This Is My Choice

This Is My Choice
Eps 20. putra mulai Aneh



Mendengar persyaratanku,Rehan pun menggangguk tanda dia menerima persyaratanku.


Setelah bersepakat,suasana diantara kita pun hening dan binggung ingin membicarakan apa.


"hmm....hmmm...oh iya bagaimana tengtang latihan bernyanyi kita untuk kamis depan!?" Aku bertanya hal itu,karena tak ada lagi topik yang bisa dibicarakan.


"bagaimana kalau kita,latihan hari selasa dan rabu??" Rehan menyarankan kapan latihan bernyanyi lagi.


"baiklah...Rumahku sedang kosong.Ibu,ayah dan kakaku sedang pergi,bagaimana latihanya dirumahku,sambil melaksanakan persyaratanku tadi??" Aku menyarankan tempat latihan.


"baiklah...jadi,latihanya dirumahmu hari selasa dan rabu,Setelah pulang sekolah." ujar Rehan.


Akupun mengangguk,tanda aku setuju dengan Rehan.


Setelah aku menggangguk,Putra pun datang dan menarik lenganku.


"Hai kalian berdua!!! Rehan kau jangan mencoba-coba merebut Elina dariku ya!! karena aku tau kau menyukai Elina."Ujar putra dengan nada ramah yang dibuat-buat.


Setelah aku mendengar perkataan putra.Aku langsung membantah perkataanya.


"Putra!!! apa yang kau katakan??Mana mungkin Rehan.. akan merebutku darimu!!!sekarang...minta maaflah pada Rehan!!!"


Rehan hanya tersenyum terpaksa,Dia memberi tanda,bahwa dia baik-baik saja.


Tanpa sepatah katapun,putra menarik lenganku dan dia memaksaku duduk dimeja kosong yang jauh dari Rehan.


"Elina... aku tau Rehan menyukaimu,aku mengetahuinya dari tatapan matanya padamu.Sudahlah lupakan yang terjadi dan ayo kita makan!!!" ucap putra.


Aku hanya terdiam dan menundukan wajahku dengan kesal.


"Elina kita akan makan kebab ya!!" ujar putra sambil tersenyum.


"kebab!!? aku tak suka kebab!!!" protesku.


Kemudian putra tersenyum padaku dan berkata.


"Elina... Mulai sekarang kau harus menuruti semua pilihanku untukmu,kau harus menurut!!!"


Setelah makan bersama Putra,Aku hanya duduk melihat sekeliling kantin,sedangkan putra sibuk dengan hpnya.Kami tak berbicara,karena putra telah melihat wajahku yang masih kesal padanya.


Beberapa menit,bel pun berbunyi,tanda kami harus segera masuk kekelas.


Aku dan putra berjalan berdampingan kearah kelas.Aku masih saja kesal,karena Putra berburuk sangka pada Rehan.Sepanjang jalan kearah kelas,Putra hanya sibuk dengan hpnya.Dia seperti sedang mengeChat seseorang.Putra tersenyum-senyum ketika ia sedang mengeChat orang itu.


"Kenapa kau tersenyum-senyum,siapa orang yang sedang kau Chat??" Aku bertanya pada Putra,sambil mencoba melihat layar hpnya.


Dengan nada gugup,ia menjawab.


"O'oh ini i' itu te'temanku..."


Mendengar alasan Putra,aku langsung masuk kedalam kelas,Aku memberi "kiss bye" pada putra,namun dia masih saja sibuk dengan hpnya.


"anehh..tumben dia tak membalas kiss byeku atau salamku.." pikirku didalam hati.


Melihat kelakuan aneh putra,aku tak terlalu meenghiraukanya.Aku langsung masuk kekelas untuk melanjutkan pelajaran sampai pulang sekolah tiba.


Bunyi bel sudah terdengar jelas,Aku langsung memasukan alat tulis serta bukuku kedalam tas dengan rapih.


Sebelum pulang kami memberi salam pada guru terlebih dahulu.Gurupun nempersilahakan anak muridnya pulang.


Aku langsung pulang kerumah.Lalu dirumah aku membersihkan seisi rumah.Setelah selesai membersihkan rumah,aku belajar sebentar.


Saat belajar,aku merasa mataku hanya tersisa 5 watt.Karena aku tak bisa menahan kantuku.Akupun tertidur dengan buku diwajahku.


* Pagi hari


Aku merasa diriku sangat remuk.Lalu aku bangun dari tidurku.Aku tertidur tengkurap dan ada kertas yang menempel diwajahku.


"woaaah..sepertinya aku salah posisi tidur,aku merasa seluruh badanku remuk" gumamku.


Lalu aku melihat jam dinding,yang menunjukan pukul 06.58.Aku langsung kaget melihat jam.Mataku sontak terbuka lebar.Dengan terburu-buru aku bersiap kesekolah.