
Aku merasa lapar,karena tadi aku tak jadi makan.
Aku semakin kesal kepada mereka.Kenapa mereka selalu tak adil padaku,selalu menuduhku,bahkan aku harus menuruti keinginan dan pilihan mereka.Aku merasa seperti robot yang dikendalikan oleh remot.
Aku ingin memilih pilihan hidupku sendiri dan tak mau diikut campurkan oleh mereka.Semua yang kulakukan selalu salah dimata mereka.
"kenapa ibu dan ayah hanya peduli dan sayang pada kakak,sedangkan aku diperbudakan!!!!"
Kataku sambil memukul tembok dengan keras.
"AWww!! kenapa aku menyakiti tanganku sendiri.Dasar bodoh??"
Aku membuat tanganku sakit,karena ulahku sendiri.
Aku berbaring dikasur dan tiba-tiba putra muncul dipikiranku.
"putra,kenapa dia sangat tampan??Tadi dia menggenggam tanganku! apa dia suka kepadaku*??" Ucapku sambil memegang tanganku yang tadi digenggam oleh putra.
Memikirkan Putra,aku merasa mengantuk dan akupun tertidur dengan lelap.
*pagi hari
Terdengar suara pintu kamarku dibuka oleh seseorang.Aku bangun dari tidurku,untuk melihat siapa yang telah membukanya.
Ternyata kakak membukakan pintu kamarku.
"kakak?apa uang kakak sudah ketemu!?" tanyaku dengan menguap.
"sudahlah!!kau tak perlu tau!!" sontak kakak,lalu langsung pergi dari kamarku.
Aku melihat kearah jam dinding sudah menunjukan pukul 06.28.
Aku kaget,karena aku akan terlambat kesekolah.Aku segera mandi dan bersiap kesekolah.Setelah aku sudah siap kesekolah,aku segera berangkat kesekolah tanpa sarapan.Aku juga tak menyiapkan sarapan untuk mereka,namun aku lebih memilih sekolah dan tak memikirkan semua itu.
Aku berlari kearah halte bus.Hari ini aku tak diantar oleh ayah,karena hari ini dia libur dan pasti tak akan mau mengantarku,dia lebih memilih bersantai dirumah dari pada mengantar anaknya sekolah.
Aku menunggu bus datang,tapi sampai sekarang juga bus belum datang.Aku cemas,berjalan bulak-balik menunggu bus.Sampai-sampai aku berpikir untuk berlari kesekolah.
"apa lebih baik aku berlari kesekolah!!?Kenapa bus lama sekali datangnya??" pikirku dalam hati.
Lalu ada sebuah motor yang berhenti didepanku.Orang itu membuka helmnya.Ternyata itu adalah Rehan.
"hei ayo naiklah kita akan terlambat!!!" ajak Rehan.
Akupun berpikir,aku harus ikut denganya atau tidak.
"cepatlah naik kita akan terlambat!!" cetus Rehan menyuruhku untuk cepat naik kemotornya.
"baiklah!!" ujarku.
Aku naik kemotornya,dengan cepat.
"pegangan!!" Rehan menyuruhku untuk memegang pinggangnya.
"pegangan!!!?" tanyaku.
"Aku akan ngebut,jadi peganganlah!!" kata Rehan.
Akupun memegang jaketnya dengan erat.Lalu Rehan sedikit mengebut mengendarai motornya.Dia mencoba agar kami tidak terlambat.
Kamipun sampai disekolah.Terlihat sudah sepi diluar sekolah.Kami segera turun dari motor.Kami berlari kekelas bersama.Aku dan Rehan pun sampai didepan pintu kelas kami.Kami mengintip dikaca pintu.Terlihat bu Sinta ( guru Seni Budaya) sedang memberi tugas kepada semua murid.
"bagaimana ini??kau duluan yang masuk!!" suruhku dengan berbisik ke Rehan.
"aku!!??kau duluan saja!! kau kan yang membuat kita terlambat' kau berpikir terlalu lama tadi!!!" bisik Rehan.
Mendengar suara orang didepan kelas,Kemudian bu Sinta membuka pintu kelas dan melihat kami.
"kenapa kalian tak langsung masuk kekelas!??" tanya bu Sinta.
Aku dan Rehan hanya menyengir.Lalu bu Sinta menyuruh kami masuk kedalam kelas.
"ayo cepat masuk!! saya tak akan menghukum kalian,karena saya baru memulai pelajaran!!!" Kata bu Sinta.
Aku dan Rehan masuk kedalam kelas,semua anak memperhatikan kami.
Setelah aku dan Rehan sudah duduk dikursi masing-masing.Aku melihat tugas yang ditulis dipapan tulis.
Tugas: Carilah 1 orang teman, untuk bekerja sama menyanyikan sebuah lagu.Tugas akan dilaksanakan minggu depan.
"Elina, semua murid disini sudah berpasang-pasangan,kecuali kamu dan Rehan,jadi kamu berpasangan dengan Rehan!!!" kata Bu Sinta.