zavira & oswold

zavira & oswold
Z&O bab 8



Mata indah Zavira menatap atas pelafon kamar nya.fikiran nya menerawang pada kejadian tadi pagi dikediaman Batama.


Bola mata berwarna kecolatan itu melirik kearah jam dinding dikamar nya pukul 20.35 wib .itu berarti sekrang di London pukul 01.38 siang.


Zavira yang tadinya sedang berbaring telentang ,kini ia setengah duduk menyandar kan tubuhnya .


Diraih nya benda elektronik berbentuk pipih itu yang berada di atas nakas tepat di sampingnya.


Setelah lama berkutat dengan ponsel ditangan zavi ,ia berniat untuk menghubungi seseorang disana.


Tut..tut...


Suara sambungan masuk,zavira menatap lekat ponsel nya berharap adanya jawaban disana.


"Hallo sayang..."ucap seseorang di seberang sana.


"Hallo papi..Zavi ganggu nggak ia.?"tanya zavi kepada bilson .


"Nggak kok sayang ,papi lagi sama mami nih ."ucap nya dengan nada lembut .


"Ada yang mau zavi bicarain sama mami dan papi,boleh loudspeaker?biar mami juga denger."pinta zavi kepada sang ayah dengan nada serius.


"Tentu boleh donk ,Mau bicara apa sayang?"celetuk mami zavi tiba-tiba.


"Ehmz...Zavi..mau ni-nikah mi,pi.!"


Zavira menutup matanya ,memijit pelipis nya yang mendadak nyeri .


Hening? Tidak ada jawaban apapun diseberang sana.


Hahaha...!!!


Tawa bilson pecah seketika membuat zavi memutar bola matanya malas.


ia sudah hampir jatungan tadi ,karna takut akan reaksi yang diberikan sang ayah.


"STOP! Papi zavi serius.!" kata gadis itu memanyunkan bibir nya kesal.


"Mau nikah sama siapa kamu?baru seminggu ditinggal nikah sama arjun.?"suara bilson mengejek putrinya.


"Papi ini ..kalau zavi serius bagaimana.?"cerca nadine bernada kesal."zavi mami mau nanya kamu serius dengan apa yang kamu katakan barusan nak.?"nadine bertanya.


"Insiden apa sayang..coba kamu ceritakan."kata nadine bertanya dengan nada serius.


Zavira membuang kasar nafas nya dan mulai menceritakan insidennya awal pertemuan zavi dan oswold .


"Ck ! hanya karna arjun kau hampir terjerumus ."suara bilson tegas mencoba menahan emosi .


"Maafin zavi pi."zavira sontak menunduk kan kepala nya ,meski kedua orang tuanya tidak tinggal bersamanya sekarang .Tapi zavira takut akan kemarahan sang ayah.


"Ya sudah lah sayang..kapan kamu akan menikah.?"tanya nadine dengan suara lembut.


"Lusa mi."


"APA! Lusa papi dan mami tidak bisa pulang zavi ,karna disini sedang kacau .salah satu proyek disini mengalami masalah nak ."


"Jadi ...gimana donk .?"tanya zavi menggigit bibir bawah nya .


"Maafin papi dan mami sayang ,dalam waktu dekat kami belum bisa pulang ."


"Jadi ..zavi menikah sendiri tampa ada wali.?"tanya zavira pelan .


"Gimana kalau kamu menikah dirumah nya paman vincent saja zavi? Toh mereka sudah seperti keluarga kita sendirikan sayang."


Bilson memberi usul ,Vincent adalah asisten kepercayan bilson yang sudah bekerja dengan nya selama hampir 25tahun.


"Emang nya boleh ia kayak gitu..?"tanya zavi mengeryitkan dahi nya bingung dengan usul sang papi.


"Boleh sayang ..nanti biar papi yang bicara dengan vincent .kamu tenang saja zavi,persiapan pernikahan kamu akan diurus dengan orang-orang kepercayaan papi."


"Okayy..tapi apa boleh zavi minta sesuatu.?"minta zavi dengan nada serius nya.


"Apa sayang.?"ucap bilson bertanya dengan penasaran.


"Zavi mau ..indentitas zavi nggak dulu diketahui oleh calon keluarga pria ."


"Memangnya kenapa sayang.?"tanya bilson menyelidik aneh keputri semata wayangnya.


"Karna zavi- ?"..


"