This Is My Choice

This Is My Choice
Eps 15. kesalahanku



Aku punya ide untuk menyindir Elina. Aku akan menuliskan ketidak pekaanya denganku dan mengecewakan perasaanku.


Akupun menulis ideku dibuku sambil memasang wajah kesal.


#Elina


Aku binggung mencari tema karanganku.Lalu aku penasaran apa yang akan dikarang oleh Rehan.


Akupun menengok kebelakang secara perlahan untuk mengintip Rehan.


Rehan terlihat sangat serius menulis karanganya dan wajahnya nampak kesal.


Akupun langsung berhenti mengintip karangan Rehan.Sudah ada ide yang muncul dikepalaku.


"aku akan menulis karanganku dengan tema Gadis miskin menjadi Orang kaya" gumamku.


Lalu aku menyalin semua ide yang ada dipikiranku.Aku sudah selesai mengarang,aku berhasil mengumpulkan 6 paragraf.


Waktupun habis Pak andri meminta semua anak untuk membacakan karangan mereka secara bergiliran sesuai nomor absen kelas.


Dengan hening,semua anak memperhatikan pembaca didepan kelas.


Sudah ada 7 orang yang maju membaca karanganya dan sekarang giliranku.


Aku maju kedepan,lalu dengan tenang aku membacakan karanganku.


a" Ada seorang gadis yang hidup sebatang kara,yang bernama Desi.Desi selalu mengumpulkan botol dan gelas plastik untuk mendapatkan uang.


Banyak yang membully nya,karena dia tinggal dirumah kardus didekat pembuangan sampah,namun ia tak pernah merasa sakit dengan ucapan mereka.


Desi selalu sabar menghadapi semua cobaan yang ia jalani.Suatu hari hadirlah seorang pria yang bernama Bayu.


Bayu adalah pria yang sangat mencintai Desi,begitu pula Desi mencintai bayu.Mereka bertemu,karena bertabrakan secara tak sengaja.


Bayu selalu menolong Desi,disaat desi dalam kesulitan,Lalu bayu jatuh cinta dengan desi.Bayu selalu melakukan yang terbaik untuk desi.


Bayu dan desipun akhirnya menikah,mereka hidup bahagia dengan cinta mereka.Dan selalu berbagi suka dan duka."


Tamat


Selesai aku membacakan karanganku semuanya bertepuk tangan dan pak indra mempersihlakanku kembali kekursiku.


Akupun kembali kekursiku.


[ 25 menit Kemudian ]


Nama Rehan pun akhirnya dipanggil maju kedepan.


Rehan maju kedepan kelas dan membacakan karanganya.


"*suatu hari hiduplah seorang gadis bernama Ella,dia selalu diperbudakan


Dia adalah gadis yang bodoh,karena tak pernah melawan atau meminta haknya.Dia selalu memendam luka fisik maupun batin.


Dia memendam semua itu,yang malah menambah luka yang mendalam.Dia terlihat kuat diluar,namun sangat rapuh didalam.


Suatu hari datanglah seorang pria di kehidupan Ella,pria itu bernama Refan.Refan mencintai ella,dia selalu berusaha membantu ella.


Tapi ella tak sadar bahwa,refan sangat mencintainya.Ella juga bercerita kepada refan,bahwa dia menyukai pria lain.


Cerita ella membuat refan patah hati,refanpun meninggalkan ella dengan pergi jauh. Dan pria yang ella sukai ,pria itu akhirnya menghianati ella.


Ella menyesal karena,dia tak memilih refan dan malah memilih pria brengsek itu.Ella sangat menyesali perbuatanya,karena dia tak dapat bertemu refan lagi*"


Tamat


Aku merasa karangan yang dibacakan oleh Rehan, seperti kehidupanku.Tapi aku masih berpikir apa yang dimaksud "menyesal,karena ella ditinggal oleh refan,karena ella tak peka!!?"


Pak indrapun mempersihlakan Rehan kembali duduk.Rehanpun berjalan kemeja nya sambil menatap sinis kepadaku.


"apa aku melakukan kesalahan!?" gumamku binggung.


*bel istirahat berbunyi


Semua murid langsung berhamburan keluar kelas.Aku mengejar Rehan yang telah keluar kelas duluan.Dia mengarah kekantin.


"Rehan,ayo latihan bernyanyi nanti!!" ajaku.


"Tidak!! aku sibuk" sontaknya,lalu pergi meninggalkanku.


Aku yang masih berdiri disana,dihampiri oleh Gavin.


"Elina.. apa kau sedang marahan dengan Rehan!!?"


"Aku tidak tahu,tadi pagi kita masih baik-baik saja,namun setelah aku bilang 'aku menyukai putra' dia langsung marah padaku" jelasku kepada gavin.


"kau suka dengan putra?? dan kau bilang kepada Rehan!!?" Gavin bertanya dengan kaget.


"ya aku bilang,karena Rehan bertanya padaku!!" ocehku.


"Berarti Rehan suka denganmu,dan kau malah menyukai orang lain yang membuat Rehan patah hati!!!!" kata gavin.


Gavin menyuruhku untuk meminta maaf pada Rehan.


"minta maaflah padanya!!"


"Benarkah?? uhh pasti dia sedang sedih!! dah gavin Terima kasih atas saranmu!!"


Akupun berlari mengejar Rehan yang tadi menuju kantin.


\*\*\*\*\*