang ada mungkin pria itu sakit jiwa.
Tahun ini, bulan ini, minggu ini, hari ini, gadis manis bernama Gisela Kiana telah mendapat ajakan menikah oleh seorang pria tampan yang misterius. "Gue gak kenal lo, gue nggak mau nikah sama cowok yang nggak gue kenal!?" ujar Gisel kesal.
"Nama gue Farel, Farel Malik Ardinata… Sekarang, lo mau nikah?" Pria itu sepertinya tidak mengenal kata menyerah dalam hidupnya.
...~~~...
...To be contined...
...-...
...-...
...-...
...I hope you like it!?...