Universe D-01 | Returns Of The Legend

Universe D-01 | Returns Of The Legend
BAB 01 : Prolog.



Universe, atau bahasa yang kita kenal dalam negara kita, yang tak lain adalah Alam Semesta, memiliki banyak sekali benda-benda di dalamnya, terutama banyak sekali Planet yang juga termasuk di dalamnya. Bumi, salah satu nama planet yang sudah tidak asing, karena tak hanya tempat tinggalnya mahluk hidup, tetapi memiliki banyak sekali kekayaan alam di dalamnya.


Alam Semesta memiliki banyak sekali misteri dengan benda-benda di dalamnya, begitu juga dengan Bumi. Tapi masih ada misteri di sisi lain dari Alam Semesta, yaitu Multiverse. Multiverse, hipotesis berupa kemungkinan adanya beberapa kumpulan Alam Semesta. Ada teori bahwa mengatakan itu nyata, tapi belum ada bukti yang nyata.


Universe-01, Universe-02, Universe-03, dan seterusnya, hingga tak tau sampai ke berapa. Akan tetapi, cerita kali ini bukan membahas misteri tentang Alam Semesta, atau Multiverse. Melainkan cerita ini akan menceritakan salah satu mahluk Bumi di Universe-01, singkatnya Dunia D-01. Yang bukan lain ialah salah satu kaum manusia.


Dunia D-01, atau Bumi di Universe-01, di dalamnya sama hal seperti Bumi ada umumnya. Planet yang sudah pasti ada banyak mahluk hidupnya. Tapi, uniknya Bumi ini tak hanya manusia yang merupakan mahluk hidup yang memiliki akal, yaitu Ras Elf, Manusia setengah hewan (DemiHuman), Dwarf, dan yang lainnya.


Jadi tak hanya Ras Manusia saja yang ada di Bumi ini. Mereka hidup berdampingan, tanpa ada masalah. Lebih uniknya di Bumi ini ada akannya kekuatan Sihir. Hampir sebagian besar mahluk di Bumi bisa menggunakan Sihir. Bagi seseorang yang bisa menggunakan Sihir pastinya memiliki enerhi mana, yang dimana itu adalah energi yang ada di setiap seseorang untuk menggunakan Sihir.,


Dan untuk seseorang yang tak memiliki energi mana, maka orang itu tak bisa menggunakan Sihir. Ya, hampir 40 persen di Bumi, terutama sebagian dari Ras Manusia, tidak bisa menggunakan Sihir. Biasanya, mereka yang tak bisa menggunakan Sihir, mereka mengandalkan teknik bela diri, teknik bersenjata, dan pola pikir mereka untuk menutupi kekurangan mereka.


Di Dunia ini memiliki 2 Benua. Kedua Benua itu Eras, dan Rasani. Setiap benua itu memiliki 4 Kerajaan. Yang awalnya Bumi atau Dunia damai, terjadilah perang besar, yang dimana semua pihak Kerajaan merasa ada ancaman besar. Karena ada salah satu pulau kecil yang merupakan wilayah dari kekuasaan Kerajaan Iblis.


Penghuni pulau itu pun bukan hanya Ras Iblis saja, melainkan berbagai Ras Monster. Hingga lahirlah para pahlawan dari setiap Kerajaan setelah melakukan pencarian kadidat yang pantas. Dari setiap pahlawan memegang senjata yang berbeda-beda. Pedang, Tombak, Busur, Belati, Kapak, Tongkat, Perisai, dan Sabit.


Setiap pahlawan membawa pasukan yang tak sedikit dari prajurit Kerajaan mereka masing-masing, pertarungan pun terjadi. Dari pertarungan itu tak sedikit memakan korban, entah dari pihak pasukan pahlawan dan pihak pasukan Kerajaan Iblis. Semua Ras Monster dan Iblis kalah. Pada akhirnya, mereka berdelapan bertarung melawan Ras Iblis yang sendirian.


Namun, di pertarungan itu, dari semua pahlawan sudah keburu kehabisan tenaga dan terluka, hanya ada 1 pahlawan yang masih bertahan, dia adalah Pahlawan Pedang. Dia pun bertarung melawan Sang Raja Iblis. Dari pertarungan mereka cukup sengit. Bahkan membuat tanah Benua Eras dan Rasani gemetar.


Bahkan membuat kedua Benua menjadi terpecah-pecah hingga menjadi berbagai pulau. Pertarungan mereka memakan waktu berjam-jam. Hingga akhirnya Pertarungan Pahlawan dan Raja Iblis pun usai. Hasil dari pertarungan itu cukup membingungkan, karena jasad Raja Iblis tidak ada di tempat bekas pertarungan mereka.


