The Prisoner Girl of Psychopath

The Prisoner Girl of Psychopath
Nabila Story114



The night continues....


Now the two women of different ages who are the couple's mother and child are at the dining table.Dibantong the household assistant, who is,the three women were busy preparing dinner for their happy family.Adinda looked towards the back garden which was blocked by a clear glass wall so that the view in the back garden and the swimming pool of the house could be clearly seen from dining room.See there, in the back garden, two men of different ages were also seen chatting together.It looks so familiar, so familiar,occasionally a smile and laughter formed from the lips of the two while occasionally sipping a cigarette in each hand.Smiling sister looked at her husband and daughter-in-law, who was,he did not expect if the two men could be that close now.Two men who used to have such a high killing instinct.Male men who were once a pair of rivals, who were so cold and terrible....both men transformed into a husband who is so soft and sweet, but still keep his wife as a man and the head of the family.


"sister.." said Adinda.


"yes ma...."


"look at your husband's father" said Adinda with eyes that could not be separated to look at the two men who sat back to them.


Nabila directs his eyes to follow the direction of Adinda's view...


"mama seneng deh kaklinya..they get along very well.." said Adinda.


"yes ma....Nabil also did not expect deh..if they can get this close now..remember first.gimana hate Zev equally papa.."said Adinda.


She smiled, looking towards the princess..


" he's being nice to you?"ask Dinda.


"well ma...baaiikk really..he always gives everything I want..he always manages me ma.." said Nabila.


"alhamdulillah.it means.papa did not misjudge Zev.." said Adinda.


"from the beginning papa was sure.if Zev is the right man for you brother.makanya papa always support and never close the road for Zev to approach you.." said Adinda.


Nabila smiled...


She touched the princess's shoulder....


"so a good wife, brother.be a companion who can give peace to your husband.be a home that can make your husband feel at home and comfortable in it...." said Adinda.


Nabila smiled....


"Nabil always tried to be like mama, when he wanted to kayak mama..patience, loyalty and obedience mama to papa already can not be doubted anymore ma...how much mama loves and respects papa like any condition papa.mama never complains.mama always upholds the name of papa and closes all disgrace papa, even mama willing to expel the same grandmother,living in a rickety hut for the sake of a man who at that time was looked down upon by everyone." said Nabila.


"Nabil is proud of my mom...Nabil is proud to be the son of papa and mama." said Nabila.


Adinda smiled haru, she stroked the cheek of the princess whom she was very proud of...


"when did you get the gedenya, brother?seinget mama just yesterday we went three together papa..kamu run..kumpat jump...kok now already matured...kamu already a wife now.."..kamu...." adinda said as she shed her tears.


Nabila was also moved, the two women were hugging each other, as if to show how much they loved each other as a pair of mothers and children.


For a long time, they both ended their embrace.


"call you in his room gih.biar mama call papa Zev.." said Adinda.


"yes ma.." answered Nabila.


Nabila also rushed up to the second floor to the Space room, while Adinda headed to the back garden approaching Adrian and Zev who were still busy talking.


"mas.." said Adinda softly while touching the shoulder of the husband, making Adrian and Zev turned towards the beautiful woman in white.


"hey..what's the matter dear...?" adrian asked with a smile.


Zev seemed to observe the way the couple communicate.They look so harmonious in the age of their marriage which began to turn sixteen years.


"dinner first yuk...ah ready.." said Adinda.


"iya sayang...." ucap Adrian.


Adinda menoleh ke arah Zev....


"Zev...makan dulu yukk...Nabila udah ada di dalam..." ucap Adinda.


"iya ma...." jawab Zev.


Ketiga anak manusia itupun melangkah masuk kedalam rumah.Zev hanya berjalan di belakang Adinda dan Adrian yang malangkah beiringan dengan tangan saling bergandengan.


Zev mengulum senyum....Keluarga yang penuh dengan kedamaian dan cinta kasih....batinnya.


Ketiganya sampai di meja makan,Angkasa dan Nabila sudah berada di sana.Merekapun makan malam bersama.


...****************...


Malam makin larut.....


Di kamar bernuansa klub bola...


Sepasang suami istri itu tengah bersiap memulai ritual panas mereka.Nabila tengah berada di kamar mandi,sedangkan Zev yang hanya menggunakan celana d*lam putih itu nampak berdiri di sisi ranjang king size tempat tempat terbaringnya dua boneka serigala berukuran jumbo itu.Zev mengedarkan pandangannya mengamati kamar pribadi sang istri yang baru pertama ia masuki.Zev lantas melangkahkan kakinya,ia lantas berdiri di samping rak kayu,tempat dimana Nabila menyimpan barang barang pemberian Zev.


Zev meraih dua kotak tersebut lalu membawanya menuju sisi ranjang.Pria itu lantas membuka satu kotak berukuran kecil.


Zev tersenyum,di dalamnya terdapat lembaran surat yang Zev kirimkan pada Nabila dulu saat ia menjadi pengagum rahasia sang kelinci kecil.Laki laki itu kemudian meraih satu kotak lainnya.Kotak berwarna pink seukuran kotak sepatu.Pria itu lantas membukanya.


Zev terkekeh....


Dua pasang sepatu dan satu sendal hello kitty yang hanya sebelah tersimpan rapi di kotak itu.Sandal dan sepatu yang sebelahnya lagi berada di kamar Zev di kediaman pribadinya.


Zev meraih sandal hello kitty yang terlihat dekil itu.Sendal yang sebelahnya menjadi saksi bisu kerasnya kehidupan Zev dari remaja hingga dewasa.


Zev tersenyum lucu....


Ternyata kelinci kecilnya masih menyimpan sebelah sendal dan sepatu yang sebelahnya dulu pernah ia bawa saat ia menyatakan cintanya pada Nabila di pinggir pantai.


ceklek....


pintu kamar terbuka.


Nabila muncul dari balik pintu kamar mandi dengan hanya menggunakan bra dan gstring putih.Wanita itu lantas mendekati sang suami yang nampak tersenyum menyambutnya.


Nabila berdiri di hadapan Zev,


"ada apa?" tanya Nabila sambil menyentuh pundak pria yang setengah telan**ng itu.


Zev tersenyum,ia meletakkan kotak sepatu yang berada di pangkuannya itu di atas ranjang lalu meraih pinggang Nabila dan membimbingnya untuk duduk di pangkuannya.


Nabila pun hanya menurut....


Zev membenamkan wajahnya pada belah da*a sang istri dan mendusel di sana.Nabila hanya terkekeh sambil meraih kepala Zev dan memeluknya.


Zev sedikit menjauhkan tubuhnya lalu mendongak menatap wajah sang istri,


"hello kitty...." ucap Zev.


"apa?" tanya Nabila sambil membelai wajah Zev.


"aku boleh minta sesuatu...?" tanya Zev sambil mengusap usap lembut belahan da*a Nabila.


"apa?" tanya Nabila.


Zev menatap dalam wajah sang istri.Tangannya tergerak memainkan beberapa helai rambut Nabila yang menjuntai ke depan dada sang kelinci kecil.Laki laki itu tersenyum lembut,lalu.....


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"aku pengen liat kamu berhijab..."


πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ


...--------------...


***SELAMAT MALAM.....


UP 19:52


YUKK....KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°***