
"Sudah ayo kita makan dulu, setelah itu baru ribut lagi kalian." Kata Papi Djoni
"Papi itu kok anak makin di adu sih," Kata Mama Nindri.
"Makan dulu baru kita lanjut bicaranya." Kata Papi Djoni
"Yasudah," Ucap Mama Nindri sambil memutar bola matanya.
Didalam Keluarga Djoni Indra jika waktu makan tidak boleh mengeluarkan suara sedikitpun kecuali suara perpaduan Piring dan sendok.
Setelah selesai makan Papi Djoni membuka suara terlebih dahulu.
"Ada apa kamu pulang? biasanya kamu gak mau pulang kalau gak ada masalah," Kata Papi Dhoni.
"Vivin gak punya masalah kok Pi, Vivin pulang cuma kangen aja sama Mam and Papi." Ucap Kevin
"Terus sama Kakak mu gak kangen gitu!" Kata Nindi.
"Gak buat apa kangen sama kakak, kakak aja sering jailin Vivin." Ucap Kevin
"Terserah dah, yang penting kanu senang." Kata Nindi
"Udah jangan ribut lagi, Kevin disini berapa lama?" Tanya Papi.
"Seminggu Pi," Jawab Kevin.
"Mam Pi Nindi ke kamar dulu ya," Kata Nindi.
"Jangan lupa yang dikatakan Mama tadi Nin!" Kata Mama.
"Oke..." Kata Nindi
Nindi menuju kekamarnya dan meninggalkan Mam, Papi dan Kevin diruang makan.
"Gimana dengan perusahaanmu, apakah ada kesulitan?" Tanya Papi.
"Gak ada Pi semua berjalan lancar kalau Vivin yang megang," Jawab Kevin dengan membanggakan dirinya.
"Bagus Vin, kamu memang sama seperti Papi, jika perusahaan sendiri dipegang oleh orang selalu gagal dan pasti akan bangkrut." Ucap Papi Djoni
"Iya Pi, Vivin tau." Kata Kevin
"Oiya Vin 3 Hari yang lalu Karin kesini," Ucap Mama Nindri.
"Ngapain dia kesini Mam, aku sama dia sudah tidak berhubungan lagi ma," Jawab Kevin dengan amarah yang sedang.
"Karin kesini cuma jenguk Mama dan Papi aja Vin dan Mama tau kalau di antara kalian sudah tidak ada hubungan lagi." Kata Mama
"Maaf Mam Pi kalau Kevin sudah bicara dengan nada tinggi, Kevin mau kehalaman belakang dulu ya Mam Pi." Kata Kevin
"Iya Vin gak papa, jangan lama-lama udara malam gak baik buat kesehatan." Ucap Papi
Setelah Kevin mengundurkan diri untuk menuju kehalaman belakang, Kevin langsung mendudukan diri disemua tempat duduk yang sudah disediakan dari dulu.
"Dengerin musik aja deh biar pikiran gak tambah muter," Kata Kevin sambil mengambil handsetnya yang ada didalam kamarnya dan kembali kehalaman belakang lagi.
πΆπΆπΆ
*Iβm OK
Don't worry about me
You don't have to mind about me
I'm used to be alone
I don't want to hear any hopeful words
I can hardly fall asleep because the reality is to difficult to handle
I tried to find things that can fill me up, which eventually turns out to be drinks
I become indifferent to any situations
Even though I'm better off by myself, loneliness hits me from time to time
Even though I want to do many different things, I become lethargic
My answer will always be a huge smile if anyone asks how I'm doing
I feel like everyone has turned their back on me
I feel bad for myself,
I feel so small
When I become lonely
If you ever witness my tears,
please walk past by me
Don't comfort me
You don't have to have pity on me
You don't have to stay with me,
I'm fine
Don't worry about me
You don't have to mind about me
I'm used to be alone
Just like when the wind blows,
the autumn leaves tremble
And just like when the waves occur,
the ocean trembles
I trembled because the love past by me
If you ever witness my tears,
please walk past by me
You've broken every piece of me when you laughed out
As if my sadness didn't mean anything to you
Leave me alone, don't come to me
I don't want to start anything when i know you're going to leave me in the end
Don't comfort me
You don't have to have pity on me
You don't have to stay with me,
I'm fine
Don't worry about me
You don't have to mind about me
I'm used to be alone
You don't know anything
Don't act like you know everything
You say that this is all for me
Well what can I say
I want to be alone
So please leave me alone
By: Ikon-I'm Ok*
Kevin mendalami musik yang di dengarkannya dan tidak menyadari kalau ada seseorang yang duduk disampingnya.
