
🍀🍀🍀
Luki berjalan menuju ruang tamu, syasya pun sama sambil membawa minuman dan camilan.
"Eeehh kakak, kapan dateng kak, kok gak kabarin aku dulu sih", kata Luki sambil memeluk kakaknya.
"Tadi siang kakak datengnya dan langsung kesini, eeehhh mala kamunya yg gak ada, Masalah kakak gak ngehubungi itu HP kakak dicuri pas di Amerika jadi kakak ganti nomer dan ganti hp", kata kak Aldo.
"Ooohh duduk kak", kata Luki.
"Oiya, kamu kenapa gak nerusin perusahaannya papa Luki," tanya kak Aldo
"Aku mau mandiri kak dan ingin membangun perusahaan ku sendiri," ucap Luki.
"Kenapa kakak menetap di Amerika kok gak disini aja," kata Syasya.
"Kakak ikut nenek di Amerika," ucap kak Aldo
"Gini Yang kak Aldo gak mau tinggal diindonesia karna dulu sempet ada peristiwa yang membuat kakak gak mau tinggal di Indonesia, nanti aku jelasin lebih detail nya oke, oiya kakak udah ke mama sama papa," jelas Luki
"Udah kok," kata kak Aldo
"Assalamualaikum, Pangeran dateng," kata Kevin yang baru pulang dari kerjanya.
"***Akhirnya gue keluar juga," kta kevin
"Makanya sabar dikit lu bakal keluar juga" author
"Heheheh" kevin***.
"Lo baru pulang bro," kata Luki
"Biasa kalau jadi bos selalu sibuk dan sering lembur, eeeeeh ada tamu ya, bukannya lo Aldo ya??? yang punya perusahaan diamerika itu kan, yang baru kemarin kerjasama sama gue," Kata Kevin
"Iya, kenalin saya ALDO DESTRA BRAMASTA CEO di perusahaan PERMATA sekaligus kakak kandung dari LUKI BRAMASTA salam kenal," ucap kak Aldo sambil mengulurkan tangannya.
"What... gue gak mimpi ni Ki lo punya kakak, baru kemarin gue seneng bisa kerjasama sama perusahaan kakak lo dan sekarang orangnya langsung ada dihadapan gue," kata Kevin sambil kaget.
"Saya KEVIN DIRGANTARA CEO dari perusahaan DIRGANTARA sekaligus sahabat dari Luki adik anda" lanjut Kevin sambil menyalamin tangan kak Aldo.
"Memangnya kakak kemarin gak langsung tatap muka sama Kevin kah?" tanya Luki.
"Iya, kakak selalu nyuruh sekretaris kalau rapat dll.," kata kak Aldo
"Didunia kerja tidak ada yang tau wajah kakak, mereka hanya tau nama kakak saja, karna banyak lawan yang ingin membunuh kakak supaya perusahaan kakak hancur jadi kakak putuskan untuk memprivasikan wajah kakak," Ucap kak Aldo.
"Oohh gitu ya kak, Kakak dah punya pacar apa nggk nih," tanya Syasya.
"Enggak, kakak gak ada pemikiran kesana," jawab kak Aldo
Syasya hanya Berdehem saja, Syasya berdiri dan berjalan kearah dapur untuk memasak makan malam, para ketiga cowok itu asik sama ngobrolnya.
SYASYA
"*Entah apa yang diomongin mereka sampai ketawa gak jelas gitu" gumam Syasya.
"Enaknya masak apa ya kok bingung? aha masak kari aja deh sama telur kecap dan tempe goreng" gumam syasya*
Selesai masak aku meletakan masakan ku diatas meja makan dan langsung mendekati mereka bertiga untuk makan malam.
"Makan malamnya sudah siap, ayo makan dulu, lanjut nanti lagi ngobrolnya" kata ku
"Siap ibu negara," jawab mereka bertiga secara bersamaan.
Kalau makan kami selalu tidak mengeluarkan suara, sunyi dan hanya suara sendok dan piring saja. selesai makan Luki mengeluarkan suara.
"Sekarang kakak tinggal dimana?" tanya Luki
"Kakak tinggal di apartemen kakak, yang baru tadi kakak beli sebelum ke rumah mama" Jawab kak Aldo.
"Kok gak tinggal disini aja kak?" tanya ku
"Gak kakak gak mau ngerepotin kalian dan lagi udah ada nyamuk yang tinggal disini" kata kak Aldo
"Gak ada nyamuk kok kak disini" kata ku sambil bingung sama ucapan kak Aldo, mereka berdua ketawa dan lagi aku makin bingung kenapa mereka ketawa. sedangkan Kevin menampilkan wajah marahnya.
"Gue disini gak lama kok hanya sebulan aja tinggal disini dan lagi gue gak pernah ganggu mereka" Kata Kevin.
*T**hankyou buat kalian yang sudah dukung author...
Jangan lupa like, vote, dan komen ya...
Dukungan kalian sangat berati bagi author*..