
Aku mencoba menemuka Rehan dikantin,aku mengelilingi kantin itu.Lalu akhirnya aku menemukan Rehan,yang sedang duduk sendirian,sambil meminum coffe.
Aku menghampirinya dengan perlahan.Saat aku sudah ada didepanya.Aku meminta maaf atas kesalahanku.
"Maaf Rehan,aku tidak berniat membuatmu patah hati... apa benar kau menyukaiku???" tanyaku pelan.
Dia langsung menaruh coffenya dimeja.Lalu dia mengatakan hal yang membuatku sakit hati.
"Suka denganmu??? manaa mungkin aku suka denganmu,aku tak suka dengan orang yang lemah dan rapuh,yang tak bisa melindungi dirinya sendiri dan tak bisa memilih mengatur sendiri kehidupan pribadinya"
Mendengarkan kata-katanya,membuat hatiku sakit sekali.Lalu aku menampar Rehan. Semua anakpun berkumpul mengelilingi kami,mereka melihat pertengkaranku dengan Rehan.
"Perkataanmu itu menyakitkanku..tak bisakah kau berpikir sebelum berkata?Kau tidak mengalami hidup yang berat,kau punya kakak yang menyayangimu,sedangkan aku tak mendapatkan perhatian sedikitpun dari keluargaku.mereka malah memperbudakanku.Jadi bersyukurlah..."
Kataku sambil menangis.
Akupun meninggalkan Rehan dikantin yang sedang dikelilinggi orang-orang. Aku berlari ketaman dan duduk dibangku yang ada disana.
Aku menangis,karena Rehan telah meremehkanku.Kata-katanya yang kasar membuatku menangis,sambil menutupi wajahku dengan kedua tanganku.
Kemudian Bulan,rasya dan gavin mengejarku ketaman,mereka mengelilingiku.
"Elina apa kau baik-baik saja??" tanya bulan.
"Kau bertanya apa Elina baik-baik saja?? tentu dia tidak baik,buktinya saja dia menangis!!" ujar gavin.
"Sudahlah kalian berdua jangan bertengkar!! Elina... kau jangan bersedih lagi ya nanti aku akan menghajarnya!!" Rasya menenangkanku.
Aku berhenti menangis dan melarang Rasya menghajar Rehan.
"sudahlah..jangan kau hajar dia,itu malah semakin merumitkan masalah!!"
"apa kau ingin makan bersama kami!!??" Bulan menawarkanku makan bersama.
"tidak, aku sudah tak berselera.Jika kalian ingin makan,makanlah.aku sudah lebih baik!!" ujarku.
Gavin pun mengelus-elus pundaku,agar aku bersabar.Kemudian mereka pergi meninggalkanku.
"baiklah!! Kami pergi makan dulu ya" kata Rasya.
Setelah mereka pergi,aku berjalan kearah perpustakaan,untuk membaca buku dan menenangkan hatiku disana.
Diperpustakaan aku mencari buku komedi,untuk kubaca.Aku melihat-lihat semua buku.Lalu kutemukan buku yang nampaknya lucu,yang bisa menghibur hatiku.Tapi aku mengambil buku itu bersamaan dengan putra.
"Elina!!? kamu disini?? tumben!!" kata putra.
"aku disini untuk menenangkan suasana hatiku"
Putra memberi buku yang kupegang bersamaan denganya tadi.
Akupun mengambil buku yang disodorkanya.
"iya Terima kasih.."
Putra mengajaku duduk dimeja dekat kami.Kamipun duduk bersebelah disana.
"aku dengar kau bertengkar dengan Rehan !! kenapa??" Putra ingin aku menjelaskan apa yang terjadi.
Akupun menceritakan semuanya,bahwa Rehan cemburu aku menyukai putra.Dan Rehan telah mengatakan hal yang buruk kepada ku.
"kau menyukaiku??" Putra bertanya dengan wajah kaget.
"benar!! aku menyukaimu"
Putra Kemudian mengungkapkan perasaanya padaku.
"Sebenarnya aku menyukaimu dari semenjak kita bertemu..!! apa kau mau jadi....pacarku??"
Aku kaget karena ungkapan putra tadi.
"ya..aku mau" jawabku dengan jantung berdebar kencang.
Putra tersenyum,lalu memeluku.Kebetulan diperpustakaan itu sedang sepi dan hanya beberapa orang.Jadi tak ada yang melarang kami berpelukan.
#Rehan
Setelah tamparan itu,semua anakpun bubar.Dan aku merasa bersalah karena mengucapkan kata-kata yang tak seharusnya kuucapkan.
"seharusnya aku tak mengucapkan kata-kata kasar pada Elina. Dia telah mengalami hidup yang sangat berat.Dia itu kuat dan yang payah dan lemah adalah aku,Aku tak bisa menjaga gadis yang kucintai.Aku malah melukainya.Aku harus meminta maaf padanya sekarang!!!" pikirku dalam hati.
Aku berlari kearah Elina pergi tadi dan aku bertemu dengan bulan,gavin dan Rasya.
"hei Rehan!! minta maaflah pada Elina.Gara-gara kata-katamu,dia jadi menangis" teriakk Rasya.
"Elina sekarang ada dimana??" tanyaku
"tadi dia ditaman,lalu dia pergi kearah perpustakaan,mungkin dia pergi ke perputakaan!!" kata gavin.
"jangan lah menyakitinya mengerti??" tanya bulan.
Aku hanya mengangguk,lalu lari ke perputakaan.
Akhirnya aku sampai didepan perputakaan.
"aku akan menemui Elina dan minta maaf!!" kataku dalam hati.
Ketika aku ingin masuk kedalam perpustakaan,aku melihat dari jendela perpustakaan Elina dan putra sedang berpelukan.