zavira & oswold

zavira & oswold
Z&O bab 4



Jangan lupa koment and vote nya


Happy reading..


Mobil zavira melaju di atas aspal dengan kecepatan sedang membelah kesunyian malam .


Hanya beberapa Kendarain lain yang tengah lewat ,mungkin hendak pulang atau pun berpergian jauh.


Menyisakan suara jangkrik dan semacam nya.


Pukul 10 malam dini hari zavira masih berada di tengah jalan menyususri kota P tampa tujuan. tetapi engan rasanya ingin pulang kerumah .


Drrrttt...drrrtttt.


Terdengar ponsel zavira yang bergetar di dalam tas channel milik nya.


"Ah siapa.?"Monolog nya merogoh beda pipih itu di dalam sana mencari sebentar .


"Grace..?"Gumam nya heran membaca nama sahabat nya di layar ponsel nya.


Kedua alis nya terangkat merasa penasaran.


"Halo. "


"hai baby ,dimana? Tadi aku datang kerumah mu ,tapi bi ina bilang kau pergi kondangan."


"iya grace ,aku menghadiri resepsi pernikahan arjun."


"what ..! are you seriously? dia mantan mu zavi.?"


"Iya ,dan sekarang aku merasa patah hati lagi."


"Oh good ,kau bodoh!"umpat grace di seberang sana.


"Aku merasa begitu.?" kata zavira lemas dan sesekali memukul pelan setir kemudi.


"haha okey kau tenang lah ,sini kemari. aku tunggu di tempat biasa,okay."


Tut..Tut..


Ucap grace mematikan sambungan telpon, tampa menunggu jawaban setuju dari sahabat nya.


Zavira menghela nafas lemah mau tak mau iya harus menghampiri sang sahabat .


Zavi menambah kecepatan mobil yang di kendarai nya .


10 menit telah berlalu namun zavi belom juga sampai di tempat tujuan.


Mobil Rimac c two hitam milik zavira berhenti di pinggir jalan .


Di raihnya paper bag ukuran sedang di samping kemudi.


Terlihat drees biru muda di dalamnya, dengan model yang sama seperti gaun yang ia kenakan yaitu model sabrina.


Zavi melepasĀ  gaun peace yang masih melekat di tubuhnya .


Menyisakan tank top dan hot pants ditubuh ramping zavi.


Diraih lah dress biru muda itu dan di kenakannya kembali .


Zavira sering melakukan ini disaat iya malas pulang kerumah terlebih dulu.


Dengan modal hordeng didalm mobil ,zavi selalu membawa baju yang selalu ada di bagasi atau di dasbor .


Zavi menghidupkan kembali mesin mobil nya ,membelokan kearah kiri sekitar 20 meter dan sampai di tujuan.


Terlihat laki-laki dan perempuan **** berlalu lalang di luar gedung.


memakai baju kurang bahan ,Sanggat minim sekali Memperlihat kan paha atas nya.


dan mungkin kalau mereka duduk akan memperlihat kan kain segitiga yang mereka kenakan atau tidak sama sekali memakai nya.


Kaki zavira melangkah turun dari mobil menuju masuk kedalam clubbing .


Ramai dan berisik pasti , mata coklat zavi menyusuri ruangan yang remang-remang dengan lampu disko .


"Ah dimna dia.?"lirih nya saat tidak mendapati kehadiran grace.


"mau pesan apa nona.?ucap salah satu lady escort .


Lady escort adalah wanita **** yang suka membawa minuman di diskotik atau club mlam.


Zavira mengabaikan wanita itu berjalan menuju arah meja bar di sana.


"berikan aku segelas wine."


Minta zavira kepada bartender laki-laki di hadapan nya yang tengah meracik minuman.


Laki-laki itu balas singkat dengan anggukan kecil .


"segelas sparkling wine anda siap"ucap nya memberikan kepada zavira


"No ,berikan aku natural still wine saja." sahut nya mendorong segelas wine berwarna kuning pucet sepeti jus apel.


"okay."ucap nya membalas singkat ucapan zavira.


Segelas natural still wine berwarna merah di hadapan zavira saat ini.


lamunan nya kembali kepada mantan pacar nya .


Ntah lah hati nya masih saja engan untuk melupakan padahal ego nya sudah lama melupa kan arjun.


"Shitt ,ini gila ,memang gila.!!"Umpat nya memukul kepalanya lagi dan lagi.


Di raih lagi wine di meja bar dan ia teguk dengan sekali saja.


"Oh good ,sekarang aku mabuk?"racau zavi terkekeh melihat kebodohan ia sendiri ,memegangi kepalanya yang sedikit memberat.


"Dimana grace? Apa ia mengerjaiku lagi.?"cerocos gadis itu mecari keberadaan sang sahabat "ah sial sekali."


Ting..!


Sebuah pesan masuk di posel milik zavi.


"Hai zavi sayang ,maafkan aku ,aku sedang pergi dengan pria gigolo..hehe,bersenang-senang lah sendiri dulu malam ini ,okay..aku menyayangimu."


"shitt ..! Lagi,Dasar bocah sial*n. !"Umpat zavira membaca pesan grace.


Bagaimana bisa ia berteman dengan wanita itu dia pun heran.


Pasal nya grace dan zavira sudah berteman terlalu lama sejak berkuliah di universitas dan jurusan yang sama.


"sekarang apa!"gumamnya lemas "Hei berikan aku segelas vodka ."


Zavira terlalu lelah dan kesal hari ini .


Tampa berpikir panjang meneguk segelas vodka yang kadar alkohol nya lebih tinggi dan keras.


Tampa ia sadari ada sepasang mata yang melihat pergerakannya dari tadi, disudut meja bar.