THE FATHER OF MY CHILDREN The Wolf Demon

THE FATHER OF MY CHILDREN The Wolf Demon
Bab 4 "PERTEMUAN TERAKHIR AIRIN DAN ORANG TUANYA"




Airin "ibu aku terpaksa melakukannya kerana Airin tidak ingin melihat kalian mati, Airin ingin ayah dan ibu tetap hidup selamanya." katanya sambil menahan rasa sedih yang ia rasakan, ayah dan ibunya menangis sambil memeluknya untuk terakhir kali nya. Airin yang merasa sedih tidak dapat menahan air matanya dan menangis di dalam pelukan ayah dan ibunya, Toharu yang sedang melihat mereka saat itu pun mulai ter bawa suasana tanpa sadar ikut menangis.


Airin "Ayah ibu pergilah, Airin akan baik baik saja kalian harus tetap hidup." katanya dan memalingkan wajahnya ke arah lain sambil mengusap air matanya yang mengalir.


Ayah dan ibunya pun berdiri tanpa berbicara sedikit pun, Airin menatap wajah orang tuanya mulai menjauh darinya semakin jauh langkah kaki ayah dan ibunya iya semakin merasakan sangat sakit.


BRUKK...


"Toharu kau membiarkan mereka berdua pergi begitu sahaja?, sejak kapan kau membazirkan makan seperti ini." kata orang yang tidak di kenal itu lalu menebas tubuh ayah Airin menggunakan pedang nya.


UKGH...


Ayah Airin seketika memuntahkan darah dan darah dari bekas tebasan tadi mengeluarkan darah yang begitu banyak. Ibu Airin yang melihat suaminya yang terjatuh dan penuh darah di atas tanah langsung menghampiri suaminya dan menahan darah yang mengalir keluar itu. Airin yang melihat ayahnya yang terluka tidak tinggal diam melihat tubuh ayahnya yang terbaring di tanah, ia pun ingin berlari ke arah ayahnya tapi langkah kakinya di berhentikan oleh Toharu dan menyuruh nya untuk diam.


Airin "apa yang kau pikir kan ayahku sedang terluka dan kau menyuruhku untuk diam?, aku tidak ingin melihat ayahku mati di hadapan ku. lepas kan aku!." kata Airin marah dengan pikirkan yang bercampur aduk, Toharu yang memegang tangan Airin pun langsung melepaskan nya.


Toharu "baik lah kau pergi saja jangan pikir aku akan menolong mu nanti." katanya dengan kesal kerana sikap Airin itu, Airin pun berlari ke arah ayahnya yang terluka itu.


Airin "Ayah apa kau baik baik saja?." katanya khawatir, ia pun berlari menghampiri ayah dan ibunya itu. Tiba tiba orang yang melukai ayahnya itu menarik nya berdiri.


"Kau kasihan sekali gadis kecil kau dan orang tuamu akan mati di tangan ku, itu di karena kan Toharu tidak ingin memakan kalian, hehe." kata orang yang tidak di kenal itu sambil tertawa kecil, Airin hanya menatap nya dengan tatapan penuh amarah. Airin hanya diam dan berusaha bersabar, di mata Airin orang itu hanya sekadar seorang bajingan yang tidak berperasaan.


Airin memalingkan wajahnya ke arah ayahnya, karena itu orang itu langsung memanggil kawanan nya. Toharu yang melihat sekumpulan singa yang kelaparan itu mendekati Airin dan orang tua Airin dan ia pun mendekati Airin.


Toharu "Leo kau ingin memakan mereka semua sendiri?, tapi aku yang di sini dari tadi." kata Toharu tidak senang dan menghalang Leo untuk mendekati Airin dan orang tua Airin itu.


Leo "lalu kau ingin aku melakukan apa?, berbagi makanan ini denganmu?." katanya dengan suara sombong.


Toharu "Ya. kita harus berbagi, aku akan mengambil yang ini." katanya dan menarik Airin ke dalam pelukannya.


Toharu "awal nya aku hanya ingin melepaskan dua orang ini tapi kau yang datang tak di undang ini malah menangkap mereka berdua." katanya dengan suara dingin.


Leo "oh yah, tapi aku jadi ingin memakan gadis kecil itu saja." kata Leo dan merebut Airin dari Toharu, lalu ia mendekatkan kepalanya ke arah Airin.


Ayah "Kau... menjauh dari putriku!." kata ayah sambil memegang kaki Leo.


Leo "Chiss. nyawamu besar juga ya, apa kau sedang memohon agar aku segera memakan mu?." katanya dan menginjak tangan ayah Airin yang sekarat itu, Airin yang melihat kejadian itu tidak tinggal dia.


PLAKK...


Leo "kau beraninya menampar ku kau sudah bosan hidup ya!." katanya marah dan membalas menampar wajah Airin, ibu Airin yang melihat putrinya di tampar tidak tinggal diam ia berdiri dan menarik lengan Leo dengan kuat.


Ibu "kau tidak bisa seenaknya memukul anakku seperti itu!."kata ibu tua itu lalu menggigit tangan Leo dengan sekuat tenaga.


Leo "beraninya kau menggigit tangan ku, dasar kau tidak tahu diri!." katanya dan menjambak rambut ibu Airin.


Leo "Hei, kalian para siluman anjing ini jatah untuk kalian." katanya lalu melempar wanita tua itu ke hadapan para siluman anjing. siluman itu dengan gembira ia langsung memangsa wanita tua itu, seketika ibu Airin pun mati.


Airin " tidak ibu." katanya singkat, lalu Toharu memeluknya dengan erat dan di dalam pelukan Toharu Airin terus menangis tidak berani melihat ke belakang.


Toharu " kau pergilah dari sini aku akan membereskan mereka untukmu, jangan sampai kawanan ku menangkap mu mereka bisa saja memangsamu jika kau tertangkap." kata Toharu berbisik di telinga Airin lalu ia memegang samurai nya dan siap menyerang.


Toharu "Sekarang pergilah dari sini!." teriak nya lalu ia mendorong Airin pergi. Airin menoleh ke belakang lalu salah satu daripada siluman harimau merusaha ingin menakapnya, di hadang oleh ayahnya.


Ayah " putriku selamat tinggal kau harus hidup dengan bahagia tanpa ayah dan ibu. Kami akan selalu berada di sisimu sampai kapan pun, kau jangan sampai tertangkap." kata terakhir ayah. Airin berlari dengan sekuat tenaga sambil menangis, sulit bagi nya untuk menerima semua kenyataan ini.


("ayah ibu maafkan Airin yang tidak bisa menyelamatkan kalian.") kata Airin dalam hati merasa bersalah. Ia terus berlari tanpa arah dan tujuan, dan meninggalkan Toharu yang bertarung dengan para siluman singa dan anjing itu dan di bantu oleh teman setia nya.


Toharu ("gadis kecil kita pasti akan bertemu lagi.") kata Toharu dalam hati, ia tersenyum puas saat Airin pergi menjauh.


……………………………………………………………………………………


〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️


🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮


...Hei semuanya apa kalian suka novel ini?, silahkan komentar pendapat kalian tentang novel ini dan jangan lupa untuk like nya dan tekan favorit. Kalau boleh Vote juga biar novel ini banyak yang baca, biar author bisa update terus. Dan jangan lupa untuk follow author nya ya, biar kita saling kenal....


...Aku mencintai kalian, aku menyayangi kalian yang selalu mendukung novel ini. Sekian Terima Kasih....


...❤️❤️❤️❤️❤️...


🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮🌸💮


〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️


……………………………………………………………………………………