Orang itu mencopot handset yang dikenakan Kevin, Kevin terkejut saat handset nya dicopot dan langsung menoleh kearah orang itu.
"Kamu ada masalah kan Vin?"
"Nggk kok kak," Jawab Kevin.
Ya orang itu adalah Kak Nindi, Kakak kandung Kevin.
"Udah gak usah bohong sama kakak, kamu gak mudah untuk menutupi apa yang kamu tutupi dari kakak. Seberusaha bagaimanapun kamu menutupinya pasti gak akan bisa untuk menutupinya, karna kakak sudah mengenal kamu dari kecil Vivin." Ucap sang kakak
"Iya kak... aku akan cerita, tapi aku mohon Mama gak boleh tau ini semua." Kata Kevin
"Baik Bos Kecil Ku," Kata Kak Nindi sambil tertawa.
"Aku sudah besar kakak, aku bukan kecil lagi," Jawab Kevin sambil menyatukan alis matanya.
"Ya... baiklah, cepatlah cerita kakak sudah tidak sabar apa yang kamu tutupi tadi." Kata Nindi
Nindi dengan tidak sabarnya ingin mengetahui apa yang ditutupi oleh adiknya.
"Sebenarnya tujuan aku kesini memang ingin melepas rindu ku kepada Mama, Papi dan juga Kak Nindi, aku sudah merencanakan ini dari seminggu sebelum aku brangkat."
"Lalu kenapa kamu datang dengan wahh sedih mu Vin," Nindi memotong cerita Kevin.
"Kakak dengerin dulu baru komen, kan Kevin belum selesai." Kata Kevin
"Ya... lanjutkan"
"Disaat aku sudah menyiapkan semua Karin datang pada ku dan dia menceritakan semuanya, tapi aku gak ingin mendengarkannya. Aku sudah terlanjur sakit kak telah ditinggal olehnya, itu pun gak sebentar tapi lama. Disaat aku sudah melupakannya dia kembali kak dan dia dengan mudahnya meminta maaf." Kevin dengan wajah sedihnya.
"Dan waktu itu dia ingin menemui ku dan aku pun menyetujuinya, diwaktu itu juga aku mengingat masa lalu ku dengan nya kak. Kevin bingung dengan perasaan Kevin. Dan Waktu aku sudah siap untuk ke rumah ini, dia menghalangi Kevin untuk pergi. Kevin mengabaikan Karin kan dan Kevin tidak menoleh kebelakang sama sekali, Kevin tetap berjalan." Ucap Kevin dengan wajah sedihnya.
"Jadi ini yang kamu tutupi dari kakak, apa kamu tau? sebelum kamu datang kerumah ini Karin kesini dan itu untuk meminta maaf dengan mu. Tapi kakak bilang sama dia untuk tidak mendekati kamu lagi dan dia menyetujui nya. Tapi Karin menberikan satu syarat," Ucap Nindi.
"Apa syaratnya kak?" Tanya Kevin.
***Silahkan dijawab "Apa syarat yang dikatakan oleh Karin?"
Jangan lupa untuk like, rate and vote...
Sampai ketemu lagi di episode selanjutnya πππ***