
In the elevator....
The rabbit and the wolf put their lips together again.At this time there are only two of them in the iron box-shaped room, making a couple can freely do any activity they want.
Zev and Nabila stopped his tongue wrestling, both smiling, Zev rubbed the little rabbit's pink lips with his thumb, then took a sip.
Nabila just blushed in shame.
"ntar we continued in my room." said Zev with his typical eye teasing.Nabila just nodded.The man then grabbed the body of the wife and put her in his arms.
ting's....
elevator doors open.
The couple came out of the elevator to the CEO's room on the twenty-second floor of the building with their hands together.
"good afternoon, sir." said Vivi, who is Zev's secretary while bowing her body as Zev and Nabila passed her desk.
Zev was indifferent, when he looked at the woman from top to bottom with a judging look.
Ceklek....
the door of the room opens...
Zev and Nabila entered the room.A spacious room with luxurious ornament ornaments.Nabila circulated his gaze throughout the room.
Zev sat on a long sofa in the room...
"amstretta...."
Nabila turned to the source of the voice, he saw the husband was now sitting with his body leaning on the back of the sofa, while his sharp eyes were now staring at Nabila with his typical gaze that was so tempting.
He approached the handsome wolf and laid his body on a long sofa with Zev's thigh as his pillow
Zev stroked that sweet face....
"we were next to Lisa?" ask Zev.
Nabila took a long breath....
"he knows no wolf.today I said you want to know you but he said he does not know you.trus I ask where your room is not told....he said not just anyone can meet you..kan kelas...!" nabila memgebu.
Zev smiled gently....
"you're gonna find me using Zev's name?" said the wolf guessing, with his hands not separated caressing the face of the hello kitty.
"yes..why?" asked Nabila with a plain look.
Zev smiled again.Now his index finger moved to hit the soft lip of the wife.
"you forgot what?they know me as Kyle, baby.they don't know Zev.." said the boy James.
Nabila opened her mouth, she just remembered that her husband had two names
"oh..iya..i forgot.." said Nabila.
Zev just chuckled.His hand again stroked the face of the hello kitty.
"you are very nosy to know not.pakai told Lisa to buy food on foot..can be tempest he came home.." said Zev.
"biarin aja...biar tau rasa....salah sendiri ngatain aku kesini nyari gadun..."
"dia bilang gitu?"
"iya...!kesel dong aku....nggak bisa didiemin lah....aku harus bales...tapi karena aku nggak mau bikin keributan di kantor kamu...ya aku kerjain aja...." ucap Nabila.
"kalau kejadiannya di luar kantor mungkin udah lempar ke atas menara sutet tuh orang..." ucapnya lagi masih dengan kesal
Zev terkekeh,ia mencubit gemas pipi wanita itu membuat Nabila tersipu malu.Kelinci kesayangan Zev itu mengubah posisi tubuhnya menjadi miring,sehingga wajahnya kini berhadapan langsung dengan perut seipack sang suami.
"serigala...."
"apa..."
"ntar pulang dari sini ke rumah papa yuk....aku kangen sama papa sama mama..." ucap Zev.
"boleh...." jawab Zev.
Nabila hanya tersenyum.Ia beruntung memiliki suami seperti Zev.Ia selalu memanjakannya,menuruti semua yang ia mau.
Zev menggerakkan tangannya,membuka ikat pinggang dan menurunkan resleting celananya yang berada tepat di hadapan Nabila.
Nabila mulai mencium gelagat diajak banting bantingan lagi...
Dan benar saja,Zev pun mengeluarkan benda mengerasnya tepat di depan wajah Nabila yang masih tiduran di paha Zev.
Nabila menoleh ke wajah sang suami.Laki laki itu sudah manatapnya dengan senyuman dan lirikan mata nakal.
"yuk..." ucap Zev.
"kalau ada karyawan kamu yang masuk gimana?"tanya Nabila.
" mereka pasti ketuk pintu dulu kalau mau masuk sayang...."ucap Zev sambil memainkan tongkat baseball nya menampar nampar wajah Nabila yang terbaring di pahanya.
"ayok bangun..." ucap Zev saat mendapati sang istri masih tak bergerak dari tempatnya.
Nabila pun hanya bisa menurut,ia bangkit dari tidurannya dan melapas semua kain yang menutup tubuhnya tepat di hadapan sang suami.Ketika pakaian sudah tertanggal,Nabila pun berniat naik ke atas paha Zev dan memulai ritual panasnya.Namun tiba tiba,....
Zev bangkit,ia menarik tubuh Nabila mendekat ke tubuhnya dan mulai me**mat bibir merah muda itu penuh na*su.Zev yang selalu buas dan Nabila yang kini makin mahir mengimbangi permainan sang serigala kini saling memeluk dengan bibir yang masih menyatu,keduanya bergerak kesana kemari menikmati ciu*an panas mereka.Cukup lama....Zev melepas pag*tannya,dengan cepat ia pun menarik tangan Nabila menuju dinding kaca yang ada di ruangan nya yang menjadi pembatas langsung dengan area luar gedung sehingga pemandangan di luar pun terpampang dengan jelas dari ruangan itu.Zev menghempaskan tubuh Nabila hingga membentur dinding kaca itu membuat Nabila panik.
