The Prisoner Girl of Psychopath

The Prisoner Girl of Psychopath
Nabila Story123



The night is getting late....


02:30


Inside a room that is not too broad belongs to Space.


Zev could not close his eyes.Seeing him beside him, Angkasa was already asleep in the smell of dreams with his wife.Nabila looks so slumbering, making it unbearable to wake his beloved wife.


Yes...this is the first time after Ijab qobulnya with Nabila, Zev sleeps three.Typically he always spent a long night alone with his wife and of course, not just sleeping, not just sleeping,but also the ritual of printing dough.


And tonight, then,


this is the first time they spend their night just sleeping.He feels restless, he should be bathed in sweat tonight,but because there is Space in the middle they make Zev also want to not resist the desire to ambush the idol of the heart.


Time and again Zev tried to poke Nabila's arm, trying to wake the little rabbit, but in fact the woman was still so absorbed in the dream crib beautiful dreams.


Zev snorted in annoyance,


looks like he's gonna have to fast tonight.


Zev, who could not sleep, chose to leave the room and walked down the stairs to the kitchen to make coffee.


When we get to the kitchen...


Zev...


He saw that his father-in-law was sitting on the dining table chair reading a book while his left hand was holding a cigarette


Zev's approaching...


Adrian looked over, then smiled...


"Zev...are you up at this hour?" ask Adrian.


"yes pa...not able to sleep.mau make coffee" said Zev.


Adrian smiled, he closed his book for a moment, then looked at the two cups on the table and thrust one of them towards Zev.


"nih.papa also make coffee earlier.ngerbus water mostly.makanya papa make two.." said Adrian calm.


"nih...one for you.." he said again with a smile.


Zev terdiam.


bisa pas banget ya??pikirnya.


Zev tersenyum,lalu duduk di samping Adrian.


"iya pa...makasih..." ucapnya.


Adrian meletakkan bukunya di atas meja.Pria paruh baya yang masih terlihat sangat bugar itu kemudian mengarahkan rokok di tangannya ke mulutnya lalu mengapitnya dengan kedua belah bibirnya.


Adrian meraih bungkus rokok di atas meja dan menggesernya ke arah Zev.


Zev tersenyum lagi...


ia meraih bungkus benda bernikotin itu,mengeluarkan nya sebatang lalu membakar dan menyesapnya.


"Nabila sama Angkasa tidur?" tanya Adrian.


"iya pa..." ucap Zev santai sambil menyesap rokoknya.


"Nabila sekarang manja ya....minta nya juga aneh aneh..." ucap Adrian.


Zev tersenyum lucu


"iya...akhir akhir ini emang gitu pa..nggak tau kenapa...dia juga sering ngeluh katanya tiba tiba males mau ngapa ngapain..." ucap Zev lagi.


Adrian tersenyum...


"kamu nggak penasaran...kalian udah dua bulan nikah lo..." ucap Adrian.


Zev menoleh ke arah sang mertua...


"maksud papa?"


"mungkin ada janin di rahim Nabila" ucap Adrian.


Zev mengernyitkan dahinya...


"kok papa tau...." ucap Zev.


Adrian tertawa ringan..


"kan papa bilang 'mungkin'...." ucap Adrian santai...


"kalian menikah udah dua bulan....sedangkan apa yang di alami Nabila mirip mirip sama tanda tanda perempuan hamil..."


"papa tau dari mana tanda tanda perempuan hamil?" tanya Zev lagi.


"karena papa pernah ngalamin..." ucapnya.


Zev kembali mengernyitkan dahinya...


"sembilan bulan Angkasa di kandungan mamanya...papa yang teler...tiap pagi lemes,muntah muntah...bisa sembuh cuma kalau nyium ketek mamamu" ucap Adrian bernostalgia.


Zev terkekeh..kok bisa gitu ya...??


"tapi aku nggak ngerasain apa apa pa..." ucap Zev.


Adrian tersenyum,


"mending kamu ajak Nabila ke dokter,perempuan hamil juga ada pantangan pantangan nya,mending cek ke dokter...biar jelas..." ucap Adrian.


"iya pa...besok Zev bawa Nabila ke dokter..." ucapnya.


