The Life Behind The Painting

The Life Behind The Painting
Episode 10




Kim Soo Hyun -



Para siswa berbaris dengan mengenakan seragam sekolah mereka yang rapi dan sudah siap untuk segera mengambil gambar kelulusan.


Berada pada tahun terakhir adalah hal yang ditunggu-tungg banyak pelajar. Dimana mereka akan terbebas dari yang namanya tugas sekolah dalam beberapa waktu sebelum melanjutkan kuliah ataupun bekerja.


Setelah semua acara selesai perpisahan pelajar pada musim ini, mereka saling mengucapkan selamat dan mengambil banyak gambar sebagai kenang-kenangan.


"Soo Hyun, ayo kita pulang," ajak Jin Young pada Soo Hyun yang masih sibuk mengambil gambar dengan teman-temannya.


"Kenapa buru-buru sekali mahu pulang?" Tanya Sae Ron menarik lengan Soo Hyun seakan tidak ingin berpisah.


"Ini sudah sore."


"Apa sebaiknya kita makan bersama lebih dulu sebagai acara kelulusan kalian?"


"Setuju," ucap Soo Hyun dan Sae Ron bersamaan.


"Kalian, kenapa ada disini?" Tanya Jin Young saat melihat Min Kyu dan Ren Jun.


"Apa kami tidak boleh melihat adik kami lulusan?"


"Ah, bukan seperti itu. Sudahlah, ayo ambil beberapa gambar bersama."


Setelah ajakan Jin Young untuk mengambil gambar, merekapun mulai menyusun tempat untuk posisi yang pas dalam gambar.


- Rumah Makan -


Saat ini mereka sedang berada disalah satu Rumah Makan/Restoran langganan Min Kyu dan Ren Jun. Mereka sedang menunggu pesanan yang saat masuk kemari telah memesan makanan dan minuman dikasir depan pintu masuk.


Beberapa saat kemudian pesanan merekapun datang. Dengan lahap tanpa suara mereka segera melahap makanan dan minuman hingga habis tak tersisa.


"Ayo pulang sudah semakin gelap, bayar masing-masing." ucap Min Kyu dan berlalu menuju kasir.


Sontak mereka berlima kaget mendengar ucapan Min Kyu saat meminta mereka untuk membayar pesanan mereka masing-masing.


Ren Jun, Soo Hyun dan Jin Young yang tahu sifat Min Kyu hanya diam walau sesaat mereka sempat kaget jika benar-benar harus membayar pesanan mereka masing-masing.


Dari kejauhan Min Kyu melihat kearah mereka dan memanggil dengan isyarat tangannya. Ren Jun yang melihat itupun sadar jika Min Kyu benar-benar hanya bercanda akan hal itu.


"Sudah ayo pulang, Min Kyu hanya bercanda meminta kalian untuk bayar masing-masing," ucap Ren Jun berdiri dan berlalu.


Setelah mendengar ucapan Ren Jun terlihat lah mereka seperti mendapatkan oksigen kembali dan menjadi tenang.


- 21.00 -


"Kak,"


"Iya," balas Min Kyu yang masih fokus melihat acara televisi.


"Minggu depan aku akan ulang tahun ke 18 tahun. Tidak usah di rayakan, kakak dengar aku kan?"


"Iya, tapi kenapa tidak ingin dirayakan lagi, ke-17 tahunmu juga tidak," ucap Min Kyu sembari memandang Soo Hyun dan berbaring di atas sofa.


"Aku hanya tidak ingin dan kedepannya sebaiknya tidak ada acara apapun yang berhubungan dengan umurku,"


"Baiklah."


- Minggu depan -


"Na.. Na.. Na.."


Dengan tubuh lemas seperti tidak bertenaga Soo Hyun bernyanyi dan menghempas pelan tubuhnya diatas kasur.


"Waktunya beristirahat dan tidur siang Soo Hyun," ucap Soo Hyun pada dirinya sendiri.


- Kamar Tae Jun -


Tae Jun baru saja menyelesaikan tidur siangnya setelah 4 hari sibuk berburu dan berkelana mencari hewan buruan.


Ia membuka kedua matanya berlahan dan bangkit dari tidurnya untuk segera pergi mandi. Baru saja ia akan turun dari atas tempat tidurnya, sebuah cahaya silau tiba-tiba saja datang dari arah pintu rumahnya.


Saat ia mendekati cahaya tersebut tiba-tiba saja memudar, karena penasaran ia pun membuka pintu tersebut dan memperlihatkan sebuah ruangan yang pernah ia lihat sebelumnya.


Pada saat ia akan menutup pintu karena tidak ingin ada hal lain terjadi, tubuhnya seakan ada yang menarik hingga ia tersungkur disamping tempat tidur Soo Hyun.


Soo Hyun yang terbangun dan mendengar sesuatupun melihat asal suara itu berada. Tepat bersamaan saat Soo Hyun mendekat dan Tae Jun merubah posisinya menjadi duduk diatas lantai membuat jarak yang cukup dekat diantara mereka.


Dengan reflek Soo Hyun mundur dan berteriak membuat Tae Jun kaget dan tidak tau apa yang harus ia lakukan, ia bingung dan merasa asing dengan ruangan tersebut.


Min Kyu dan Jin Young yang sedang duduk santai di balkon pun segera menghampiri Soo Hyun saat mendengar suara teriakan dari Soo Hyun.


"Ada apa?" Tanya Min Kyu setelah membuka pintu kamar Soo Hyun.


Min Kyu terpaku saat melihat Tae Jun. Bagaimana tidak, pria yang mengenakan pakaian kuno yang begitu rapi dan wajah seseorang dibalik lukisan kuno tersebut berada dihadapannya.


"Tae Jun," batin Min Kyu.


Soo Hyun pun segera mendekati kedua saudaranya dan bersembunyi dibelakang mereka.


"Kamu siapa? Kenapa ada dikamar Soo Hyun?" Tanya Min Kyu.


"Saya Kim Tae Jun," Jawab Tae Jun.


"Dia yang sering ada di mimpi aku kak," bisik Soo Hyun pada Min Kyu.


Tae Jun memandang sebuah lukisan yang ada dibelakangnya, ia begitu terkejut jika tempat itu bukanlah sebuah pintu melainkan sebuah lukisan yang sebagian tertutup oleh kayu yang sudah rusak.


"Bagaimana kau bisa kemari?" Tanya Min Kyu pada Tae Jun.


Kim Tae Jun menceritakan semua yang ia alami kepada Min Kyu, Jin Young, dan Soo Hyun.


"Apa ada hal seperti itu, apa kau ingin mencuri?"


"Tidak."


Min Kyu mendekati lukisan tersebut, ia membongkar paksa kayu yang menutupi lukisan itu dengan tangannya. Ia juga meminta Jin Young untuk membantunya dan betapa terkejutnya mereka melihat siapa yang ada di lukisan tersebut.


Seorang pria yang menunggangi seekor kuda di depan kerajaan Loesnatales.


Pria tersebut sangatlah mirip dengan Kim Tae Jun yang kini ada dihadapan mereka, sedangkan lukisan tersebut sudah ada sejak berabad-abad lamanya.