"serigala....." ucapnya.
Nabila ingin berucap,namun Zev yang sudah dikuasai na*su itu kembali meraih wajah sang istri dan berniat mencium bibir nya namun Nabila menolak.
"serigala tunggu...!" ucap Nabila.
"apa?"
"jangan disini....ntar keliatan dari bawah....jadi tontonan dong kita..." ucap Nabila panik.
"nggak sayang...udahlah...." ucap Zev yang na*sunya sudah di ubun ubun sambil kembali mencoba menyerbu bibir Nabila namun lagi lagi Nabila mengelak.
"enggak gimana orang ini kaca...!" ucap sang kelinci panik.
"dari luar gelap sayang...nggak akan keliatan..." jawab Zev dengan nafas yang memburu.
"tapi kan....."
"udah lah....nggak akan keliatan dari luar....sekali sekali harus ada sensasi baru...." ucap Zev.
Laki laki itu keamudian mulai mendorong tubuh sang istri hingga kembali membentur dinding kaca.Tangannya tergerak meraih tangan Nabila meminta istri cantiknya itu untuk melepas setelan jas nya.Nabila pun menurut.Dengan bibir yang masih menyatu Nabila melucuti pakaian sang suami hingga tertanggal seluruh nya.
Selesai,
Zev mulai merayap.Menikmati setiap inchi tubuh wanita yang selalu terasa lezat di mulut Zev.Pria itu bak serigala kelaparan.Ia memangsa habis tubuh itu membuat sang pemilik tubuh molek pun tak bisa lagi menyembunyikan sensasi luar biasa yang ia rasakan.
Zev tidak bisa mengontrol hasratnya jika sedang bersama Nabila.Laki laki itu langsung membalik tubuh sang istri dengan gerakan cepat ,membuat tubuh bagian depan wanita itupun menempel di dinding kaca tersebut.Zev lantas membimbing Nabila untuk sedikit memundurkan tubuhnya dan sedikit membungkuk.Antara merasakan nikmat dan takut jika aksi keduanya dapat di saksikan oleh orang orang di luar sana,Nabila hanya bisa pasrah saat jagoan Zev mulai merangsek masuk dan bergerak maju mundur mengikuti gerak sang pemilik pusaka.
Suara suara indah milik keduanya pun kini menggema memenuhi ruangan kedap suara tersebut.Dan siang mereka pun berlalu dengan adegan panas penuh kenikmatan yang mereka ciptakan.
...****************...
Tiga jam berlalu....
Di kursi kerja...
Zev dengan tubuh polos penuh bercak merah keunguan nampak tersenyum menatap benda berlendir yang terpampang nyata di hadapan nya itu.Zev dengan lembut mengelap organ tubuh sang istri yang paling ia sukai itu menggunakan tissue basah.Nabila yang tiduran di atas meja pun hanya pasrah,menerima apapun yang serigala tampannya itu lakukan.
Sudah bersih...
Zev mengecup benda itu lembut.Ia lantas bangkit,mengulurkan tangannya membantu sang istri untuk turun dari meja itu.
Sang serigala berbulu lebat menuntun tangan kelinci kecilnya,membawanya menuju sebuah pintu,masuk ke dalam sebuah ruangan yang ternyata adalah sebuah kamar luas lengkap dengan lemari baju besar,lemari es,meja rias,dan kamar mandi yang cukup luas.
"ini ada kamarnya?trus kenapa tadi kita petakilan di ruang kerja kamu serigala?!" tanya Nabila tak habis pikir.
Zev terkekeh.....
"bikin anak nggak harus diatas ranjang sayang...." ucap Zev sambil merengkuh pinggang polos Nabila.
"udah...kamu mandi gih....ntar gantian...bajunya ambil aja dilemari...semua keperluan kamu sudah aku siapin " ucap Zev.
Nabila hanya mengangguk.Wanita itupun melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Zev memilih untuk duduk di ranjang sambil menenggak minuman dingin yang ia ambil dari kulkas.
Laki laki itu kembali ke ruang kerjanya masih dengan tubuh polos.Ia meraih ponsel di meja rendah di depan sofa panjang dan membukanya.
*1pesan masuk...
Pak Wawan....
"tuan...maaf...saya mau bertanya....sekolah angsa itu sekolah hewan ya?lokasinya dimana?ini Lisa udah muter muter tuan...kasian...make up nya luntur semua jadi serem...." tulis sang supir sambil menunjukkan foto Lisa yang wajahnya sudah acak acakan karena keringat*.
Zev tergelak.Ini hasil dari ulah usil sang istri membuat Lisa yang biasa tampil full make up jadi luntur gara gara disuruh jalan buat beli makanan.
"udah pak...kasian...ajakin naik mobil aja...sekolahnya di jalan Xx...itu sekolah SMP...nanti turunin Lisa kalo udah deket kantor...suruh jalan lagi biar istri saya nggak curiga.."tulis Zev sambil menahan tawa.
