This Is My Choice

This Is My Choice
Eps 12. Kak Rani yang baik hati



Rehan langsung menarik tanganku dan berlari berteduh dihalte yang ada diujung jalan dekat taman itu dan bisa dibilang halte itu cukup jauh.Bajuku basah kuyub,karena terguyur hujan,begitu pula dengan Rehan,bahkan bajunya lebih basah dariku.


"apa kau kedinginan??" tanya Rehan.


Lalu aku menjawab pertanyaan Rehan dengan pelan.


"tentu"


Rehan memperhatikan wajahku yang pucat,lemas dan kedinginan.Dia bertanya apa aku baik-baik saja.


"Elina apa kau baik-baik saja? Wajahmu terlihat sangat pucat!! apa kau sudah makan!?"


"Aku belum makan dari kemarin,kemarin aku tak jadi makan karena kakaku mengunciku dikamar dan tadi saat istirahat aku tak jadi makan karena Olivia!!" jawabku dengan menggigil.


Lalu aku merasa kepalaku sangat sakit,detak jantungku tak teratur dan penglihatanku kabut,Setelah itu aku tak sadarkan diri.


#Rehan


Elina pingsan dan aku terkejut melihatnya.Aku langsung menelpon ambulan.Aku menunggu ambulan dengan cemas.Kemudian aku memeluk Elina, agar tak terlalu kedinginan.


Ambulanpun sampai,Elina dibawa masuk keambulan dan aku menemaninya kerumah sakit.Diperjalanan menuju rumah sakit,rasa khawatirku muncul.Aku takut ada sesuatu yang terjadi pada Elina.


[20 menit kemudian]


Kami sampai dirumah sakit,perawat membawa Elina keruang rawat.Perawat memintaku menunggu didepan,untuk menunggu Elina yang kondisinya sedang dicek oleh dokter.


Aku berjalan bulak-balik didepan pintu.Tak lama perawat memperbolehkanku masuk menemui dokter.


"silahkan anda boleh masuk" kata perawat.


Tanpa basa-basi aku segera masuk.Dokter menyuruhku untuk duduk dikursi depan mejanya.Dan diapun menjelaskan apa yang terjadi pada Elina.


Dokter bilang elina terkena penyakit Hipotensi ortotatik.


Hipotensi ortostatik adalah penurunan tekanan darah yang terjadi tiba-tiba saat berubah posisi dari telentang ke posisi duduk atau tegak. Hipotensi ortostatik lebih sering pada pasien yang mengkonsumsi obat antihipertensi.


Gejala seperti lemah tiba-tiba, pusing, terasa pingsan dan pingsan dapat terjadi.


Aku menyimak penjelasan yang dokter sampaikan,kemudian aku bertanya bagaimana cara menyembuhkan penyakit itu.


"bagaimana cara menyembuhkan penyakit itu dok!!?"


"Perbanyaklah memakan makanan yang mengandung kadar garam yang tinggi untuk menaikan darahnya,istirahat yang cukup dan berolah raga dengan teratur" jelas dokter.


Setelah dokter mengasih pengarahan,Elina pun terbangun.Aku langsung beranjak dari kursi dan menghampiri Elina.


#Elina


Aku sadar disuatu tempat,pandanganku yang kabur telah normal kembali dan aku melihat wajah Rehan yang cemas melihatku.


"apa aku dirumah sakit??" tanyaku.


"ya tadi kau pingsang,aku sangat mengkhawatirkanmu.Jadinya aku membawamu kesini.Dokter bilang kau terkena Hipotensi ortostatik,penyakit penurunan tekanan darah.Dokter bilang kau harus 'perbanyak makanan mengandung kadar garam yang tinggi,cukup istirahat dan berolah raga dengan teratur!!" kata Rehan.


"baiklah!!" jawabku.


Setelah itu Rehan mengajaku pulang.


"elina ayo kita pulang aku sudah membayar administrasi nya"


"pulang??yang ada,jika aku dirumah aku tak bisa beristirahat"


"baiklah,karena ini sudah lewat dari jam 19.00,pasti ibumu telah mengunci pintu rumah,jadi kita pulang kerumahku" ucap Rehan sambil melihat jam tanganya.


"baiklah!!"


Rehan dan akupun keluar dari rumah sakit.Rehan membantuku berjalan,karena aku masih sangat lemas.Karena masih hujan rintik-rintik,kita pulang dengan taxi.


Di perjalanan aku bertanya dengan Rehan,bagimana dengan motornya yang ditinggal ditaman.


Dia bilang untuk tidak mengkhawatirkanya.


"jangan khawatir!! nanti akan kusuruh temanku yang rumahnya tak jauh dari sana,untuk membawa motorku pulang"


[ 35 menit kemudian ]


Kami sampai dirumah Rehan. Rehan mengajaku masuk kerumah nya.Kami melihat kakaknya yang sedang membaca majalah disofa ruang tamu.Kemudian Rehan memperkenalkanku pada kakaknya.


"Elina kenalkan ini kakaku,Rani.kak perkenalkan ini temanku Elina".


Kak Rani menyambutku dengan baik,dia orang yang ramah.


"halo elina!! aku Rani.Kenapa bajumu dan Rehan basah?? apa kalian hujan-hujanan??"


Rehanpun menjelaskan apa yang telah terjadi tadi.Mendengar cerita Rehan, kak Rani langsung mengajaku kekamarnya.


"baiklah,ayo ikut aku kekamarku Elina"


Akupun dibawa kekamarnya.Dia memilihkan baju untuk kupakai.Kak Rani memilihkan bajunya yang muat denganku.


"ini pakailah,sepertinya muat denganmu!! baju ini terlalu kecil untuku.Baju ini baru sekali kupakai,jadi buatmu saja"


Akupun berterima kasih pada kak Rani.


"terima kasih kak"


"sama-sama,cepat ganti bajumu.Lalu kita akan makan malam" Suruh kak rani.


Aku mengganti bajuku ditoilet yang ada dikamar kak rani.Selesai ganti baju aku kembali menemui kak rani.Dia bilang bajunya sangat cocok untuku.


"wah,baju itu cocok sekali denganmu'kau terlihat sangat cantik"


"ya,tapi baju ini terlalu sexi untuku kak"


kataku.


"tak apa!! wanita kan wajar sexi" jawab kak rani.


Setelah itu kak rani mengajaku turun kebawah.Dia bilang Rehan telah menunggu kami dimeja makan.Aku dan kak rani pun turun kebawah dan kemeja makan.


Rehan memperhatikanku dengan takjub.Dia melihatku dari ujung kaki sampai kepalaku.Dia juga memujiku.


"wah...kau cantik'sekalii"


Pujian Rehan membuatku tersenyum malu.Setelah itu kak rani menyuruhku duduk dimeja makan.Dia bilang,aku boleh memakan makanan yang kusukai.


Aku melihat dimeja makan penuh dengan makanan yang lezat-lezat.


"Elina, makanlah makanan yang kamu suka!!"


Mendengar ucapan kak rani, aku bengong,karena jarang sekali aku memakan makanan yang lezat,bahkan ibu hanya memperbolehkanku memakan sayur atau tempe saja.