Will End Up Happy With You

Will End Up Happy With You
Bab 15



"Makasih makan malamnya Sya, kak pulang dulu ya Ki, Sya, Kevin peak" Kata kak Aldo


"Iya kak hatiΒ²," ucap aku dan luki


"Dasar lu Do, tunggu lu orang kalau bukan dah gue gepengin kepala lo itu" kata Kevin


"Heeheh canda doang Vin" kata kak Aldo yang masuk kedalam mobilnya.


"Dah semua" kata Aldo.


Kami masuk ke dalam dan aku sama Luki langsung naik ke tangga menuju ke kamar kami, sedangkan Kevin juga menuju kamarnya.


"Yang kok kamu gak pernah cerita sama aku kalau kamu punya kakak"


"Kan kamu gak nanya sama aku"


"Emangnya harus nanya ya Yang"


"Nggk juga sih, hehhe"


"Yaudah cerita sekarang aku mau denger"


"Dulu waktu aku umur 3 thun dan kakak umur 5 tahun dan juga ada seorang perempuan berumur 4 thun, perempuan itu sahabat aku dan kakak, aku dan kakak selalu menjaga perempuan itu, waktu itu sih aku masih belum sepenuhnya mengerti apa yang terjadi"


"Terus perempuan itu sekarang dimana yang" potong syasya


"Dengerin dulu Yang jangan potong cerita ku"


"Iya iya, lanjut deh"


"Setelah aku mendengar Kak Aldo berteriak memanggil mama aku langsung berlari menuju suara itu, Ternyata aku melihat perempuan itu mengambang dikolam berenang, Dan disitu Kakak menangis histeris sampai membopong badan perempuan itu ke pinggir kolam. Perempuan itu tidak lagi bernyawa, Kak Aldo makin histeris nangis nya sampai setelah dimakamkan Kak Aldo tetep disitu hingga malam. Setelah itu Kakak mulai mengurung dirinya dikamar dan sampai gak mau makan, akupun membujuk Kakak makan juga tidak ada respon sampai kami prustasi dengan keadaan Kakak. Seminggu setelah kematian perempuan itu Kakak mulai keluar dari kamarnya dan bilang kalau Kakak akan ikut Nenek yang ada di Amerika dan mama menyetujui itu jika Kak Aldo tidak merasa sedih lagi dan memulai hidup barunya."


"Perempuan itu berharga banget ya buat Kak Aldo," Kata Syasya


"Sangat, Kak Aldo mulai bisa tersenyum kembali dan sebulan Kak Aldo berada di Amerika banyak perubahan di dirinya, tapi Kakak tidak pernah memutuskan hubungan dengan kami. Perempuan itu adalah seseorang yang berharga dihidupnya, Kakak sampai berjanji jika kalau sudah besar Kakak akan menikahkan perempuan itu dan ternyata takdir mengambil nyawanya terlebih dahulu, perempuan itu namanya Diana Diningrat seseorang yang pernah membuat Kak Aldo Senang, Ceria, Bahagia. Diumur Kakak yang masih kecil itu merasa bersalah karna tidak tepat membantu Diana keluar dari kolam itu, jika dia mendengar teriakan dari Diana pasti Diana selamat dari kematian itu."


"Kenapa Diana bisa tenggelam..?" kata Syasya


"Dan itu yang Aku dan Kakak bingungkan, kenapa Diana bisa tenggelam, Diana selalu menjauh dari kolam karna Diana tidak bisa berenang, tapi Aku dan Kakak tidak terlalu mendalam dengan kasus ini, polisi juga bilang kalau Diana kecelakaan."


"Tapi aku merasa kalau kejadian itu sebuah kecelakaan melainkan pembunuhan, apakah aku boleh membongkar kasus ini dan Aku akan menemukan pelakunya." kata Syasya


"Coba kamu bilang ke Kak Aldo yank, kalau Kakak menyetujui ini Aku akan membantu kamu yank"


"Oke deh Aku akan bilang ke Kakak besok"


"Yuk tidur ini sudah malam"


"Baiklah"


Syasya memeluk Luki dan sebaliknya dengan Luki memeluk Syasya dengan sangat erat.


"I Love You My Wife"


"I Love You My Husband"


Mereka terlelap setelah mengucapkan kata-kata Cinta mereka.


Hai para readers jangan bosan-bosan ya sama novel ku, jangan lupa Like, Komen kalau bisa sih Vote juga.. 😊😊😊