Ya...ia jadi tak tega pada Lisa...kasian...tiga jam jalan kaki ia rasa sudah cukup untuk menghukum mulut lancang Lisa.
Zev kembali meletakkan ponselnya dan meneguk minuman dinginnya sambil menunggu sang istri selesai mandi.
...****************...
Satu jam berselang....
Zev masih berada di kamar mandi.Nabila tengah berada di sofa panjang ruang kerja Zev dengan rambut basah yang berbalut handuk iecil Zev.Ruangan itu belum tersentuh,semua masih dalam kondisi berantakan.
tok.....tok.....tok.....
pintu ruangan Zev diketuk....
" masuk..."ucap Nabila.
Ceklek..
pintu terbuka...
Seorang wanita yang sudah terlihat acak acakan masuk dengan wajah ngos ngosan.
Wanita itu melongo.Dilihatnya disana,ruangan yang biasanya tertata rapi kini terlihat bak kapal pecah.Barang barang berserakan di lantai bahkan sebagian hancur.Lebih parahnya lagi,pakaian luar dan dalam milik sepasang suami istri baru itupun masih teronggok di atas lantai.Nabila baru selesai mandi membuatnya belum sempat untuk memunguti pakaiannya dan sang suami.
"permisi....nyonya...ini pesanan nyonya..." ucap Lisa ngos ngosan sambil sesekali melirik leher Nabila yang terekspose bebas,memperlihatkan bekas bekas gigitan serigala buas kesayangan kelinci kecil.
Nabila mengulum senyum...
"kamu lama....taruh situ aja..." ucap Nabila cuek sambil menunjuk meja di depannya sedangkan ia sendiri asyik memainkan ponselnya.
Lisa pun meletakkan berbagai makanan pesanan Nabila itu di atas meja dengan perasaan kesal.
"kalau begitu saya permisi dulu nyonya...." ucap Lisa kemudian bergegas pergi meninggalkan tempat itu.Namun baru selangkah ia mengayunkan kaki,tiba tiba...
"tunggu...!" ucap Nabila.
Lisa yang sudah kelelahan itupun menghentikan langkahnya,
"ada apa lagi nyonya?" tanya Lisa.
"bersihin ruangan ini sekalian..." ucap Nabila sambil menyeruput es cincau yang Lisa belikan
Lisa menipiskan bibirnya.Kurang a*ar wanita ini...!ia sudah kelelahan di paksa jalan kaki hampir empat jam...dan sekarang seenak jidat menyuruhnya memberaihkan ruangan bekasnya berhubungan badan...?!Keterlaluan...!!
"maaf nyonya...saya bertugas sebagai resepsionis...bukan OB...!" ucap Lisa kesal.
Nabila menatap tajam ke arah Lisa,sedangkan Lisa menatap angkuh ke arah majikan barunya itu.Lalu.....
"SERIGALAAAAAAAAAAAAA........!!!" Nabila berteriak histeris memanggil sang suami sambil menghentak hentakkan kakinya bak bocah yang diambil mainannya.Zev baru selesai mandi dengan tubuh masih setengah basah dan handuk yang dililitkan di pinggang pun muncul dari dalam kamar pribadinya.
"apa sih kelinci....?" tanya Zev.
"serigala.....masa ruangan kotor gini dia nggak mau bersihin....hikss....kayaknya dia benci banget sama akuuuuu...hwaahahahahahaaa........" ucap Nabila meraung raung.
Zev menghela nafas panjang....
Ternyata Nabila belum puas mengerjai karyawannya itu.
Zev menoleh ke arah Lisa yang sudah terlihat acak acakan...
"Lisa..." ucap Zev tegas.
"saya lelah tuan....." ucap Lisa.
"kalau lelah resign aja...." ucap Zev membuat Nabila mengulum senyum.
Lisa pun mau tak mau harus menurut,mengingat ia begitu menyayangi pekerjaannya ini lantaran perusahaan Zev adalah perusahaan dengan upah tertinggi di banding ymperusahaan lainnya.
"gimana?mau resign aja?" tanya Nabila.
"eng....enggak tuan...akan saya bersihkan ruangannya..." ucap Lisa.
Zev tersenyum....
"makasih ya..." ucap Zev.
"iya tuann...."
Zev menoleh ke arah sang istri yang nampak bak diatas awan...
"hello kitty...."
"ya...."
"sini dong...." ucap Zev.Ia ingin memisahkan Nabila dari Lisa.Ia tak mau keduanya berseteru lagi jika dibiarkan berdua.
"oke..." ucap Nabila.
Merekapun masuk ke dalam kamar dan menutup pintu kamar tersebut.
...----------------...
***SELAMAT MALAM....
MAAF UP TELAT KARENA MEMANG PENGEN NULIS PANJANG...BARU SELESAI JAM 21:10
YUKK....KASIH DUKUNGAN YUKKK...BANYAKIN KOMEN BIAR OTHOR SENENG YUKKK.....
KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA.....🥰🥰🥰🥰***