
Karin bangun terlebih dahulu dan beranjak menuju kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya. Setelah selesai mandi Karin menuju ke dapur untuk melakukan masak.
Karin sangat pandai memasak, semua masakan dia tau resepnya dan setiap dia masak, masakannya selalu enak dan lebih dari seorang chef.
Setelah selesai masak Karin menuju kekamar Syasya dan Luki untuk mengajaknya sarapan. Setelah itu menuju ke kamar Kevin untuk membangunkannya.
Kevin masih setia dengan kasurnya dan tidak pindah dari tempat dia tidur tadi. "Vin ayo bangun dah pagi nih!" kata Karin sambil menggoyangkan badan Kevin.
Kevin Bergerak dan membuka matanya, tapi Kevin langsung memeluk tubuh Karin dan memejamkan matanya lagi.
"Astaga ayo bangun, mandi sana! Syasya sama Luki sudah nunggu kamu dari tadi." ucap Karin memberontak untuk lepas dari pelukan Kevin.
"5 menit aja kayak gini," kata Kevin yang masih matanya tertutup.
5 menit telah usai, tapi Kevin masih tetep dengan posisinya. "Kevin ayolah bangun?" Kevin tak bergerak sedikitpun. Karin mencoba mencium bibir Kevin sekilas, Kevin langsung melebarkan matanya.
"Itu apaan tadi?" tanya Kevin yang kaget dengan ciuman kilat.
"Udah, cepetan bangun jangan tidur terus." kata Karin.
Karin keluar dari kamar Kevin terlebih dahulu, Kevin menuju ke kamar mandi untuk melakukan ritualnya. Setelah selesai Kevin keluar dari kamarnya dan mencari keberadaan sih Karin.
Karin sedang berada diruang tengah sambil menonton Televisi dengan Syasya. Kevin menuju ke Karin untuk mengajaknya sarapan.
"Ayo katanya mau sarapan?" tanya Kevin ke Karin.
"Gara-gara kamu lama Syasya sama Lucky selesai sarapan," ucap Karin.
"Ya sudah ayo kita makan, kan enak kalau tinggal berduaan." ucap Kevin dengan santai nya.
Karin dan Kevin menuju kemeja makan sedangkan Syasya masih tetap dengan posisinya yang menonton tv dan mengabaikan kedua pasangan itu.
Tak lama dari itu Syasya mematikan tv nya dan setelah itu menuju ke taman belakang, karna Syasya merasa jenuh dan Syasya memakai handset sambil menghidupkan lagu.
*Mus...
Berakhirlah Sudah Cerita Kita
Setelah Sekian Lama Bersama
Kau Hadirkan Dia Dalam Cerita
Yang Hanya Menyisakan Luka
Ku Coba Menahan Perih Yang Ku Rasa
Walau Ini Menyakitkan
Jika Menyakiti Aku
Bisa Membuatmu Bahagia
Maka Lakukanlah Itu
Tanpamu Ku Yakin Bisa
Ikhlasku Mencintaimu
Ikhlasku Kehilanganmu
Semoga Kau Bahagia
Dengan Pilihanmu Itu
Jika Menyakiti Aku
Bisa Membuatmu Bahagia
Maka Lakukanlah Itu
Tanpamu Ku Yakin Bisa
Ikhlasku Mencintaimu
Ikhlasku Kehilanganmu
Semoga Kau Bahagia
Dengan Pilihanmu Itu
Jika Menyakiti Aku
Bisa Membuatmu Bahagia
Maka Lakukanlah Itu
Tanpamu Ku Yakin Bisa
Ikhlasku Mencintaimu
Ikhlasku Kehilanganmu
Semoga Kau Bahagia
Dengan Pilihanmu Itu
By : Sauqy~Cinta dalam do'a*.
"Ntah mengapa lagu ini sangat nyaman?" gumam Syasya.
***Author.
"Kenapa saya memakai lagu ini? Jangan ditanya ya! Karna ini lagu mengisyaratkan ke diriku sendiri bukan sih Syasya."
Kehidupan memang rumit jika tidak dijalankan, Gunakanlah Hidup kalian dengan sebaik mungkin jangan sampai merugikan kediri kalian.
Oke, Jangan lupa Like, Komen, Vote and Rate semuanya, walaupun ini cerita sudah tamat tapi jangan lupakan Syasya. Terimakasih atas dukungan kalian 😘
Dukungan kalian sangat berarti bagi author yg tampan ini 😎😊***
Aku kasih foto buat cuci mata kalian 🤭😁