
Zavira meraih benda pipih di sling bag miliknya dan menacari nama kotak yang tertera..
Arya calling.
"Hallo arya,tolong jemput saya.?"
".... "
"Saya ada di apartement Star diamond."
"... .."
"Baik..arya,terima kasih."
Tut..tut..
Zavira mematikan secara sepihak,dan berjalan keluar dari unit suaminya."Ck..dia kira siapa ,mau merintah aku seenak nya."
...----------------...
Dua hari kemudian....
Ting..tong....
Suara bel ,tanda bahwa ada tamu yang akan berkujung .
Pria berpakain bathrobe itu berlari kecil menuju pintu utama apartementnya.
Cliikkk...
Pintu terbuka lebar,terlihat wanita paruh baya berdiri disana menatap intens kearah pria itu.
"Bunda...!"
Panggil pria itu terswnyum hangat ,lalu meraih tangan sang bunda dan menciumnya.
"Kamu habis mandi.?"tanya tira tersenyum menatap sang putra.
"Iya bun,mau berangkat ke kantor papa ."jawabnya mengikuti langkah sang bunda menuju ruang tamu.
Tira menganguk kecil,kepalanya menoleh kesana kemari sedang mencari seseuatu.
"Kenapa bun.?"kata oswold bertanya .
"Zavira mana.?"tanya tira menyelidik sang putra secara tajam.
Oswold terkejut,menegakan tubuhnya."Hm..wanita itu ..nggak tahu kemana."ucap lirih .
"Maksud kamu apa.?"tira mengintimidasi oswold."Jawab kalau bunda tanya ! Oswold ?!"ucap tira menaikan salah satu oktaf.
pria itu menghela nafas panjang ,lalu mulai bercerita kepada tira.oswold menyuruh zavi tidur diatas sofa di malam pertama mereka, sedangkang ia malah tidur di dalam kamarnya.
Dan disaat itu oswold sangat lelah ,karna kerjaan belum lagi karna drama pernikan .
jadi pria itu tidak lagi keluar kamar dan berniat langsung tidur saja.
Namun dipagi harinya saat oswold bangun ,pria itu tidak mendapati sosok zavi di ruang tamu dan dimana pun.
oswold tidak mau ambil pusing ,lantas ia membiarkan wanita itu pergi,toh malah bagus kan jika zavi pergi dari hidupnya sekarang .
"Yampun ..oswold ! Zavi itu sekarang adalah istri kamu ! Masa ia kamu suruh tidur diatas sofa ."sentak tira menatap tajam oswold.
"T-tapi bun ,kalau emang wanita itu pergi biarin saja lah."jawab oswold santai.
Tira terkejut ,lalu berdiri kearah sang putra"Kamu tu iya ."geram tira menarik salah satu telinga oswold.
"Bunda nggak mau tau ,cari mantu bunda sekarang."titah tira melepaskan jewerannya.
pria itu memutar bola matanya jengah,kedua tanganya sibuk mengusap telinganya yang merah.
"Iya iya nanti oswold cari ,mantu bunda.?"jawabnya pasrah.
"Awas ia kamu kalau bohong,putus telinga mu nanti bunda bunda potong."ucap tira mengacam.
pria itu mengidiik ngeri memikirkan bahwa telinganya putus oleh sang bunda.
"Yaudah bunda pulang dulu.?"pamit tira berjalan keluar .
Oswold menganguk kecil mengantar sang bunda keluar ,dan mencium pungung tangan tira.
Oswold sangat menyayangi sang bunda,ia rela melakukan apapun demi tira .walau itu harus menderita selama hidupnya ia akan terima.
"Ck..wanita itu menyusahkan sekali."ucapnya berdecak kesal .
...----------------...
Sementara di hotel SAMATA....
Terlihat sosok wanita berdress biru motif polkadot tampa lengan tengah asik berkutat dengan laptop di pangkuannya.
Ia,wanita itu adalah zavira ia sedang sibuk dengan dokumen perusahan.
Zavira memijat pangkal hidungnya pelan,matanya terpejam .ia lelah semalaman berkuat dengan laptop dan dokumen.
"Ah..lelah sekali."monolognya merenggangkan tubuhnya yang kaku.
Wanita itu melirik kearah jam dinding, pukul 07.12 .
Zavira beranjak dari duduknya ,berjalan menuju ranjang .merebahkan tubuhnya secara hati-hati .
Tubuh Zavira serasa remuk sekarang .bagaimana tidak ,Setelah acara pernikahan zavi belum sempat istirahat .namum sudah di boyong terlebih dulu menuju apartemnt suamiya.
Bukanya ia istirahat ,malah oswold tidak menginzinkan zavi untuk tidur dengan.sekaramar dengan pria itu.
wanita itu kesal pada perlakuan oswold saat itu .memilih menginap di sebuah hotel yang tidak jauh dari tempat tinggal sang suami.
Tepat jam 02.00 dini hari zavi baru bisa meluruskan tubuhnya diatas ranjang di bantu dengan arya asisten pribadinya.
Dan saat zavi sedang beristirahat beberapa jam sang mami menelpon,berpamitan kepada zavi untuk kembali keluar negeri lagi menemani sang papi.
Dan dengan bujukan dari nadine akhirnya zavira setuju dengan satu syarat ,yaitu pergi ke bandara diatar dengan dirinya.
Nadine setuju ,walau sempat mami zavi bertanya kenapa putrinya pergi sendiri .dimana oswold kenapa tidak menemaninya.
Zavira beralasan bahwa ia dan suaminya belum terlalu akrab jadi ia sengaja tidak memberitahu suaminya ,lagi pula oswold sedang sibuk dengan urusan kantor.
Setelah kepergian Nadine ,zavira berniat untuk kembali ke hotel .namun lagi dan lagi keinginan zavi terhalang dengan suara telpon dari seketarisnya Nina.
Nina memberi info bahwa clientnya dari singapura datang dan ingin bertemu .membahas proyek disana dan akhirnya zavi setuju
Zavira sibuk seharian dikantor tampa sadar ia bertemu malam kembali ,wanita itu kembali ke hotel ,berniat ingin sekali istirahat .namun pekerjaannya sangat banyak jadi ia urungkan lagi ,setelah selesai dengan acara mandi dan makan malamnya zavi melanjutkan pekerjaan yang tertunda tandi hingga sekarang pagi hari.
...----------------...
jangan lupa ia dukungannya..
tinggalkan jejak..like,koment,vote dan hadiah tetimakasih...