
Ditaman sekolah,terlihat pepohonan yang baru saja disiram,kupu-kupu yang berterbangan disekitar bunga dan sebuah kolam ikan,yang berisi ikan koi.
Aku mengajak Rehan duduk dibangku didekat kolam ikan.Kami duduk disana sambil menyetel kembali video lagu love yourself.Kami menyanyikanya secara bergantian.Rehan menyanyikan bagian pertama dan aku kedua.
Kami menyanyikan lagu berulang-ulang,mencoba bernyanyi lebih baik lagi.Rehan mengatakan bahwa suaraku sangat merdu dan tak seperti yang ia bayangkan.
"Suaramu merdu sekali,aku pikir suaramu itu bisa merusak telingaku"
Aku tertawa mendengarkan,kesalahan pikiran Rehan.
"hahaha...sekarang kau mengakui suaraku yang merdukan!?makanya jangan berpikiran jelek!!"
"iya,maafkan aku!!" jawab Rehan.
Tiba-tiba muncul Olivia dipikiranku.Aku masih penasaran dengan Olivia dan masih memikirkanya.Aku bertanya kepada Rehan tentang hubunganya dulu dengan Olivia.
"ohh iya,hmm kenapa kau pernah berpacaran dengan Olivia dan kenapa sekarang kau membencinya??"
Mendengar pertanyaan itu,Rehan terdiam sebentar dan lalu tak lama ia menjawab pertanyaanku.
"ohh itu!! dulu mungkin mataku sakit Sampai-sampai aku melihatnya sebagai wanita yang cantik,aku menembaknya dan lalu ia menerimaku,namun aku tersadar hati Olivia tak baik,jadi aku memutuskan hubunganku denganya,tapi dia masih menganggap hubunganya denganku masih berlanjut sampai sekarang"
"ohh begitu!!" kataku pelan.
Setelah itu bunyi bel terdengar.Aku dan Rehan segera masuk kekelas,mengikuti pelajaran selanjutnya sampai waktu pulang akhirnya tiba.
" Tet...tet.. tet!!"(suara bel)
Semua anak langsung merapihkan barangnya kedalam tas,kemudian semuanya diperbolehkan pulang oleh guru pelajaran terakhir kami hari ini.
Aku beronjak dari kursiku dan kemudian Rehan menghampiriku.Dia ingin kami berlatih bernyanyi bersama nanti sore.
"Elina' latihan yuk!! nanti sore ditaman dekat caffe dekat sini!!" ajak Rehan.
"nanti sore?? sepertinya aku gak bisa!! aku takut ibu tak mengizinkanku!!!" Aku bilang aku tidak bisa ikut latihan bersama denganya.
"ibu?? hmm baiklah aku akan mengantarmu pulang dan meminta izin kepada ibumu"
Rehan mencoba aku bisa berlatih denganya.Lalu Rehan mengantarku pulang dengan motornya.Sampai dirumah aku menyuruhnya masuk kedalam rumah.
"ayo masuk Rehan!!"
Rehanpun masuk kedalam rumah,dia masuk kerumah setelah aku.Aku mempersihlakanya duduk disofa ruang tamu.Dan aku menawarkanya minum.
"Rehan kau mau kubuatkan minum apa?"
Rehan bilang dia hanya ingin segelas air putih.
"aku hanya ingin segelas air putih"
"baiklah" kataku sambil melangkahkan kakiku kearah dapur.
Aku mengambil segelas air putih dan memberikanya pada Rehan. Rehan langsung meminum air yang kubawakan itu.Setelah itu aku masuk kekamar ibu,untuk memberitahu ibu bahwa ada temanku yang datang.
Ibu langsung turun dari kasurnya dan menemui Rehan yang sedang ada diruang tamu.Ibu bertanya apa yang ingin Rehan bicarakan denganya.
"ada apa??" tanya ibu.
"Halo aku Rehan' aku ingin meminta izin kepada bibi,untuk mengizinkan Elina berlatih sore ini bersamaku" Rehan meminta izin pada ibu.
Ibu memberi izin padaku,tapi dengan satu syarat.
"baiklah,tapi jangan lama-lama,jika sudah lewat dari jam 19.00 saya akan mengunci pintu dan takkan membiarkan Elina masuk kedalam rumah"
Kami langsung menoleh kearah jam dinding yang ada diruang tamu.Jam itu menunjukan pukul 15.45.
Rehan berterima kasih karena telah mengizinkanku berlatih bersamanya.
"terima kasih bi,sudah mengizinkan Elina berlatih bersamaku"
Tanpa menjawab perkataan Rehan, ibu langsung masuk kekamarnya.Setelah itu Rehan menyuruhku mengganti bajuku.Akupun langsung masuk kekamar dan mengganti bajuku.Aku membawa tas kecil untuk menyimpan handphone dan beberapa uang.
Selesai berganti baju,aku tergesa-gesa keluar dari kamar dan mengajak Rehan berangkat.Aku juga mengembalikan jaket yang kupinjam tadi disekolah.
"ayo kita berangkat'!! ini jaketmu,terima kasih"
Rehan mengambil jaketnya yang ku kembali Kan.Lalu aku dan Rehan keluar rumah dan berangkat naik motor milik Rehan.
"Elina kerumahku dulu ya' aku akan mengambil gitarku" Rehan mengajaku kerumahnya terdahulu.
Akupun mengiyakan ajakanya.Kami pergi kerumah Rehan.Rehan mengajaku mauk kedalam rumahnya.Rumah Rehan terlihat sangat besar dan sepi.
"wah,rumahmu besar sekali!! tapi kenapa sepi?? apa kau tinggal sendirian disini??" Aku bertanya pada Rehan sambil melihat sekeliling.
"aku tak tinggal sendiri!! ayah dan ibuku sedang keluar negeri,sedangkan kakak perempuanku,dia sedang kuliah dan akan pulang sebentar lagi,dirumah ini ada dua Asisten Rumah" jawab rehan.
Setelah itu dia menaiki tangga kelantai atas,dia masuk kekamarnya dan menggambil gitarnya.Setelah mengambil gitar,ia langsung turun dari kamarnya.Lalu Kami langsung pergi ketaman.
Ditaman itu,aku dan Rehan duduk dibawah pohon.Kami duduk didekat air mancur yang ada ditaman itu.Lalu Rehan meyetel lirik video lagu yang akan kita nyanyikan.
Dia memintaku memegang handphonenya.Kami mulai bernyanyi dengan bergantian dan Rehan memetik senar gitarnya.
Rehan sangat ahli bermain gitar,Sampai-sampai lagu yang kita nyanyikan bersama semakin terdengar merdu dan menenangkan hati.
Kami mengulangi bernyanyi berulang- ulang,mungkin sudah 8 kali kami mengulanginya.Kamipun selesai berlatih dan kami bertepuk tangan,karena latihan kita yang maksimal dan bagus.
Setelah itu Rehan memuji suaraku.
"wah!! latihan kita sangat bagus!! suara merdumu yang membuat latihan kita bagus dan maksimal"
"permainan gitarmu juga bagus,membuat hati terasa tenang dan membuat lagunya terdengar enak didengar" pujiku.
"wah 'benar kita saling melengkapi" ujar Rehan.
Mendengar ucapanya,pipiku langsung memerah.Dan seketika hujan deras mengguyur kami.