Hanya tersisa pedang Raja Iblis berada di genggaman di salah satu tangan Pahlawan itu. Dan juga Pahlawan pedang dalam yang kondisinya tak baik-baik saja. Bila ditanya, Pahlawan pedang ini hanya menjawab "perang telah usai" , itu saja, tak ada jawaban lagi.


Semua orang beramsumsi kalau Pahlawan pedang benar-benar mengalahkan Raja Iblis sekaligus melenyapkannya dari Dunia. Setelahnya Pahlawan pedang tak banyak bicara, dia kini lebih sering diam. Pedang Raja Iblis pun disimpan dan damankan di salah satu pihak Kerajaan yang bernama Agios.


Beberapa hari kemudian setelah kekalahan Raja Iblis, semua orang melakukan perayaan. Akan tetapi ada 1 hal yang kurang, yaitu Pahlawan pedang menghilang entah kemana, dan dia juga meninggalkan pedangnya di kediamannya.


.....


Waktu terus berjalan, Kini keadaan Bumi atau Dunia, telah damai tanpa ada perang lagi. Banyak Negara yang berdiri di Pulau-pulau yang terpecah belah itu. Meski sudah damai, akan tetapi masih ada masalah kecil di setiap internal. Tak hanya itu, kini Teknologi sudah ada di Bumi.


Semua Negara maju, meski ada yang masih berkembang. Semua mahluk hidup pun sebisa mungkin mengikuti kemajuannya zaman. Dan sekarang Bumi ini hanya ada Ras Manusia, Elf, dan DemiHuman. Lalu kemana Ras-Ras yang lain ?


Ya, zaman telah berubah dan semakin maju, teknologi selalu di sekitar semua orang, mungkin karena ini menjadi salah satu semua Ras yang ada di Bumi telah hilang karena tak bisa mengikuti perubahan dan kemajuan akan zaman.


Kalau pun masih ada Ras-Ras lain termasuk Ras Iblis dan Monter selain dari ketiga Ras tersebut, mungkin mereka ingin bersembunyi, atau menghindar dari Dunia luar, meskipun belum terbukti ada Ras lain selain Ras Manusia, Elf, dan DemiHuman.


Bagaimana dengan sihir ? Sihir masih berlaku di Bumi ini meski terknologi terus berkembang. Sama halnya seperti perubahan zaman, sekarang Sihir di Bumi telah memiliki telah memiliki banyak sekali jenisnya selain Sihir elemen.


Dan bagi mereka yang bisa menggunakan Sihir, hanya digunakan bukan untuk perang, melainkan untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Meski ada yang yang menggunakan Sihir untuk melakukan kejahatan dan menegak keadilan. Dan yang tak bisa menggunakan Sihir, mereka bisa menggunakan senjata modern.


Ya, meski Bumi ini telah sudah damai, kembali lagi karena pengaruhnya zaman, masih saja ada kejahatan di internal di setiap Negera mereka. Dan satu lagi, demi mempertahankan kepercayaan akan ke-8 Pahlawan Dunia, ada 1 Negara yang dipercaya untuk meneruskan generasi-generasi Pahlawan yang baru.


Negara itu bernama Agios, ya dulu adalah nama Kerajaan kini menjadi nama salah satu Negara di Bumi. Kini sudah semua Pahlawan sudah berganti ke generasi ke-21. Masa gelar Pahlawan berlaku sampai 20 tahun, jadi jika selesai, pihak petinggi dan pemimpin Negara Agios akan mencari kadidat generasi baru yang berusia 15 tahun diseluruh Negara.


Bila sudah mendapat 8 kadidat yang baru, Pahlawan sebelumnya terlepas dari gelarnya. Mereka akan tetap selalu dihormati, dan bila sudah ada yang berkeluarga, kehidupan mereka akan terjamin di Negara mereka masing-masing. Dan juga Pedang Raja Iblis masih diamankan dengan ketat di salah satu tempat rahasia di Negara Agios.


Tentu saja cerita perang besar 500 tahun masih dikenang oleh semua orang terutama orang-orang yang tinggal di Negara Agios. Ya meskipun masih ada orang-orang atau para netizen yang menyepelekan mereka. Meski Bumi damai, semua Pahlawan tidak akan diam saja. Mereka juga akan pergi berpisah ke segala Negara untuk membaur di tengah-tengah penduduk.


Untuk apa ? Tentu saja untuk membantu semua masalah yang ada, dan melumpuhkan semua penjahat dimanapun. Maka dari itulah 8 Pahlawan masih diteruskan hingga saat ini, karena juga tidak ada yang tau kapan akan ada bahaya besar bisa jadi datang kapan saja.


_________________________


Hayo..., masih penasaran ?