
Akhirnya aku sampai didepan rumah.Aku masuk kedalam rumah dengan salam.
"aku pulang!!!" kataku.
Semuanya yang ada diruang tamu yang sedang menonton tv,mengacuhkan ku.Bagai tak ada yang baru saja pulang.Mereka tak mengganggapku ada disana.Aku hanya cemberut dan pergi masuk kekamarku.
Aku menggantung tasku dipaku yang menancap didinding kamarku.Lalu aku mengambil sepasang pakaian untuku mandi.Aku masuk kekamar mandi yang berada didekat dapur.Aku mandi membersihkan keringatku.
Setelah aku selesai mandi.Ibu menyuruhku untuk membersihkan semua kamar yang ada dirumah ini.
"Elina,nanti kau bersihkan kamar ibu dan kakak ya!!disana sudah berdebu?!" pinta ibu yang sedang menonton tv sambil memakan cemilan yang ada dimeja ruang tamu.
"baiklah,akan kubersihkan" jawabku dengan lelah.
Aku yang belum makan,langsung mengambil sapu dan kain pel.Aku masuk kekamar ibu.Kamar ibu sangat berantakan.Tempat tidur berantakan,bantal-bantal berjatuhan dibawah lantai dan makanan ringan berantakan dimeja kamar ibu.
"OMG!!kenapa kamar ini berantakan sekali!!" ocehku.
Aku membersihkan seluruh kamar ibu,mengganti sprei kasur dikamar ibu dan ayah,merapihkan seluruh kamar ibu sampai kekolong kasur.
Akhirnya aku selesai membersihkan kamar ibu.Dan sekarang aku menuju kekamar kakak yang ada disamping kamar ibu.Aku melihat kamar kakak lebih berantakan dari kamar ibu dan ayah.
sprei kasur berantakan,bantal dan guling berjatuhan dilantai,banyak sampah minuman dan makanan yang tergeletak dipojok kamar dan banyak sekali semut-semut dikamarnya.
Aku merapihkan kamar kakak sampai semuanya bersih dan rapih.Merapihkan kamar kakak lebih sulit dari pada merapihkan kamar ayah dan ibu.
Setelah aku selesai merapihkan kamar kakak,aku segera keluar dari kamarnya.Aku menghampiri ibu untuk memberitahunya,bahwa aku telah selesai merapihkan kamar.
"bu aku sudah selesai merapihkan kamar ibu dan kakak" ujarku.
"oh yasudah!!" jawab ibu.
Aku menaruh sapu dan kain pel ditempat semula.Aku mencuci tanganku,karena aku ingin makan.Perutku sudah lapar sekali.
"uangku hilang bu,pasti ada yang mengambilnya!!siapa yang sudah merapihkan kamarku??" Teriak kakak.
Ayah tak peduli dengan keributan itu,dia melanjutkan menonton tv sambil meminum soda.
"tenanglah!!kamarmu tadi dirapihkan oleh Elina!!!" jawab ibu menenangkan kakak.
"Elina pasti sudah mengambil uangku!!" kata kakak.
Kakak langsung menarik bajuku,dan membawaku kamarnya.Dia memarahi dan membentaku.
"Elina tadi uangku aku taruh di atas kasur dan sekarang sudah tidak ada kau harus mencarinya sekarang juga!!"
suruh kakak.
perintah kakak membuatku gemetaran,karena aku memang tak menemukan uang dikamar kakak tadi selagi aku membersihkan kamarnya.
"berapa uang kakak yang hilang??" tanyaku.
"uangku Rp 50.000 cepat cari!!!" suruh kakak dengan nembentaku.
Aku mencari uang kakak yang hilang dikamarnya,tapi aku tak menemukanya,sedangkan Kakak masih mengawasiku yang sedang mencari uangnya.
"maaf kak aku tak menemukan uang kakak yang hilang!! aku juga tak menemukanya saat aku membersihkan kamar kakak!!" Aku meminta maaf pada kakak,karena tak bisa menemukan uangnya.
Mendengar ucapanku itu kakak langsung menarik tanganku,dia membawaku kekamarku,dia mendorongku masuk kamar dan mengunciku dari luar.
"Kau takkan keluar sebelum aku menemukan uangku!!" Teriakknya.
Kali ini aku tak menangis,karena ini sering terjadi bertahun-tahun dulu,jika mereka kehilangan barang mereka,Mereka akan menuduhku,kemudian mengunciku dikamar.