Adrian kembali menyesap rokonya dan membuang asapnya.


Tangan bertatonya kemudian tergerak menepuk pundak Zev..


"besok kerja?" tanya Adrian pada Zev,lantaran besok adalah hari Minggu


"Zev selalu ngeluangin hari Minggu buat dirumah pa..." ucap Zev.


Adrian tersenyum..


"pagi nge gym bareng mau?" tanyanya.


"boleh..." ucap Zev.


Obrolan pun berlanjut.Obrolan antara dua pria yang dulu pernah saling bersitegang.Kini mereka nampak begitu akrab sebagai sepasang mertua dan menantu.


...****************...


Pagi menjelang....


Sesuai janji sepasang menantu dan mertua itu semalam,keduanya kini berada di ruang gym sibuk membentuk otot otot tubuh keduanya.Tak hanya Zev dan Adrian,ada Angkasa juga disana.Sedangkan Nabila dan Adinda tengah berada di dapur menyiapkan sarapan untuk keluarga mereka.


Saat tengah sibuk dengan berbagai bahan makanan itu,tiba tiba....


Bik Imah datang tergopoh gopoh menemui sepasang ibu dan anak itu.


"permisi non...nyonya..." ucap bik Imah.


"ada apa bik?" tanya Dinda.


"ada tamu nyah....nyariin mas Angkasa...." ucap Bik Imah.


"nyariin angsa?siapa?" tanya Nabila.


"nggak tau non...cewek....cantik banget....udah bibik suruh masuk non...lagi ada di ruang tamu.." ucap Bik Imah.


Nabila dan Dinda saling pandang.Sepersekian detik kemudian Nabila mengulum senyum.Wanita itupun setengah berlari menuju ruang tamu.


Nabila memelankan langkahnya.Di lihatnya di sana seorang gadis cantik berkaos hitam panjang nampak duduk di sofa panjang sambil mengedarkan pandangannya menyapu seluruh penjuru ruangan luas tersebut.



Nabila mendekat....


"eeekkkhhhmmmm...."


suara deheman itu sukses membuat sang gadis menoleh ke arah sumber suara.Remaja itu bangkit,


"kamu......." ucap Nabila menggantung seolah ingin bertanya,siapa kamu?


"oh...kenalin kak...saya Bintang...temennya Angkasa" ucap Bintang sambil mengulurkan tangannya.


Nabila tersenyum sambil menyambut uluran tangan tersebut...


"Nabila...kakaknya Angkasa..." ucap Nabila manis


"duduk..." ucap Nabila.Bintang pun mengangguk lalu duduk di sofa panjang itu dengan sopannya.


Bik Imah datang dari dapur membawa nampan berisi secangkir teh.


"aduh...jadi ngrepotin" ucap Bintang.


"enggak kok...cuma teh..." ucap Nabila.


"kamu temen sekolahnya Angkasa?" tanya Nabila pura pura tidak tau.


"bukan kak...saya sekolah di SMA samping SMP nya Angkasa..." ucap Bintang.


"oohh....gitu...ya udah...tunggu bentar ya....kamu minum dulu tehnya,biar kakak panggilin Angkasa nya" ucap Nabila


"iya kak..."ucap Bintang.


Nabila tersenyum,ia kemudian bangkit bergegas menuju ruang Gym dimana suami,papa serta adiknya sedang melakukan olah raga.


"siapa tamunya kak?" tanya Adinda saat Nabila melewatinya yang berada di dapur.


"calon mantu ma....Bintang Kejoranya Angkasa..." ucap Nabila.


Adinda hanya mengernyitkan dahinya.Nabila terus melangkah menuju ruang Gym untuk mencari keberadaan sang adik.


bonus visual mertua dan menantu👇



hayook.....pilih yang mana bestiee...🤭


...----------------...


***UP 18:37


HARI INI LAMA LAGI REVIEWNYA...YANG BAB SEBELUMNYA AJA BELUM LOLOS PAS OTHOR UP BAB INI....


SEMOGA SECEPATNYA BISA LOLOS...


YUKKK...KASIH DUKUNGAN YANV BANYAK BIAR OTHOR SEMANGAT....🥰🥰🥰🥰***