
Aku merapihkan semua bukuku kedalam tas.Lalu aku keluar kelas berjalan ke luar gerbang sekolah.Aku berjalan ditengah-tengah segerombolan murid-murid yang berjalan keluar sekolah pula.
Aku berjalan menuju kehalte bus.Aku melihat seorang cowok sedang duduk disana menunggu bus.
Cowok itu adalah Putra.Seketika aku merasa gugup dan jantungku berdetak kencang.Aku ingin sekali mendapatkanya,jadi aku harus berani menemuinya.
Aku berjalan kearahnya dengan pelan dan ragu sambil menggenggam tanganku.Akhirnya aku sampai disampingnya.Rasa gugupku semakin melonjak ketika didekatnya.
Aku duduk disampingnya dengan jarak sedikit.putra melihat kearahku yang baru saja duduk disampingnya.Dia menyapaku.
"halo kau anak baru yang bernama ina atau Elina bukan!?Semua anak membicaraimu!!" putra menyapaku dengan tersenyum.
Senyumanya membuatku gemetaran untuk menjawab pertanyaanya.
"ya..a'aku anak..baru.namaku elinnna" jawabku gemetaran.
"namaku putra.aku kelas 11 b,kelasku ada disamping kelas 11 a.Kau kelas 11 a bukan??kau pasti tau kelasku!!" putra memberitahu letak kelasnya padaku.
"ya benar aku kelas 11 a!!" jawabku.
Kemudian,buspun sampai didepan kami.Putra mengajaku untuk naik ke bus.
"ayo naik sebelum busnya pergi!!" ujar putra.
Aku naik ke bus bersama putra. Putra pun mencari tempat duduk untuk kami.Dia mengajaku duduk dibangku yang hanya cukup dua orang saja.
"ayo duduk disini!!" ajak putra.
Akupun mengangguk mengiyakan ajakanya.Aku duduk di paling pojok dekat kaca bus,sedangkan putra duduk disebelahku.Aku merasa jantungku berdegup kencang,seperti hampir copot.
"kenapa aku merasa jantungku akan copot!!?" kataku dalam hati sambil menggigit bibir.
Putra terlihat binggung melihatku,seperti orang cemas dan gugup. Setelah itu dia bertanya kepadaku.
"ada apa Elina kau terlihat gugup dan cemas sekali.apa kau mengkhawatirkan sesuatu??" tanyanya.
"tidak apa-apa,aku hanya cemas kelinciku akan mati karena belum kukasih makan dari tadi pagi!!" ucapku bohong.
putra percaya dengan alasanku.Lalu dia melihat sesuatu dirambutku dan menggambilnya.
Saat putra mengambil sesuatu dari rambutku.Wajahnya semakin dekat denganku.Aku hanya bisa terdiam dengan gugup.Putra semakin tampan jika kuperhatikan lebih dekat.Dia nampak tipe orang yang perhatian.Aku merasa,bahwa aku semakin tergila-gila denganya.
Dia menunjukan benda yang dia ambil dari rambutku tadi.
"*lihat ini,ternyata potongan kecil daun kering!!"
"ohh aku tak sadar ada itu dirambutku,terima kasih telah mengambilnya dari rambutku*!!" Aku berterima kasih padanya,sambil tersenyum.
"ya sama-sama!!Elina kau terlihat sangat cantik!!" puji putra padaku.
Mendengar kata-katanya tadi membuat jantungku berdetak kencang dan senang.
"oh benarkah??!" tanyaku.
"benar kau nampak cantik dan mempesona!!" kata putra.
Aku menatapnya dengan senyuman dan sebelum aku menjawabnya,Kami sudah sampai ditujuan kami.Dengan wajah tersenyum putra menggengam tanganku keluar bus.
"ayo Elina kita sudah sampai!!" kata putra.
Kami turun di pemberhentian terakhir bus.Aku masih memperhatikan genggaman tangan putra dan tanganku.
Putra melepaskan genggamanya itu setelah aku memperhatikan tangan kami.
"maaf,jika kau tak nyaman dengan genggamanku tadi" putra meminta maaf atas perlakuanya tadi.
"tak apa!!aku merasa nyaman!!" jawabku pelan.
"apa!?" putra bertanya padaku karena dia pikir dia salah dengar.
"tidak!!" alasanku.
Putra bertanya dimana rumahku,Agar dia bisa mengantarku pulang.
"Rumahmu dimana,akan kuantar!" tanya putra.
"tak usah repot-repot!!rumahku sudah dekat sekali dari sini.Terima kasih atas tawaranmu.dahhhhh!!!". Aku berterima kasih atas tawaranya dan berlari kearah rumahku meninggalkanya.